10 Cara dan Merawat Menanam Bunga Krokot Untuk Pemula

Posted on
10 Cara dan Merawat Menanam Bunga Krokot Untuk Pemula
5 (100%) 1 vote[s]

Cara Menanam dan Merawat Bunga Krokot di Halaman Rumah

Cara Menanam Bunga Krokot – Nama lain dari bunga krokot ialah Moss Rose. Krokot memang merupakan bunga dengan warna yang sangat indah sehingga tak heran jika banyak dijadikan sebagai tanaman hias. Banyak masyarakat perkotaan yang menanam bunga ini sebagai hiasan tapi berbeda halnya dengan di pedesaan dimana masyarakatnya masih menganggap krokot sebagai tanaman liar yang banyak tumbuh sembarangan dan bahkan dianggap gulma.

10 Cara dan Merawat Menanam Bunga Krokot Untuk Pemula

Berikut ini langkah-langkah cara menanam bunga krokot agar mendapatkan hasil yang maksimal, yaitu:

1. Persiapan Media Pot Tanaman Bunga Krokot

Pot yang digunakan untuk tanaman bunga krokot ii bisa dari plastik polybag atau pot ember dari jenis plastik maupun gerabah. Untuk tujuan sebagai bunga hias, maka sebaiknya anda memilih menggunakan pot ember karena akan menambah kesan estetika dan mudah di tempatkan baik dibawah ataupun digantung. Pilihlah pot dengan ukuran kecil hingga sedang.

2. Pengisian Tanah dalam Pot

Dalam menanam bunga krokot ini kita menggunakan tanah humus. Cara membuat tanah humus adalah sebagai berikut :

  • Kumpulkan sisa-sisa daun atau akar halus kering, sekam, bubuk kayu dan tanah gembur.
  • Campurkan jadi satu
  • Buatlah larutan EM4 sedikit saja yaitu melarutkan 1 sendok gula/tetes tebu dengan 1 liter air kemudian di tambahi bakteri EM4 dan diamkan minimal 24 jam
  • Siramkan larutan EM4 tersebut ke adonan tanah tadi lalu campur merata
  • Tutup tanah dan tunggu sekitar 2 minggu.
  • Hasil penguraian limbah organik kompos dengan tanah tadi akan menjadi tanah humus yang gembur dan bagus untuk ditanami bunga kerokot.
Baca Juga :   Cara Menanam dan Merawat Bunga Lidah Mertua

3. Pemberian Pupuk Dasar Tanaman Bunga Krokot

Tanah humus yang sudah jadi tadi di masukkan dalam wadah pot ember kemudian diberi lagi pupuk dasar. Caranya adalah sebagai berikut :

  • Tanah dalam pot digali tengahnya.
  • Isi bagian dasarnya dengan pupuk organik butiran yang banyak dijual di toko pertanian yaitu 1 genggaman tangan saja per pot nya.
  • Tutup kembali tanahnya dan sirami tanah tersebut
  • Kini media pot sudah siap ditanami.

4. Penanaman Benih Bunga Krokot

Tanaman bunga krokot bisa ditanam melalui bijinya ataupu potongan batangnya. Namun jika anda menginginkan usia tanaman bunga krokot anda dapat bertahan lebih lama, maka gunakan metode menanam dari biji. Tata caranya adalah sebagai berikut :

  • Lubangi bagian tengah pot sedalam kurang lebih 2 cm.
  • Isi lubangnya dengan biji bunga krokot
  • Tiap pot dapat ditanami 1-3 biji bunga krokot tergantung ukuran potnya
  • Tutup kembali lalu disiram dan ditunggu hingga tumbuhnya.
  • Setelah benihnya tumbuh, jangan langsung tempatkan pot pada daerah terik. Tempatkan pot pada area yang teduh terlebih dahulu agar tanamannya lebih cepat tumbuh. Setelah berusia 1 minggu maka dapat mulai anda letakkan di tempat yang anda inginkan.

5. Penataan Pot Tanaman Bunga Krokot

Untuk penataan pot berukuran sedang maka anda bisa meletakkannya di depan teras dekat tiang penyangga teras. Hindari meletakkan bunga krokot pada bagian ujung kanan kiri teras rumah anda karena tanaman krokot ini umumnya tidak tumbuh tinggi. Sedangkan untuk pot dengan ukuran kecil, peletakkannya yang paling bagus digantung di teras rumah anda.

6. Penyiraman Tanaman Bunga Krokot

Penyiraman tanaman bunga krokot ini dilakukan secara rutin sambil memperhatikan kondisi kebasahan tanah. Untuk pot yang diletakkan dibawah dapat disirami setiap 5 hari sekali sedangkan untuk pot yang digantung yaitu sekitar 3 hari sekali saja.
Jika ingin tanaman tumbuh lebih cepat, maka air untuk menyiram tanaman dapat dicampur dengan pupuk organik cair terlebih dahulu.

Baca Juga :   Cara Budidaya Tanaman Bunga Rosella Yang Menguntungkan

7. Penyiangan

Sebenarnya jika ditanam dalam pot, penyiangannya juga akan sangat jarang. Anda mungkin hanya perlu menyianginya sekitar sebulan sekali atau bahkan bisa lebih jarang lagi. Ini karena tanaman yang ditanam di pot memiliki area permukaan tanah yang lebih sedikit sehingga peluang tumbuhnya rumput liar juga lebih kecil.

8. Pemupukan Susulan Tanaman Bunga Krokot

Karena tanaman ini cepat tumbuh dan mampu tumbuh subur meski minim perawatan, maka kita tidak memerlukan pemupukan dengan NPK. Yang perlu kita tambahkan hanya pupuk dasarnya setiap 2-3 bulan sekali. Agar pengaplikasiannya mudah maka gunakanlah pupuk organik butiran. Caranya dengan menggali tanah ditepi pot lalu diisi dengan butiran pupuk organik. Tutup kembali pupuk tersebut lalu sirami dengan air.

9. Penggantian Tanaman Bunga Krokot

Pada umumnya tanaman yang ditanam dari biji bisa hidup hingga 5 – 6 bulan sedangkan untuk model vegetatif batang biasanya hanya 3 bulan bahkan kurang. Oleh sebab itu anda perlu melakukan penggantian tanaman jika tanaman mulai mendekati batas usianya. Tanaman yang hampir mati akan menunjukkan beberapa gejala seperti :

  • Daun mulai menguning dan mengering
  • Batang menjadi kering menyusut
  • Daun mulai berguguran
  • Tidak memunculkan bunga lagi.

10. Penanggulangan Hama dan Penyakit

Hama yang paling sering menyerang tanaman in ialah jenis serangga baik ulat maupun semut. Anda bisa memanfaatkan insektisida semprot untuk mengatasi ini. Sedangkan penyakit yang menyerang tanaman bunga krokot ini sebenarnya sangat jarang, namun bakteri dan jamur patogen bisa saja menyerang perakaran tanaman hingga tanaman mati.

Untuk mengatasinya dengan memberikan fungisida jika tanaman mengalami kelayuan meski sudah disiram. Jangan terlalu sering menyirami tanaman karena dapat membuat akarnya busuk.

Baca Juga :   5 Cara Mudah Menanam Bunga Tanaman Lee Kuan Yew dan Perawatannya Lengkap

Demikianlah artikel kali ini mengenai Cara Menanam Bunga Krokot, semoga artikel ini bisa membantu bagi anda yang sangat menyukai bunga krokot dan ingin memulai untuk menanamnya. Selamat Berkebun.

Baca juga: