4 Cara “Mudah” Menanam atau Mengembangbiakkan Jamur Kombucha

Posted on

4 Cara Mengembangbiakkan Jamur Kombucha

4 Cara Mengembangbiakkan Jamur Kombucha – Jamur kombucha merupakan jamur teh yang belum dikenal oleh banyak orang. Jamur ini berasal dari Asia Timur dan kemudian berkembang ke wilayah Jerman menuju Rusia pada akhir abad ke 20. Jamur kombucha mulai dikenal karena memiliki manfaat yang begitu besar bagi kesehatan tubuh khususnya masyarakat Asia. Jamur ini adalah jaringan jamur yang bersifat gelatinoid dan liat memiliki bentuk seperti piringan datar. Jamur kombucha dapat hidup di dalam larutan nutrisi teh-gula yang difermentasi serta dapat tumbuh dengan cara germinasi.

4 Cara "Mudah" Menanam atau Mengembangbiakkan Jamur Kombucha

Ketika awal pertumbuhan membrane jamur akan memenuhi dan tumbuh meluas pada permukaan teh. Apabila permukaan teh telah penuh maka jamur akan menebal. Mungkin sebagian orang beranggapan bahwa yang akan dikonsumsi adalah jamur kombucha ini, namun anggapan tersebut salah besar. Sebab yang akan dikonsumsi adalah media atau teh yang dipakai sebagai media fermentasinya. Dikarenakan teh kombucha merupakan minuman tradisional yang memiliki begitu banyak manfaat, maka banyak yang tertarik untuk mengembangbiakkan jamur ini. Untuk itu berikut ini 4 Cara Mengembangbiakkan Jamur Kombucha yang pastinya akan berhasil.

Cara Mengembangbiakkan Jamur Kombucha

1. Menyiapkan media jamur

Tahap pertama, yaitu harus menyiapkan media fermentasi jamur. Yang anda butuhkan beberapa bahan diantaranya air matang, gula pasir, the, serta wadah botol kaca dengan ukuran yang lebar permukaannya, serbet, dan karet gelang. Langkah-langkah sebagai berikut:

  • Siapkan panci berbahan stainless steel, kaca berlapis email yang tidak cacat atau karatan dan bukan berbahan aluminium.
  • Buat konsentrat teh dengan merebus 1 liter air pada suhu 70-80 derajat celcius.
  • Masukkan teh secukupnya hingga warnanya sesuai
  • Teh yang dapat anda gunakan adalah teh hitam, teh hijau, atau teh celup.
  • Selanjutnya angkat teh, kemudian masukkan larutan gula, aduk sampai tercampur rata.
  • Campurkan 1-2 liter air ke dalam konsentrat larutan teh
  • Kemudian masukka larutan teh kedalam toples kaca dan pastikan suhu teh telah dingin.
Baca Juga :   "Peluang Usaha" Cara Budidaya Jamur Tiram Bernilai Ekonomi Tinggi

2. Proses pengembangbiakan kombucha

Selanjutnya yaitu mengembangbiakkan kombucha. Langkah yang wajib anda lakukan, sebagai berikut:

  • Masukkan starter jamur kombucha (cuka dan scoby)
  • Aduk perlahan, tidak masalah scoby tenggelam ataupun mengapung
  • Tutup permukaan botol dengan kain yang telah disiapkan
  • Selanjutnya ikat dengan rapat, agar lalat atau hewan lain tidak masuk
  • Agar udara tetap dapat masuk, tutup menggunakan kain yang bukan kain kedap udara
  • Jangan sampai ada lipatan kain pada tutup, dikarenakan lalat buah dapat bertelur
  • Tempatkan toples di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik
  • Hindarkan wadah dari sinar matahari langsung
  • Proses fermentasi membutuhkan waktu 7-14 hari , selama beberapa hari tersebut wadah tidak boleh terguncang dan harus dalam keadaan yang stabil
  • Jangan memindahkan wadah selama waktu fermentasi
  • Pada hari ke-7 anda dapat mencicip hasil fermentasi dengan memakai sedotan
  • Apabila rasanya kurang asam anda dapat mendiamkannya beberap hari lagi
  • Selanjutnya anda dapat menikmati teh kombucha dan siap untuk dikonsumsi.

3. Menyimpan baby kombucha

Pada saat anda melakukan fermentasi anda akan mendapatkan sebuah baby kombucha yang merupakan lapisan putih yang letaknya berada di atas permukaan air. Baby kombucha ini dapat digunaka untuk proses fermentasi berikutnya. Untuk itu anda perlu melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Pisahkan baby kombucha pada media fermentasi
  • Letakkan baby kombucha pada tempat khusus
  • Wadah penyimpanan juga harus berisi teh manis
  • Baby kombucha dapat dipakai sebagai cadangan membuat teh yang baru
  • Cuci bersih scoby yang sebenarnya adalah ragi dari kotoran yang menempel
  • Bilas dengan memakai air yang bersih
  • Kemudian tutup wadah dengan memakai kain yang kedap udara, karena tidak bertujuan untuk fermentasi dan hanya untuk menyimpan.
  • Anda dapat menyimpannya di lemari pendingin namun letakkan di bagian chiller
  • Bakteri kombucha dapat tumbuh dalam suhu 10 derajat celcius.
  • Dibawah suhu itu ia akan mati
  • Apabila ada baby kombucha yang tumbuh maka biarkan tetap berada di dalam botol serta menumpuk
  • Ingat. Jangan menggunakan teh terlalu pekat sebab baby kombucha akan menyerap warna dari teh tersebut
  • Itu yang menyebabkan warna baby kombucha kecoklatan
  • Tambahkan air bersih pada larutan apabila teh berwarna terlaalu pekat
  • Sehingga baby kombucha akan tetap berwarna putih.
Baca Juga :   6 Cara Mudah Budidaya Jamur Kuping Untuk Pemula "Panen Melimpah"

Itulah 3 Cara Mengembangbiakkan Jamur Kombucha. Selanjutnya tips penting yang perlu diperhatikan.

3. Tips penting dalam mengembangbiakkan jamur kombucha

Tips Mengembangbiakkan Jamur Kombucha

Kegagalan atau risiko lainnya dalam membuat fermentaasi teh kombucha pasti akan selalu terjadi, untuk itu berikut ini beberapa hal yang wajib diperhatikan dalam mengembangbiakkan jamur kombucha.

  • Proses ini menuntut kebersihan serta ketelitian
  • Jangan memakai air mineral karena mengandung ozone yang dapat menghambat pertumbuhan scoby
  • Hal ini dapat menyebabkan lapisan scoby tumbuh sangat tipis sehingga tidak dapat digunakan sebagai biang
  • Cuci tangan memakai sabun agar bersih dan bilas menggunakan air sampai tidak berbau sabun serta lap memakai kain bersih.
  • Apabila memakai cincin atau gelang lepaskan terlebih dahulu
  • Bersihkan semua alat-alat yang akan digunakan, dan gunakan pengaduk dari bahan kayu atau plastik. Jangan memakai yang berbahan logam
  • Jauhkan dari asap rokok, bau dapur, atau aroma yang menyengat
  • Simpan pada ruang yang memiliki sirkulasi udara yang cukup.

Nah, itulah uraian mengenai 4 Cara Mengembangbiakkan Jamur Kombucha. Dengan demikian kita dapat mempraktekkannya untuk mendapatkan manfaat yang baik untuk tubuh. Semoga uraian tersebut dapat bermanfaat.

Baca juga: