9 Cara dan Tips Budidaya Ayam Pelung Yang Menguntungkan

Posted on
9 Cara dan Tips Budidaya Ayam Pelung Yang Menguntungkan
5 (100%) 1 vote[s]

Cara Budidaya Ayam Pelung Untuk Pemula

Ayam pelung – merupakan jenis ayam lokal yang berkembang di kabupaten cianjur dan sukabumi, provinsi jawa barat. Budidaya atau beternak ayam peluang mempunyai tujuan supaya dapat menghasilkan keturunan ayam pelung terunggul dan dapat menjadi peluang usaha menguntungkan. Berikut ini akan kami bagikan sedikit tips untuk budidaya ayam pelung.

Profil Ayam Pelung

Ayam pelung mempunyai bentuk tegap dan besar disertai tembolok yang menonjol. Dibagian kaki ayam ini kuat, panjang dan pahanya berdaging tebal. Ayam pelung jantan memiliki jengger bentuknya wilah besar, tegak, bergerigi dan warnanya merah segar. Sementara ayam pelung betina mempunyai jengger akan teteapi tak berkembang sama halnya ayam pelung jantan. Beratnya ayam jantan berkisar 3,5-5,5 kg, sementara betina berbobot 2,5-3,5kg.

Tips Budidaya Ayan Pelung

Jika kalian berniat untuk budidaya ayam pelung ini simaklah berikut :

1. Pilih bibit terunggul

Cirinya antara lain :

  • Tidak ada bagian tubuh rusak maupun cacat serta pastikan kakinya utuh dan juga lehernya lurus.
  • Otot Nampak gempal dan juga kuat terutama di bagian dada serta paha dan mempunyai tulang yang kuat pula.
  • Susunan bulu Nampak teratur, mengkilat dan saling berhimpitan.
  • Mata Nampak tajam dan jernih.
  • Gerakannya Nampak gesit dan langsung memberonyak saat dipegang.
  • Ukuran tubuhnya sedang yaitu tidka terlalu gemuk serta tidak terlalu kurus.
  • Induk jantan mempunyai cengger cerah, berparuh pendek, dan kepalanya kuat dan kokoh.
  • Jarak ujung tulang dada serta dubur setidaknya 3 jari tangan.
Baca Juga :   Cara Beternak Bebek Petelur Yang Baik dan Menguntungkan

2. Pilih telur berkualitas

Selain dapat membeli bakalan berbentuk anakan, induk atau remaja, ternak ayam pelung pun dapat dilakukan menggunakan telur termasuk pula dama cara merawatnya masih muda.
Untuk memilih bibitnya telur ayam pelung, pilihlah telur yang warnanya lumayan kecoklatan yang beratnya kurang lebih 30-60 gr perbutirnya, kulitnya bersih dan rata mempunyai bentuk lebar, panjang dan bagus.

3. Pemilihan lokasi kandang

Ayam pelung mmepunyai kandak sejuk, jadi bila kalian ingin melakukan budidaya ayam pelung di daerah panas, maka silahkan perhatikan hal-hal berikut ini:
• Sekitar lahan perlu ditanami tumbuh-tumbuhan yang cepat tumbuh serta rindang akan tetapi jangan terlalu rimbun sebab dapat menghalangi sinar matahari.
• Disekeliling kandang sebaiknya kolam dapat lebih sejuk dan dapat dipakai untuk memelihara ikan.

4. Syarat pembuatan kandang

Mengenai pembuatan kandang ternak ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, misalnya jauhkan dari pemukiman warga agar kotorannya tidak menganggu, mempunyai sirkulasi udara serta sinar matahari baik pagi hari guna menjaga kesehatan ayam pelung terbebas terhadap binatang tikus, musang dan terlindung panas/ terik matahari.

5. Jenis kandang ayam pelung

Bila dilihat dari kerapannya lantai, maka kandang ayam ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
• Kandang postsal atau lantai rapat. Alas kandang ini menggunakan tanah/ semen untuk mengurangi kelembaban kotoran dalam lantai sehingga perlu ditambahkan alas lantai.
• Kadang lantai renggang. Jenis ini menggunakan cage/ baterai mempunyai lantai berkisi/ berlubang agar kotoran tidak menumpuk serta langsung jatuh dapat memberikan sejjumlah keuntungan yaitu kesehatan terjamin.

6. Perlengkapan kandang

Ini harus dipersiapkan secara baik mencakup tempat pakan dan minum misalnya :

• Tempat pakan : dibuat dari plastic, pipa, seng atau aluminium menggunakan bentuk serta ukuran yang beragam.
• Tempat minum : secara umum dibuat dari plastic yang dapat dipakai anak ayam/ ayam pelung dewasa.

Baca Juga :   Cara Budidaya Ikan Lele di Kolam Terpal Bagi Pemula dan Perawatannya Hingga Panen

7. Persiapan kandang

Sebelum ayam ini akan dimasukkan ke dalam kandang, bersihkan dulu supaya terbebas terhadap penyakit ayam pelung yang dapat mengganggu bisanis ternak kalian. Jenis desinfektan yang digunakan ialah sebanyak 2% menggunakan 0,5 liter formalin 40% dengan menambah 9.5 liter air lalu campurkan serta semprotkan dinding, lantai serta bagian atasnya.

8. Pemberian pakan dan mium

Pakan ini sebagai penentu pertumbuhan dan produksi ayam pelung selain memilih induk/ telur terbaik jadi perlu dijalankan dalam merawat ayam pelung.

Untuk jumlah pakan ini seperti kadar berikut :

  • 7 gram per hari – umur 1 minggu
  • 19 gram per hari – umur 2 minggu
  • 34 gram per hari – umur 3 minggu
  • 47 gram per hari – umur 4 minggu
  • 58 gram per hari – umur 5 minggu
  • 66 gram per hari – umur 6 minggu
  • 72 gram per hari – umur 7 minggu
  • 74 gram per hari – umur 8 minggu

Bila harga pakan ini masih terlalu mahal serta untuk menguranginya biaya produksi, maka pakan dapat terbuat sendiri dengan mencampurkan pakan lainnya yang halus.

9. Seleksi telur ayam pelung

Berkisar 5 – 7 hari setelah dieramii induk, maka lakukan seleksi guna memisahkan bila terdapat telur yang rusak/ busuk.
Secara umu, pasti aka nada telur tanpa pembuahan sehingga rusak dan terinjak kaki induknya dan ini perlu disingkirkan supaya tidka mengakibatkan penyakit. Telur yang dierami pun adalah telur dengan bentuk normal yaitu permukannya licin, tak tebal dan tak kasar. Dari seluruh telur secara umu terdapat 2 telur gagal menetas.

Demikianlah sejumlah tips untuk budidaya ayam pelung. Bagi kalian yang masih awam dan pemula untuk mendirikan usaha ini, maka perlu lebih berhati-hati menjaga dan merawatnya. Terutama masalah kebersihannya, sebab aka nada sejumlah penyakit yang menempel bila tidak bisa menjaga pola hidupnya hewan ternak ini. lakukan vaksinasi terutama untuk ayam pelung yang masih usia 1 sampai 5 hari. Semoga dengan adanya tulisan ini bisa membantu kalian. Terima kasih.

Baca Juga :   Sistem Bioflok Meningkatkan Produktifitas Ikan Lele 2 Kali Lipat

Baca juga: