Panduan Lengkap Cara Budidaya Tomat Secara Organik Agar Berbuah Banyak

Posted on
Panduan Lengkap Cara Budidaya Tomat Secara Organik Agar Berbuah Banyak
5 (100%) 1 vote[s]

Cara Budidaya Tomat Secara Organik Untuk Pemula

Cara Budidaya Tomat Secara Organik – Dalam hal ini Buah tomat ialah buah yang banyak mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Bahkan, kandungan vitamin C tomat jauh lebih banyak dibandingkan dengan apel atau jeruk.

Cara Budidaya Tomat Secara Organik

Akan tetapi, jika kita ingin mendapatkan manfaat yang maksimal dari tomat, kita harus mengkonsumsi tomat organik. Tidak perlu membelinya, kita bisa membudidayakan tomat organik di kebun kita sendiri.

Nah berikut ini cara budidaya tomat organik agar berbuah banyak,, simak ulasannya dibawah.

Tahap Pemilihan Bibit

Untuk hal ini bibit tomat dapat kita beli di toko-toko pertanian. Biasanya mereka menyediakan bibit tomat dalam satu kantong atau dijual per gra. Bila kita ingin membeli bibit pohon tomat, kita bisa menggunakan cara ini dalam menentukan banyaknya bibit yang kita perlukan. Untuk 100-150 gram bibit, kita bisa menggunakannya untuk lahan seluas 1 hektar.

Tahap Pemilihan Lahan

Tempat untuk menanam tomat organik juga sangat penting dalam proses untuk membudidayakan tomat organik yang menghasilkan hasil yang bagus. Untuk tanah yang paling baik dalam bercocok tanam tomat organik adalah tanah yang tidak berair.

Tanah becek dan mengandung banyak air bisa membuat buah tomat busuk dan gagal tumbuh sempurna. Selain itu, tanah juga harus mempunyai kadar pH sebesar 5,5-6,5. Dan akan lebih baik, bila lahan yang akan kita tanami sudah diberi pupuk kandang atau kompos yang akan mempermudah cara tanam tomat organik kalian.

Baca Juga :   7 Cara Menanam Singkong dengan Stek Batang "Yang Benar"

Tahap Pembibitan

Proses pembibitan diawali dengan merendam benih tomat organik dalam 1 liter air yang sudah dicampur dengan 1-10 ml mikroba dan molase. Setelah itu, sediakan polybag yang diisi dengan tanah dan bokhasi dengan perbandingan 1:1.

Masukkan satu biji benih ke tiap polybag, pakaikan karung untuk menutupi polybag yang telah ditanami oleh benih tomat dan taruh ditempat yang teduh. Setelah bibit mulai tumbuh “sekitar 7-10 hari”, penutup karung dibuka.

Biarkan benih tomat tumbuh sampai setinggi sekitar 10 cm. Biasanya waktu yang dibutuhkan untuk ini sekitar 3 minggu. Setelah itu, tomat siap untuk dipindahkan dan ditanam dilahan yang kalian sediakan.

Tahap Penanaman

Benih tomat yang tumbuh dan siap untuk ditanam dipindahkan dari polybag ke tanah yang kalian sediakan. Proses penamanan ini dilakukan pada sore hari agar bibit tomat tidak layu. Perlu juga diperhatikan cara menanam bibit ini agar bibit tidak rusak.

Pertama buat lubang dilahan yang akan kalian tanami tomat organik. Pindahkan bibit dari polybag secara perlahan dan jangan sampai akar tomat muda rusak. Masukkan bibit tomat ke dalam lubang di lahan kalian secara tegak. Tutupi lubang sekitar tomat dengan tanah dan tekan sedikit agar padat.

Tahap Pemeliharaan

Ada beberapa teknik budidaya dan pemeliharaan yang perlu kalian lakukan, agar tomat organik yang kalian tanam menghasilkan buah yang bagus.

  • Yang pertama ialah penyiraman, tomat tidak suka terlalu banyak air, jadi penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari saja.

  • Penyulaman juga penting untuk dilakukan agar tomat dapat tumbuh dengan baik dan menghilangkan bagian yang rusak yang mengganggu pertumbuhan tomat. Sebaiknya proses ini dilakukan 7-10 hari setelah bibit dipindahkan dari polybag.

  • Tanaman tomat juga memerlukan pemasangan ajir. Hal ini dilakukan agar tomat dapat tumbuh tegak dan mempermudah proses pemanenan. Lakukan proses ini setelah tanaman tomat berumur 1 minggu. Pasang ajir dan ikat ujung-ujungnya agar membentuk segitiga. Setelah tomat berumur 3-4 minggu, perlu dilakukan proses pengikatan pada ajir. Hal ini perlu dilakukan seminggu sekali sampai pertumbuhan batang berhenti. Tunas-tunas baru diketiak daun juga perlu dipangkas agar pertumbuhan terkonsentrasi pada tunas penghasil buah tomat.

  • Selanjutnya perlu juga dilakukan teknik budidaya perempelan daun. Daun yang mendekati tanah atau terlalu lebat dipotong agar penerimaan sinar matahari optimal.

  • Pemupukan juga perlu dilakukan agar tomat mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh. Pupuk yang kita gunakan adalah pupuk organik, seperti pupuk kandang dan kompos. Perlu juga diberikan pupuk pelengkap cair “PPC” setiap 10 hari sekali.

  • Selanjutnya ialah proses penyiangan, proses ini dilakukan agar tomat tidak terganggu oleh gulma yang tumbuh disekitarnya. Cara mudah untuk melakukan proses ini, gunakan tangan untuk mencabuti gulma pengganggu.

  • Dan proses pemeliharaan paling penting ialah pengendalian hama. Karena kita menggunakan teknik menanam tomat organik, maka pestisida yang kita gunakan juga harus organik dan aman. Untuk itu, gunakan pestisida nabati yang berasal dari ekstrak dan fermentasi tanaman. Proses penyemprotan pestisida ini sebaiknya dilakukan pada sore atau malam hari, karena pada waktu itu, hama yang menyerang tumbuhan tomat sangat aktif.

Baca Juga :   Panduan Lengkap Cara Budidaya Sirsak Agar Cepat Berbuah

Proses Panen

Setelah tanaman tomat organik berumur sekitar 75 hari, proses pemanenan dapat dilakukan. Ada beberapa tips yang bisa kalian pakai untuk memanen tomat. Pertama pilih buah yang sudah berwarna kekuningan dan bagian tepi daun dan batang mengering. Pegang buah dengan ditelapak tangan dan patahkan batang tomat dengan tangan kalian lainnya. Proses ini paling baik dilakukan saat cuaca cerah dan bisa dilakukan sebanyak 16 kali setiap 3 sampai 4 hari sekali.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara Budidaya Tomat Secara Organik Agar Berbuah Banyak dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa di postingan berikutnya.

Baca Juga :