6 Cara “Panduan Lengkap” Membuat Pupuk Organik Cair Termudah

Posted on

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Termudah

Cara Membuat Pupuk Organik Cair – Pupuk merupakan suatu bahan yang biasanya digunakan sebagai campuran tanah ketika melakukan penanaman yang berfungsi untuk menambah zat hara. Pupuk dapat terbuat dari bahan organik dan pupuk anorganik. Bahan organik merupakan bahan yang berasal dari makhluk hidup serta bahan alam lainnya. Jika dibedakan berdasarkan bentuk fisiknya pupuk dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu pupuk cair dan pupuk padat. Pupuk organic cair biasa disebut sebagai POC. POC saat ini banyak digunakan bahkan pembuatannya dapat dilakukan oleh tiap individu.

Dalam penanaman atau budidaya tanaman tentu saja tidak akan lepas dari yang namanya pupuk. Pupuk organic dan anorganik memiliki peran tersendiri dalam menutrisi tanah. Meskipun beberapa orang berpendapat bahwa pupuk kimia lebih mampu memberikan unsur hara yang tinggi jika dibandingkan dengan pupuk organik, namun ditemukan beberapa bukti bahwa pemakaian pupuk kimia memiliki dampak buruk bagi tanah. Dampak buruk tersebut yaitu tanah menjadi kurang subur dan lebih keras, dikarenaakan telah terjadi penumpukkan residu kimia yang menyebabkan berkurangnya unsur hara dalam tanah. Hal ini yang melatarbelakangi beberapa petani kembali menggunakan pupuk organic.

Akan tetapi penggunaan pupuk organic tersebut juga tidak berpengaruh besar terhadap kesuburan tanah, karena bahan tersebut juga sulit terurai. Sehingga dibuatlah terobosan, yaitu pembuatan pupuk bokashi yang merupakan hasil fermentasi bahan organic. Pupuk bokashi umumnya berbentuk padat, maka dari itu untuk memaksimalkan fungsi dari pupuk tersebut dibuatlah pupuk organic cair (POC). Berikut pemaparan mengenai Cara Membuat pupuk Organik Cair.

Baca Juga :   Cari Tahu: Beda, Pupuk Kompos Dan Pupuk Kandang

1. Persiapan Bahan Dasar

Bahan pembuatan bokashi cair atau organik cair harus menggunakan bahan yang memiliki kadar nutrisi tinggi. Bahan-bahan dasar tersebut diantaranya:

  • Sisa dari sayuran
  • Ampas parutan kelapa
  • Air dari sisa cucian beras
  • Batang pohon pisang bagian dalam
  • Air kencing hewan ternak atau herbivore
  • Tepung berass, tepung gandum datau dapat juga nasi yang telah basi
  • Bungkil
  • Dedak
  • Ampas kedelai

Bahan tersebut sifatnya opsional jika anda memilikinya dapat digunakan sebagai bahan dasar, akan tetapi jika hanya beberapa yang anda miliki maka tidak apa-apa. Berikut bahan wajib dan harus anda miliki:

  • Susu (cair/bubuk)
  • Madu dan telur
  • Air kelapa yang masih muda
  • Tetes tebu/EM4 serta gula

Untuk bahan wajibnya anda harus memiliki dan harus disertakan dalam proses pembuatan POC. Hal yang perlu anda perhatikan adalah semakin banyaak ragam jenis bahan dasar yang anda campurkan, maka akan semakin lengkap kandungan nutrisi dalam pupuk organic cair tersebut.

2. Penghalusan Bahan Dasar

Agar bahan dasar dan bahan wajib dapat segera dan mudah untuk teruai, maka sebaiknya dilakukan penghalusan bahan dasar dengan cara dipotong atau mencacahnya hingga ukuran kecil. Utamanya bagi bahan kasar seperti sayur dan lainnya. Anda dapat juga memakai mesin crusher atau blender agar hasilnya bagus.

3. Persiapan Mikroorganisme Pengurai

Cara Membuat Bubuk Organik Cair selanjutnya adalah dengan memberikan mikroorganisme pengurai. Mikroorganisme tersebut dapat berupa jenis bakteri maupun jamur. Akan tetapi, jika tujuannya membuat pupuk organic cair maka lebih disarankan agar anda memakai jenis bakteri sebagai mikroorganismenya karena bersifat decomposer dan antagonis (dapat melawan bakteri pathogen penyebab penyakit pada tanaman).
Umumnya yang banyak digunakan adalah EM4 yang memiliki kandungan lengkao berbagai bakteri pengurai. Anda perlu mengaktifkannya dengan cara berikut ini.

  • Larutkan tetes tebu atau gula dalam 10 liter air sumur
  • Tambahkan 200 hingga 500 cc larutan EM4 (Sekitar 20 tutuo botolnya).
  • Aduk hingga rata dan diamkan selama 1-2 hari di tempat yang teduh.
Baca Juga :   Inilah, Fungsi Dan Kandungan Pupuk NPK Mutiara (Pupuk Biru) Lengkap

4. Cara Membuat POC

Setelah melakukan beberapa proses tersebut, berikut cara membuat POC:

  • Campurkan semua bahan dasar padat yang telah dihaluskan, campur rata dan masukkan dalam karung berpori atau kain bekas seperti kaos.
  • Campurkan dengan bahan cair, yaitu air cucian beras, susu, madu, telur dan air kelapa serta EM4. Kemudian aduk dan masukkan ke dalam tong adatau wadah yang memiliki tutup.
  • Masukkan semua bungkusan bahan padat tersebut ke dalam tong hingga semua bagiannya tenggelam.
  • Tutup tong dan beri sedikit lubang kecil kemudian masukkan slang.
  • Masukkan ujung slang yang ada di luar ke dalam botol bekas yang telah berisi air.
  • Penguraian ini akan memakan waktu sekitar 1 bulan.
  • Anda dapat mengeluarkan bungkusan dalam tong setelah 1 bulan dan peras terlebih dahulu agar sisa nutrisi keluar.
  • Air dalam tong kemudian dimasukkan dalam botol bekas dan anda sudah bisa mendapatkan beberapa botol POC.

5. Tanda POC Sudah Jadi

Terdapat beberapa ciri-ciri bahwa POC dikatakan telah jadi, yaitu:

  • Tidak berbau busuk dan hanya berbau fermentasi. Jika berbau busuk maka fermentasi gagal.
  • Aplikasikan pada tanaman dengan dicampur air 5-10cc per liter kemudian semprotkan ke daun tanaman. Jika 2 hari daun tersebut berubah menjadi lebih hijau dan segar maka POC berhasil.
  • Anda juga dapat meminta ke dinas pertanian untuk menguji kandungan POC tersebut.
  • POC yang berhasil mengandung unsur hara mikro.

6. Cara Mengaplikasikan

Pupuk jenis ini dapat anda aplikasikan dengan cara semprot ke daun secara langsung atau dengan cara kocor ke pangkal akar tumbuhan. Dengan dosis yang dianjurkan yaitu 5-10 cc per liter atau sekitar 100 cc untuk 1 tangki semprot ukuran 14-16 liter. Pupuk organic cair juga dapat anda campurkan dengan insektisida ataupun fungisida kimia. Hanya saja sebaiknya pencampuran tersebut tidak bersamaan dengan bakterisida.

Baca Juga :   5 Jenis Pupuk "Paling Banyak di Gunakan" Untuk Tanaman Lada Beserta Penjelasannya Lengkap

Nah, itulah penjelasan mengenai Cara Membuat Pupuk Organik Cair yang dapat anda coba sebagai pupuk tanaman anda. POC juga memiliki peran yang penting untuk menjaga unsur hara dalam tanah agar tetap stabil. Semoga dapat bermanfaat dan memberikan informasi bagi kita semua.

Baca juga:

Jenis Lampu untuk Ternak Lovebird Agar Tidurnya Nyenyak

Cara Menanam Cabe Giant Aconcagua Dan Perawatannya Sampai Panen