6 “Panduan Lengkap” Cara Menanam Cabe Carolina Reaper Hingga Panen

Posted on

Cara Menanam Cabe Carolina Reaper Sampai Panen

Cara menanam cabe carolina reaper sampai panen – cabe reaper ini merupakan cabe yang secara fisiknya memang nampak tak bagus dan mungkin terlihat jelek (kisut). Akan tetapi, dibalik dari kekurangannya ini, cabe ini sebagai salah stau cabe paling pedas di dunia sobat.

Jadi, disini kalian akan merasakan bagaimana sensasi pedasnya yang luar biasa sesudah memakan cabe jelek ini yang bernama cabe carolina reaper. Nah, itulah kenapa banyak yang mencoba mencari tau mengenai bagaimana cara menanam cabe ini. Berikut ini akan kami jelaskan mengenai Cara menanam cabe carolina reaper sampai panen.

1. Pengumpulan bibit

Hal utamanya ialah menumbuhkan biji maupun bibit cabe ini dan seikit sama dengan menanam cabe rawit ya sobat. Berikut langkahnya :

  • Kalian perlu memilih cabe yang sehat, paling kuat dan melimpah sekali. Hal ini disebabkan tanaman sebagai penerus genetik lewat biji yang diberikan.
  • Sesudah kalian mengumpulkan benih, kemudian siapkan untuk memotongnya menggunakan talenan, pisau dan gunakan pengaman bila memilih memakainya. Sarung tangan kadang sebagai pilihannya sebab menyakitkan sekali bila kalian tiba tiba tak sengaja menyentuh kulit maupun bagian tubuh lain sebelum cuci tangan
  • Potonglah secara lembut pada bagian luar cabe itu. Kalian pun harus berupaya menembus daging lada, dan jangan sampai memotongnya sampai setengah sebab bisa berisiko pada benih kalian. Kalian hanya akan membukanya jaid kalian bisa mengambil biji menggunakan tangan.
  • Dengan memakai jari maupun pisau mentega, maka gosokkan bijinya serta keluarkan. Kalian bisa memakai dua jari guna mencubitnya serta mereka akan secara mudah melepaskannya terhadap daging. Pindahkan bijinya di selembar kertas bersih.
  • Berikutnya carolina reapers lain hingga kalian selesai menghabpus seluruh bijinya. Tempatkan biji yang masih baru dibuang di selembar kertas bersih serta gerakkan mereka supaya tak saling bersentuhan
  • Biarkan kertas selama 2 hingga 3 hari supaya biji cabai mengering, maka kalian sebaiknya menanamnya di dalam polybag
  • Atau bisa menyimpannya di dalam wadah kedap udara, dan masukkan sekantong silika guna menjaga kelembaban tetap rendah dan letakkan pula pada tempat gelap sejuk kalian yang mempunyai benih yang layak selama tahunan.
Baca Juga :   6 Cara Menanam Cabe Di Bawah Jagung Agar Cepat Panen

2. Penanaman bibit

Berikut ini sejumlah langkah dalam langkah penanaman bibit yang tak jauh bedanya dari cabe hidroponik, yakni :

  • Siapkanlah wadah kalian, dan pastikan sejumlah drainase bawah dan duduklah reseptor guna menangkap kelebihan air khususnya bila di ambang jendela
  • Campurkanlah sejumlah kompos serta isi wadah kalian di tingkat yang relevan dan jangan pakai pot yang besar guna memulai nampan inkubator yakni ukurannya sempurna
  • Basahilah tanah menggunakan air serta singkirkan kelebihan resepnya. Bila kalian mempunyai biji tungga, maka sobalah menanamnya di sentral mungkin, bila kalian mempunyai sejumlah biji pada tempat tersebut dengan merata
  • Untuk inkubator yang ukurannya standar pakailah 4 biji dalam 1 inkubator
  • Tempatkanlah biji diatas kompos, kemudian dorong setengahnya serta tutupilah. Bila memakai inkubator letakkan tutupnya diatas serta tinggalkan pada tempat kalian pilih tidak dan tempatkan pada peralatan penyemaian kalian

3. Perkembangan bibit

Benih kalian sekarang akan siap tumbuh, kemudian sirami secara baik dan simpanlah pada bawah sinar matahari sebanyaknya. Sobalah menolak berulang kali guna melepas tutup sebab bisa mengurangi suhu pada inkubator, kalian pun perlu melepas oocassionaly guna memungkinkan udara segar dalamnya sekali setiap dua hari.
Bila komposnya nampak kering, maka pakailah lebih banyak namun jangan terlalu banyak, bila kompos nampak terlalu basah maka biarkan menguap. Tak harus banyak, tak harus sedikit kuncinya.

4. Pemindahan kecambah

Bila seluruhnya berjalan baik, mak sejauh ini benih tumbuh dengan sistem sumbu, diantaranya :

  • Biarkan mereka mencapai ukuran lebih besar saat sebelum memindahkan di pot. Saat kalian mempunyai tanaman kalian memperoleh pot kecil serta mengisinya menggunakan kompos, maka ambillah tanaman dari baki kemudian pastikan tak merusak akr serta meletakkannya pada satu tangan.
  • Pakailah tangan kalian guna membuat lubang kompos dan geserlah akar tanaman. Tutupi bagian bawah tanaman kemudian tekan menggunakan ibu jari kalian jadi kompos sedikit dipadatkan kemudian siramilah.
  • Masukkan tanaman kalian di dalam gelas rumah hijau dan sebaliknya, pabrik kalian harus masuk di dalam satu jalur.
  • Cabai rusak sebab perubahan suhu mendadak sehingga melayu.
  • Terapkanlah air jika dibutuhkan dalam setiap dua hari maupun lebih terapi jangan membiarkan kering maupun basah kuyup.
  • Cabe ini suka dengan suhu kurang lebih 20 derajat serta minimum 15 walaupun tak akan mati dibawah 15 derajat C serta mereka tak akan nyaman dan berjuang tumbuh berbuah.
  • Tanaman kalian sekarang akan tumbuh semakin membesar dan mereka memerlukan pot lebih besar dan mereka memerlukan pot lebih besar dan terikat.
  • Kalian bisa mengatakan mengubah kontainer bila kalian tak yakin bertahan lebih lama.
Baca Juga :   Cara Budidaya Cabe Tanpa Mulsa Plastik Lebih Menguntungkan

5. Perkembangan bunga dan buah

Sesudah tanaman berbunga beirkan pupuk supaya membantu menghasilkan hasil sehat. Mulai pemupukan hanya sesudah carolina reaper menunjukkan mekar. Kalian harus menhindari pemupukan nitrogen tinggi sebab tak akan bermanfaat bagi buah.

6. Panen

Kalian bisa emmilih warnanya hijau, namun rasa pedas dan panas harus sudah matang. Buah ini berubah merah dengan lambat cepat waktu. Pertimbangkan menggunakan sarung tangan ketika panen.

Nah, itulah Cara menanam cabe carolina reaper sampai panen. Cabe yang mempunyai sensasi pedas luar biasa meskipun bentuknya jelek dan kisut. Semoga langkah diatas tadi bisa membantu kalian yang masih pemula membudidayakannya. Terima kasih.

Baca juga:

Cara Budidaya Sun Conure Bagi Pemula Paling Gampang

Tips Kenari Cepat Pecah Suara Ampuh