Cara Menanam Cabe Hidroponik Dengan Media Air

Posted on

Cara Menanam Cabe Hidroponik Dengan Media Air

Cara Menanam Cabe Hidroponik Dengan Media Air – Rasa pedas yang sering kita rasakan pada masakan adalah rasa yang ditimbulkan oleh salah satu bumbu masak selain dari merica, yaitu cabe. Cabe ini menjadi salah satu bumbu masakan yang mempunyai peran penting utamanya dalam memasak makanan berkuah. Terdapat begitu banyak makanan pedas yang wajib memakai bumbu yang satu ini, diantaranya adalah gulai, tumis, aneka jenis sambal dan lain sebagainya.

Saat ini harga cabe dipasaran mengalami turun naik, yang artinya harganya tidak stabil. Banyak dari masyarakat yang mengeluhkan akan naiknya harga cabe tersebut, sehingga masyarakat mengurangi konsumsi cabe. Namun, masih banyak masyarakat yang tetap setia memakai cabe sebagai bahan bumbu untuk masakan pedas. Selain memiliki rasa yang begitu pedas, cabe juga mengandung berbagai macam nutrisi. Nutrisi yang terkandung pada cabe tentu saja baik untuk kesehatan jika anda mengkonsumsinya tidak berlebih, nutrisi tersebut diantaranya natrium, kalium, kalori, karbohidrat, protein, serat, kalium, magnesium, zat besi, serta berbagai vitamin yaitu vitamin A, B6, B12, C dan D.

Dikarenakan cabe mempunyai berbagai kandungan nutrisi yang cukup baik untuk kesehatan, maka tidak ada salahnya jika anda menanam sendiri cabe di rumah. Anda bisa memakai dua cara, yaitu secara hidroponik atau secara manual seperti biasanya. Jika anda penasaran dan ingin mencoba menanam cabe hidroponik, berikut Cara

Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Cabe Rawit di Media Pot dan Perawatannya

Menanam Cabe Hidroponik Dengan Media Air.

1. Pilih Benih Cabe Hidroponik

Tahap awal dan yangpertama perlu anda persiapkan adalah memilih benih cabe hidroponik. Untuk pemilihan benih cabe cukup muda, berikut penjelasan lebih lengkapnya.

  • Pilih varietas cabe yang akan anda tanam
  • Terdapat 2 jenis varietas cabe, yakni cabe lokal dan cabe hibrida. Cabe hibrida bisa anda dapatkan di toko benih.
  • Namun, jika anda memilih cara yang paraktis untuk mendapatkan benih tanpa hasur datang ke toko, maka pilihlah benih cabe lokal yang mudah untuk ditemui. Harga dari beih lokal juga cukup murah.
  • Selain harganya murah, cabe lokal lebih mudah dalam beradaptasi sehingga memudahkan anda untuk menanamnya.
  • Pilih benih yang mempunyai kualitas bagus serta layak untuk ditanam.

2. Penyemaian Benih Cabe Hidroponik

Langkah selanjutnya setelah memilih varietas cabe yang diinginkan maka anda bisa melakukan penyemaian benih cabe. Beberapa hal yang diperhatikan dalam melakukan penyemaian adalah:

  • Sediakaan media tanam, seperti pot, sekam, cocopeat, alat spray dan media semai seperti polybag atau tray.
  • Siapkan mangkuk kecil berisi air hangat dan masukkan benih cab eke dalamnya hingga suhu air berubah menjadi dingin.
  • Kemudian buatlah media tanam dengan mencampur tanah, arang sekam dan cocopeat dengan perbandingan 1:1:1.
  • Masukkan tanam dan sekam ke dalam polybag dan taburkan benih cabe hingga merata. Tutupi dengan tanah secara tipis.
  • Tutup media tanaam tersebut dengan memakai kain berwarna gelap tipis.
  • Lakukan penyiraman benih saat tanah mulai mengering.
  • Setelah 5 hingga 7 hari maka benih akan berubah menjadi bibit siap tanam.

3. Membuat Media Tanam Bibit Cabe

Tahap berikutnya dalam Cara Menanam Cabe Hidroponik Dengan Media Air adalah dengan membuat media tanam ketika anda menyemai bibit. Berikut penjelasannya:

  • Gunakan media tanam berupa botol plastik bekas atau pipa sebagai medianya.
  • Campurkan cocopeat dan sekam dengan takaran 1:1 dan masukkan ke dalam media tanam.
  • Anda dapat lebih praktis jika membeli media hidroponik secara online
  • Beri media serap berupa sumbu atau kain flannel yang mempunyai daya serap yag lebih tinggi sehingga nutrisi cabe akan lebih mudah dan cepat terpenuhi.
  • Setelah media tanam anda jadi dan siap untuk ditanami, lakukan pemindahan secara hati-hati. Bibit yang telah siap ditanam biasanya telah berusia sekitar 25 hingga 30 hari.
  • Ambil bibit dengan cara menyiram media semai terlebih dahulu agar mudah untuk diambil
  • Kemudian setelah melakukan proses pemindahan,letakkan media tanam pada tempat yang teduh selama 7 hari agar bibit dapat beradaptasi. Baru kemudian anda bisa memindahkannya ke lokasi yang mendapatkan cahaya yang cukup.
Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Mentimun Untuk Hasil Panen Melimpah

4. Perawatan Cabe Hidroponik

Proses dan langkah selanjutnya anda harus melakukan perawatan dengan memperhatikan beberapa hal sebagai berikut.

  • Khusus untuk tanaman hidroponik, gunakan cairan nutrisi AB Mix dan adna bisa memberikan nutrisi tersebut setelah 5 hingga 7 hari pada usia tanam.
  • Banyaknya jumlah nutrisi yang perlu untuk diberikan pada tanaman cabe hidroponik, sesuaikan dengan dosisi dan masa pertumbuhan tanaman.
  • Perhatikan dan control selalu jumlah nutrisi pada media tanam dan anda bisa menambahkan jika jumlahnya kurang. Nutrisi tersebut sangat berpengaruh pada kesuburan tanaman.
  • Untuk mempercepat masa panen anda bisa memakai pupuk semprot ataupun pupuk buah
  • Cabe hidroponik sudah dapat dipanen ketika telah berumur 80 hingga 90 hari setelah masa tanam. Ciri-ciri cabe hidroponik yang dapat dipanen yaitu buah cabe sudah berwarna kemerahan hingga berwana merah seluruhnya.

Saat ini begitu banyak orang yang memanfaatkan kepedasan cabe sebagai inovasi untuk membuat dan mengembangkan berbagai menu masakan yang lebih unik dan mempunyai nilai jual tinggi. Inovasi-inovasi tersebut diantaranya membuat masakan berbahan dasar mie dengan menambahkan level kepedasan yang tinggi, ceker peda, bakso isi cabe, dan masih banyak jenis masakan pedas lainnya. Sehingga tidak heran apabila cabe mempunyai harga jual yang cukup tinggi di beberapa waktu tertentu.

Demikian Cara Menanam Cabe Hidroponik Dengan Media Air yang tidak ada salahnya utnuk anda coba. Semoga dapat memberikan manfaat dan informasi bagi kita semua.

Baca juga:

Tips Umpan Ikan Bandeng Bagi Pemula

Ciri-Ciri Jalak Kebo Jantan Masih Muda