Tanaman Kakao – Cara Menanam, Merawat dan Cara Mengatasi Hama

Posted on

Cara Merawat Tanaman Kakao Agar Berbuah Lebat

Cara Merawat Tanaman Kakao – Kakao merupakan istilah yang jarang didengar oleh telinga banyak orang. Namun sebenarnya kakao dan cokelat merupakan hal yang sama. Bahkan sebagian besar orang pasti pernah makan makanan yang satu ini. Cokelat merupakan makanan yang manis dan banyak disukai oleh semua kalangan, utamanya anak-anak. Terdapat berbagai macam bentuk varian makanan yang berbahan campuran dari cokelat, diantaranya pudding cokelat, permen cokelat, cokelat cake, susu cokelat dan masih banyak makanan lainnya.

Tanaman Kakao - Cara Menanam, Merawat dan Cara Mengatasi Hama

Kakao serta coklat adalah hal yang sama dengan istilah yang berbeda. Perlu anda tahu, bahwa kakao inilah yang menjadi bahan utama pembuatan coklat. Sebenarnya rasa buah kakao atau buaah cokelat terasa pahit. Maka dari itu, ditambahkan beberapa bahan campuran seperti susu dan gula agar rasanya dapat diterima oleh semua lidah masyarakat. Berikut penjelasan mengenai kakao atau cokelat serta Cara Merawat Tanaman Kakao tersebut.

Asal Mula Tanaman Kakao

Tanaman kakao yang memiliki nama latin Theobroma cacao sebenarnya berasal dari Amerika Selatan. Orang Indian yang pertama kali menjadikan kakao sebagaao bahan minuman. Salah satu suku bangsa Indian yang mengolah kakao menjadi minuman adalah suku Maya. Dikarenakan belum ada penambahan gula, minuman ini dulunya dikenal sebagai minuman pahit yang menjadi minumaan wajib dan sangat disukai. Bangsa Indian tidak hanya memanfaatkan biji kakao sebagai minuman saja, namun juga sebagai mata uang dikala itu. Sehingga cokelat dijadikan sebagai komoditi yang sangat berharga bagi bangsa indian.

Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Mangga Harum Manis Agar Berbuah Lebat

Penyebaran Kakao

Pertama kali penyebaran kakao dilakukan oleh bangsa Spanyol, pada abad ke 18. Baangsa Spanyol memulai invasinya ke wilayah Amerika Selatan. Dikarenakan mendengar kepopuleran biji kakao, kemudian bangsa Spanyol mulai membentuk koloninya dan membuat perkebunan kakao sendiri. Selanjutnya mereka membawa kakao ke Spanyol dan menyebarkan kakao tersebut ke seluruh Eropa. Waktu itu kakao dikenal sebagai bahan campuran kue dan minuman. Sehingga Negara Swiss identic akan cokelat yang kemudian mengolah cokelat menjadi snack dan merupakan cikal bakal dari cokelat bar yang kita nikmati sampai saat ini.

Cara Menanam Serta Merawat Pohon Kakao

Cara merawat tanaman kakao tidak terlalu sulit, anda hanya perlu memperhatikan beebrpa langkah sebagai berikut:

1. Tanam pohon kakao pada sebidang tanah yang mendapat curah hujan sekitar 1.100-3000 mm per tahun.
2. Tanaman kakao membutuhkan air yang cukup banyak sepanjang tahun apabila curah hujan sedikit atau rendah, gunakan teknik irigasi atau pengairan.
3. Teknik alamiah yang memakai biji, pilihlah biji dari buah dan pohon yang mempunyai kualitas baik. Kemudian cuci dengan air bersih dan keringkan dengan cara dijemur. Siapkan media tanam polybag yang telah diisi tanah dan pupuk kemudian tanam biji kering tersebut. apabila biji telah tumbuh dan agak besar pindahkan pada media tanah atau lahan.
4. Anda juga dapat memakai teknik okulasi. Dengan membuat sayatan pada kulit dahan yang bertunas, selanjutnya tempelkan ke dahan pohon bagian lain yang telah disayat. Bungkus dengan memakai sabut kelapa, tunggu hingga akar tumbuh daan pindahkan pada media tanam tanah.
5. Jarak tanam yang paling ideal antara pohon kakao yaitu sekitar 3×3 meter.
6. Jika diperlukan lakukan penyulaman.
7. Meskipun habitat asli tanaman ini adalah wilayah tropis, akan tetapi tanaman ini tidak tahan terhadap sinar matahari langsung. Sehingga anda perlu membuat tanaman pelindung.
8. Tanaman pelindung yang cocok adalah pohon pete dikarenakan pohon pete tinggi dan menggugurkan daunnya secacara berkala. Sehingga membuat pohon kakao tetap mendapatkan sinar matahari serta memperoleh pupuk alami dari daun-daun pete yang berjatuhan dan menyatu dengaan tanah sekitar.
9. Berikan jarak tanaman dengan jarak tanaman pelindung sekitar 1,5×1,5 meter.
10. Berikan pupuk secara berkala, dengan cara memasukkan pupuk tersebut ke dalam tanah disekitar tumbuhnya pohon.
11. Ana dapat memakai pupuk kandang maupun pupuk urea atau bahkan anda dapat mencampur dari kedua pupuk tersebut.
12. Biasanya pemupukan dapat dilakukan 2 kali selama setahun. Sekitar musim hujan yaitu bulan oktober-november atau padaa bulann Maret-April.
13. Pada waktu tertentu diperlukan untuk memangkas pohon kakao yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pohon kakao tersebut.
14. Pangkas juga daun-daun yang tidak lagi produktif atau tidak ada buahnya.
15. Anda juga perlu melakukan penyiangan dengan membersihkan tanah disekitar, pastikan tidak terdapat benalu atau hama tanaman lain yang daoat mengganggu pertumbuhan kakao.

Baca Juga :   Cara Budidaya Jeruk Keprok Agar Cepat Berbuah dan Lebat

Cara Membasmi Hama Pada Tanaman Kakao

Apabila terdapat hama anda perlu melakukan pengendalian hama dengan beberapa langkah Sebagai berikut.
1. Bungkus buah kakao dengan menggunakan jarring untuk menghindari hama tikus dan hama lainnya.
2. Semprotkan insektisida jika perlu
3. Pakailah senjata alami untuk mengusir hama. Anda dapat memakai peliharaan semut merah atau semut hitam disekitar pohon.
4. Semut hitam dan semut merah ini dapat membantu proses penyerbukan.

Selain dapat dimaanfaatkan sebagai campuran bahan makanan dan minuman, ternyata cokelat memiliki berbagai manfaat untuk tubuh manusia. Kandungan yang terdapat di dalam cokelat adalah antioksidan yang bernama fenol serta flavonoid. Fenol dan juga flavonoid ini dapat digunakan sebagai penurun kadar kolesterol, menangkal radikal bebas, mencegah stroke, mencegah penyakit jantug, serta darah tinggi. Selain itu, coklat juga mengandung berbagai vitamin, yaitu vitamin A, vitamin E, vitamin C, vitamin B1 dan vitamin D.

Itulah beberapa cara menanam kakao dan Cara Merawat Tanaman Kakao yang tidak terlalu sulit. Selain itu, manfaat dari kakao atau cokelat itu sendiri sangat bai untuk tubuh manusia. Semoga uraian tersebut dapat bermanfaat dan memberikan wawasan untuk kita semua.

Baca juga:

Cara Menanam Ciplukan Dan Cara Perawatannya Lengkap

44 Manfaat Air Cucian Beras Untuk Tanaman Kacang Hijau