Panduan Teknis Budidaya Mangga (Mangifera indica) Untuk Pemula

Posted on

Panduan Teknis Budidaya Mangga (Mangifera indica) Untuk Pemula

Panduan Teknis Budidaya Mangga (Mangifera indica) Untuk Pemula – Mangga merupakan jenis buah-buahan musiman dari Sub Sektor Hortikultura tumbuh baik dengan beriklim Tropis berasal dari Negara India dengan penamaan ilmiah Mangifera indica.  Mangga adalah jenis buah yang mengandung vitamin A dan C yang cukup tinggi dan baik bagi kesehatan terutama menjaga daya tahan tubuh dan mencegah kerusakan mata dan sariawan.

Panduan Teknis Budidaya Mangga (Mangifera indica) Untuk Pemula

Peluang Agribisnis Buah Mangga

Tinggi kesadaran masyarakat penting kesehatan sejak dini,menjadikan tanaman Mangga dipilih untuk ditanam dan dimanfaatkan hasil buahnya sebagai tanaman buah tropika keluarga yang ekonomis sekaligus menyehatkan. Mangga dapat dipanen setelah memasuki umur tanam 3,5-4 tahun setelah penanaman,oleh karena itu kami akan memberikan informasi kepada sahabat pertanian tentang bagaimana Cara Budidaya Mangga,sehingga kita bisa bersama-sama dapat berbagi ilmu dan memulai agribisnis buah mangga yang cukup menjanjikan ini.

Kesesuaian Tempat Tumbuh

Tanaman mangga akan tumbuh baik dan subur serta berbuah di tanah yang gembur,kaya akan bahan organik serta kondisi lahan tidak tergenang ketika masuk musim penghujan. Menginginkan ketinggian tempat dibawah 600 m dpl dengan curah hujan 750-2500 mm/tahun dengan bulan basah 6-10 bulan lamanya. Sinar matahari diperlukan dalam pembentukan unsur hara dan pertumbuhan dan bila kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan kasalah amat fatal dalam pembentukan bunga dan buah.

Persiapan Bibit Mangga Unggul

Salah satu faktor keberhasilan dalam budidaya mangga adalah dengan mengetahui asal-usul bibit berasal. Tanaman mangga dapat diperbanyak dengan cara Generatif (biji) dan cara Vegetatif (cangkok,sambung pucuk dan okulasi).

Sangat dianjurkan mengunakan bibit berasal dari perbanyakan vegetatif,hal ini karena melalui perbanyakan ini dapat menghasil tanaman dengan sifat sama dengan indukannya (sumber bibit). Bibit berasal dari vegetatif umumnya memiliki masa panen relatif singkat antara 3,5-4 tahun,hal ini terbilang lebih cepat dibandingakan dengan cara generatif (Biji) membutuhkan waktu antara 7-10 tahun untuk berbuah.

Pengolahan Lahan

Bertujuan mempersiapkan lahan tanam tanaman mangga yang baik, tahapan pengolahan lahan bersifat Fleksibel artinya setiap kegiatan langkah budidaya diperhitungkan sesuai porsi dan anggaran biaya.

Bila sahabat pertanian hanya sekedar menanam dalam skala kecil seperti dilahan pekarangan rumah,pengolahan lahan terbaik dengan cukup hanya mencangkul untuk meratakan dan mengemburkan. Berbeda halnya dengan kegiatan budidaya dengan skala luasan tertentu, pengunakan mesin olah tanah dengan mesin bajak terbilang Opsi terbaik,karena lebih mengefisienkan waktu dan biaya tenaga kerja.

Teknis Penanaman

Penanaman bibit mangga dilakukan di pagi hari dengan kondisi cuaca cerah atau tidak sedang dalam kondisi hujan. Tahapan penanaman dimulai dengan Pembuatan lubang tanam berukuran 0,5 x 0,5 x 0,5 m atau 0,8 x 0,8 x 0,8 m dengan kedalaman 20-30 cm,serta jarak tanam 8 x 10 yang berjumlah 100-120 tanam/ha.

Berikan pupuk kandang 20-30 kg pupuk kandang/lubang tanam dan biarkan selama 1-2 minggu,hal ini bertujuan sebagai untuk unsur hara awal bibit dalam pembentukan vegetatif seperti;batang dan daun. Teknik penanaman bibit mangga dengan meletakan bibit mangga tepat dibagian lubang tanam,yang terlebih dahulu dirobekan polibegnya,ditanam kedalam lubang tanam sampai batas leher 10-15 cm dari permukaan tanah,lalu dapatkan dan ratakan dengan mengunakan cangkul. Buatlah peneduh dari pelepah pisang, alang-alang atau pelepah kelapa pada setiap tanaman selama 2-4 minggu lamanya.

Pemeliharaan Tanaman

Tahapan perawatan tanaman Mangga sama seperti tanaman budidaya pada umumnya, dimulai dari penyiraman bibit,penyiangan dan pembumbunan dan pemangkasan,pengendalian HPT dan pemupukan

Penyiraman Diawal penanaman bibit Mangga mengalami fase kristis diumur tanam 1-3 bulan,penyiraman dilakukan 2 kali sehari dengan mengunakan gembor. Lakukan penyiraman secara hati-hati sebab mangga sangat peka terhadap genangan air.

Penyiangan Dan Pembumbunan Penyiangan dilakukan untuk mengurangi gulma (rumput liar) bersifat sebagai pesaing dan mengangu pertumbuhan bibit mangga dengan cara mengkoret atau mencangkul. Dilanjutkan dengan kegiatan pembumbunan untuk mengemburkan tanah dan menaikan jumlah masaa tanah ke dekat batang tanaman,umumnya kegiatan ini dilakukan bersamaan atau setelah kegiatan penyiangan dilakukan.

Pemangkasan Bertujuan untuk memotong bagian cabang tanaman Mangga dianggap kurang produktif, merangsang pembentukan buah dan memotong ranting atau cabang yang terkenan serangan hama dan penyakit dengan mengunakan gunting pangkas atau golok yang tajam.

Pengendalian Hama Penyakit Tanaman (HPT) Pengendalian hama dan penyakit bertujuan memastikan bahwa tanaman mampu menghasilkan buah dengan kualitas tinggi tanpa mengalami kerusakan dan pembusukan. Oleh karena itu pengendalian sejumlah HPT mengunakan pestisida secara bijak dan tetap sasaran,apabila tingkat serangan rendah cukup dilakukan secara manual,terus menjaga sanitasi kebersihan kebun menjadi kunci terbaik dalam menanggulagi penyebaran penyakit tanaman.

Pemupukan

Menjadi faktor penting bagi tanaman untuk memiliki pertumbuhan yang subur dan cepat berbuah. pemupukan pada tanaman mangga di pada umumnya dilakukan 2 kali dalam setahun, waktu pemupukandilakukan diawal musim penghujan dan diakhir musim kemarau dengan mengunakan pupuk organik (pupuk kandang atau pupuk kompos) dan pupuk anorganik (NPK).

Pemupukan Mangga dilakukan saat tanaman berumur 1 tahun dengan pemberian pupuk jenis NPK. 0,5-1 kg/tanaman. Pemberian pupuk diberikan bertambah sesuai dengan bertambahnya umur tanaman. Teknik pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara membuat larikan melingkar didekat tanaman Mangga,kemudian pupuk ditebar dan dibenamkan tutup kembali dengan mengunakan cangkul.

Waktu Petik Buah Mangga

Panen tanaman mangga dengan pertumbuhan terbaik dapat dilakukan pada tahun 3,5-4 untuk bibit yang berasal dari perbanyak vegetatif (Sambung,Okulasi dan Cangkok) dan umumnya 105-130 setelah penyerbukan bunga untuk menjadi buah.

Ciri buah mangga masak (matang fisiologis) ditandai dengan perubahan warna kulit,ukuran dan terdapat bau yang khas atau bisa juga ditandai dengan jatuhnya satu dua buah mangga tepat dibawah tanaman.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Panduan Teknis Budidaya Mangga (Mangifera indica) Untuk Pemula dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga: