12 Cara “Paling Mudah” Merawat Kucing Hutan Bagi Pemula

Posted on

Cara Merawat Kucing Hutan Bagi Pemula

Cara Merawat Kucing Hutan Bagi Pemula – Beberapa orang akan lebih memilih kucing sebagai hewan peliharaan di rumah, daripada anjing. Karena mereka merasa kucing itu lucu, selain itu perilaku kucing juga tergolong menggemaskan.

Tapi tahukan kalian dengan jenis kucing hutan atau blacan yang tergolong lucu serta sangat mengagumkan. Jenis kucing ini mungkin masih terdengar asing bukan? Apabila kalian berpikir bahwa kucing ini liar, kalian salah besar.
Banyak orang yang sengaja memburu serta memeliharanya karena kucing hutan ini memiliki keunikan tersendiri.

Semua hewan tentunya mempunyai sifat sensitif yang seringkali tidam dipahami manusia. Jika kalian termasuk seorang pemula serta berniat ingin merawat kucing hutan, berikut beberapa Cara Merawat Kucing Hutan Bagi Pemula yang wajib kalian ketahui.

1. Perhatikan Jumlah Gizi

Dalam merawat anak kucing hutan ini ternyata perlu memperhatikan jumlah gizi. Karena anak kucing ternyata memerlukan gizi lebih banyak bahkan dua kali lebih daripada kucing dewasa pada umumnya. Walaupun kucing hutan memerlukan lebih banyak nutrisi, tapi bukan berarti kalian harus memberikan mereka makan secara berlebihan. Apabila sudah melewati 5 – 6 minggu, jangan lupa untuk terus memberikan mereka makanan dengan rutin, yaitu 4 kali sehari.

Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Kepiting Bakau di Air Tawar dan Tambak

2. Memberi Makanan Khusus Kucing

Jangan pernah sekali-kali memberikan kucing makanan anjing. Walaupun tidak masalah namun makanan anjing tidak mengandung nutrisi yang sangat diperlukan oleh kucing. Karena makanan anjing tidak mengandung yang namanya taurin. Yang merupakan nutrisi yang buat mencegah penyakit jantung serta penglihatan kabur pada kucing.

3. Memandikan Kucing Sesuai Aturan

Kalian tidak perlu memandikan kucing dengan teratur. Kalian hanya perlu melakukannya jika bulu kucing mulai berbau, kalian bisa memandikannya menggunakan air dingin. Hal ini dikarenakan air panas dapat merusak bulu, serta dapat menimbulkan iritasi pada kulit kucing hutan.

4. Menyikat Bulu Kucing

Jangan lupa untuk menyikat bulu kucing secara rutin. Karena dengan melakukan ini dapat membantu menghilangkan rambut mati, kuman serta bakteri pada bulu kucing hutan.

5. Ajak Kucing Keluar Rumah

Pergi keluar serta bermainlah dengan kucing kalian. Kegiatan fisik akan membantu pertumbuhan serta perkembangan kucing hutan kalian dengan baik. Selain itu hwan peliharaan kalian juga akan bertumbuh semakin lincah serta sehat. Selain itu dengan bermaim bersama kucing akan semakin membuat akrab kalian dengan hewam peliharaan.

6. Latih Kucing Kebiasaan Baik

Perkenalkan kucing hutan peliharaan kalian dengan kebiasaan sehari-hari. Kalian bisa mulai untuk mengajarkan beberapa kebiasaan baik yang kepada kucing peliharaan kalian. Seperti mengajarkan mereka untuk pergi ke toilet, makan, atau mengajarkan mereka tempat tidur. Karena dengan cara seperti ini akan menjadi kebiasaan kucing hutan peliharaan kalian, jika kalian melatihnya sedari dini.

7. Memarahi Apabila Kucing Salah

Tidak ada salahnya juga untuk bersikap tegas jika kalian mendapati mereka melakukan perilaku yang buruk. Jangan segan untuk bersikap tegas dengan perilaku buruknya yang dia tunjukkan. Dengan begini, mereka akan menjadi mengerti mana perilaku yang baik mana yang buruk.

Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Ulat Hongkong Yang Bernilai Ekonomi

8. Berikan Vaksinasi

Yang paling penting adalah jangan lupa untuk melakukan vaksinasi. Vaksinasi harus wajib dilakukan secara rutin untuk menghindari virus serta penyakit berbahaya yang bisa menyerang kucing hutan. Jangan lupa untuk segera berkonsultasi dengan dokter hewan mengenai hal ini.

9. Mandikan Kucing

Untuk merawat kebersihan badan kucing hutan. Kalian juga harus selalu rajin untuk mencuci gigi, membersihkan telinga, serta memotong kuku kucing peliharaan kalian. Dalam memotong kuku Kucing hutan kalian harus berhati-hati, mengingat spot-spot ini bisa dikatakan sangat rentan dengan yang namanya kuman serta bakteri. Apabila kalian membiarkan kuku kucing hutan kotor terlalu lama, ini dapat menyebabkan yang namanya infeksi serta penyakit pada kucing hutan peliharaan kalian.

10. Perhatikan Kesehatan Kucing

Kucing hutan ini ternyata memiliki fisik yang sangat rentan terhadap sakit, serta memiliki daya tahan yang lebih rapuh. Tidak seperti kucing rumahan atau kucing yang biasa dipelihara. Kucing hutan yang termasuk jenis kucing pemangsa ini ternyata sangat rentan terkena penyakit seperti distemper. Jika kucing hutan peliharaan menunjukan gejala terkena penyakit distemper, jangan ragu untuk segera menghubungi Dokter hewan kenalan kalian.

11. Pastikan Kandang Hangat

Selain perawatan, kalian juga harus memberikan mereka kandang yang sangat nyaman serta hangat. Sebab, kucing hutan merupakan hewan yang sangat rentan sakit. Maka dari itu, agar Kucing hutan selalu sehat dan tidak stress. Kalian harus memberikan mereka tempat tinggal yang senyaman mungkin. Berikan kandang kucing hutan yang agak luas, jangan terlalu sempit karena bisa membuat kucing hutan menunjukkan ciri-ciri kucing stress. Buatlah kondisi kandang senyaman mungkin sehingga kucing kesayangan kalian dapat leluasa berjalan didalam kandangnya serta sangat nyaman saat berada didalamnya.

Baca Juga :   Panduan Lengkap Cara Budidaya Kelinci Potong Yang Bernilai Ekonomi

12. Pastikan Gizi Kucing Cukup

Jangan lupa untuk memberikan mereka makanan sehat berupa cat food. Walaupun begitu kalian bisa mencampurnya dengan nasi serta daging ayam yang sebelumnya sudah kalian rebus. Perlu kalian ingat pada saat kaliam memelihara kucng hutan maupun blacan. Jangan pernah sekali-kali memberi mereka makan daging mentah. Seperti halnya makanan alami dari kucing hutan ini

Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Cara Merawat Kucing Hutan Bagi Pemula. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi bagi kalian yang ingin mencoba untuk memelihara kucing hutan. Terima kasih.

Baca juga:

Cara Stek Pohon Asam Jawa Untuk Bonsai

Cara Mengetahui Kecerdasan Burung Merpati