10 Cara Budidaya Mentok Secara Intensif Dan Tips

Posted on

10 Cara Budidaya Mentok Secara Intensif Dan Tips

10 Cara Budidaya Mentok Secara Intensif Dan Tips – Mentok merupakan nama salah satu jenis unggas yang banyak diternakan secara tradisional. Binatang ini sekilas mirip dengan itik atau bebek. Hal ini dapat dilihat secara fisik, yakni mulai dari paruhnya yang sama-sama berbentuk cocor, dan cakar kakinya yang memiliki selaput sehingga menandakan bahwa habitat asli dari hewan jenis ini di daerah yang dekat dengan air. Biasanya bebek diternakan untuk diambil telurnya, naamun berbeda dengan mentok yang diternakan dengan tujuan diambil dagingnya. Memang apabila dilihat dari ukurannya, mentok dapat menghasilkan lebih banyak daging, jika dibandingkan dengan ayam kampung ataupun bebek petelur. Apalagi jika bebek jantan yang mempunyai ukuran tubuh dapat mencapai 3-4 kali ukuran tubuh mentok betina.

Namun, saat ini masih jarang yang melakukan cara budidaya mentok secara intensif. Sehingga di bawah ini beberapa ulasan menganai 10 Cara Budidaya Mentok Secara Intensif Dan Tips agar anda bisa mendapatkan hasil yang optimal.

1. Membuat kandang ternak

Persiapaan awal yang perlu anda sediakan tentu saja adalah tempat atau kandang untuk membudidayakan mentok. Kandang mentok dapat anda buat secara panggung ataupun beralaskan tanah langsung. Berikut syarat kandang mentok yang baik:

Baca Juga :   Cara Budidaya Burung Perkutut Agar Cepat Bertelur

• Terdapat ventilasi udara yang bagus
• Mendapatkan sinar matahari yang cukup ketika siang hari
• Mempunyai lampu penerangan yang berfungsi sebagai penghangat dan penerang
• Terlindung dari air hujan
• Mudah untuk dibersihkan dan dekat dengan kolam atau perairan untuk mentok mandi.

Ketika anda memilih untuk membuat kandang yang beralaskan tanah secara langsung, usahakan posisi tanah yang ada di dalam kandang lebih tinggi dibandingkan dengan tanah yang ada di luar kandang. Ini bertujuan agar ketika hujan, air tidak akan menggenang atau masuk ke dalam kandang. Ventilasi bisa anda buat disekeliling kandang menghadap ke timur atau membuat atap kaca yang tembus cahaya di tengah kandang.

2. Menyiapkan kolam pemandian untuk mentok

Mentong merupakan jenis binatang yang suka mandi diperairan seperti di sungai, danau, kolam, rawa dan lainnya. Sehingga perlu dibuat pemandianataau kolam yang dekat dengan kandang mentok. Jika sebelumnya anda sudah memiliki lokasi yang dekat dengan perairan maka anda tidak perlu membuat kolam. Cara membuat kolam adalah dengan menggali lubang seukuran 2 x 1 meter dengan kedalaman 30-50 cm dengan dialasi terpal atau plastik di dasar kolam.

3. Membuat pagar disekeliling kandang

Pembuatan pagar disekeliling kolam bertujuan agar memudahkan pemantauan aktivitas mentok serta untuk mencegah hilangnya mentok anda. Selain itu, apabila anda membuat kolam sendiri di dekat kandang, maka anda juga perlu memberinya pagar dan dijadikan satu dengan kandang.

4. Mensterilkan kandang dan kolam

Sebelum melepaskan anakan menthok ada baiknya jika anda mensterilkan kandang terlebih dahulu. Dengan cara menyemprotkan disinfektan dan mensterilkan kolam dengan cara memberinya EM4. Ini bertujuan untuk menekan perkembangan bakteri pathogen dalam air kolam.

Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Cacing Tanah Lumbricus Rubellus

5. Menyiapkan anakan mentok

Langkah berikutnya dalam Cara Budidaya Mentok Secara Intensif Dan Tips dengan menyiapkan anakan mentok yang dapat anda peroleh dari peternak mentok yang menjual bibit anakan atau dapat juga diperoleh dengan cara penetasan sendiri. Penetasan sendiri dapat anda lakukan dengan bantuan incubator agar semua telur dapat menetas secara bersama-sama.
Setelah anda mendapatkan anakan mentok, tempatkan pada kandang yang berukuran lebih kecil dan beri lampu penerangan yang berfungsi sebagai penghangat. Beri pakan sampai berusia 3-5 DOD (day of duck).

6. Pemberian pakan mentok

Dalam hal pemberian pakan jumlahnya harus ditentukan dan mengikuti pertambahan usia mentok. Agar mentok dapat berkembang dan tumbuh dengan cepat berikan pakan yang kaya akan kandungan protein. Caranya dengan mengunakan pellet (pur) atau bisa juga dengan membuat pakan alternative. Dengan beberapa bahan seperti sisa sayur, buah, nasi kering, ampas kelapa, ampas tahu, cacing dan lainnya yang dicampur dengan EM3 serta bekatul dengan ukuran yang ditentukan.

Pemberian pakan bisa anda lakukan 3x dalam sehari. Pemberian vitamin juga diperlukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh mentok dan mempercepat pertumbuhan serta perkemangan tubuh hewan ini. Vitamin dan antibiotic bisa anda peroleh langsung di toko pertanian setempat.

7. Pembersihan lingkungan kandang

Selain itu, lakukan perawatan dengan membersihkan secara rutin kandang mentok agar kebersihan dan kesehatan kandang dapat terjaga. Bersihkan juga peralatan makan dan minumnya serta mengganti air kolam sekitar 10 hari sekali. Setelah dilakukan pembersihan anda bisa menyemprotkan disinfektan atau air deterjen yang berfungsi untuk membunuh virus daan bakteri pathogen.

8. Penanggulangan serangan penyakit

Meskipun mentok adalah hewan yang tergolong mampu menahan serangan penyakit. Akan tetapi visur ternyata mampu berevolusi dengan cepat. Contohnya adalah virus flu burung. Lakukan pencegahan dengan cara memberikan multivitamin serta antibiotic secara teratur. Selain itu, anda juga peru melakukan pembersihan kandang secara rutin. Apabila ditemukan unggas yang sakit, anda diharuskan melakukan karantina pada unggas tersebut agar tidak menulari unggas lainnya.

Baca Juga :   Cara Budidaya Keong Mas Prospek Yang Menjanjikan

9. Panen mentok

Setelah mentok anda berhasil tumbuh dengan cepat, maka dapat dipanen setelahusia mentok sekitar 4,5 bulan. Usia ini merupakan usia paling ideal karena masih cukup mudah dan dagingnya masih empuk serta lebih gurih. Apabila ingin menjadikan mentok sebagai indukan maka usia 5 bulan sudah cukup dan mentok susah siap kawin.

10. Persiapan pasca panen mentok

Setelah melakukan panen mentok, lakukan pembersihan dan mensterilkan kandang dengan menyemprotnya menggunakan disinfektan. Atau apabila anda menetaskan telur dengan memakai incubator maka anda harus menginkubator agar ketika mentok baru panen, telur tersebut telah menetaskan dan segera mengisi kandang yang kosong.

Nah, itulah beberapa 10 Cara Budidaya Mentok Secara Intensif Dan Tips yang perlu anda ketahui. Tidak ada salahnya mencoba membudidayakan mentok, karena selain mudah dalam melakukan perawatan, harga jual dari daging mentok lebih tinggi.

Baca juga:

Tips Membawa Kucing Perjalanan Jauh

Cara Budidaya Ikan Palmas