4 Cara Dalam Memilih Bibit Ubi Jalar yang Baik dan Unggul

Posted on

4 Cara Dalam Memilih Bibit Ubi Jalar yang Baik dan Unggul

4 Cara Dalam Memilih Bibit Ubi Jalar yang Baik dan Unggul – Ubi jalar adalah salah satu tanaman yang banyak disukai masyarakat Indonesia. Ada tiga jenis ubi jalar (Ipomoea batatas L.) yang populer dibudidayakan di Indonesia, yaitu ubi jalar berwarna putih kecoklatan, merah dan ungu. Ketiga jenis ubi jalar tersebut memiliki keunggulan dengan produktivitas tinggi.

Budidaya ubi jalar di Indonesia akan mencapai produktivitas yang paling optimal apabila ubi jalar ditanam di dataran rendah hingga ketinggian sekitar 500 meter dari permukaan laut. Namun, tanaman ini masih bisa tumbuh dengan baik pada ketinggian di atas 1000 meter, hanya saja jangka waktu tanam hingga panen menjadi lebih panjang.

Penyiapan Bibit Ubi Jalar

Penyiapan bibit dalam budidaya ubi jalar dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara generatif dan vegetatif.

1. Pertama adalah perbanyakan melalui umbi.

Caranya yaitu pilih umbi berkualitas baik dan sehat, kemudian dibiarkan di tempat lembab dan teduh hingga keluar tunasnya.
Tunas yang sudah keluar dari umbi dipotong dan siap untuk dibesarkan. Untuk cara generatif jarang dilakukan dalam budidaya ubi jalar skala luas. Cara ini dipakai untuk memperbanyak bibit unggul dalam skala terbatas. Atau untuk mengembalikan sifat-sifat unggul sang induk.

Baca Juga :   5 Cara "Paling Mudah" Budidaya Madu Klanceng Bagi Pemula

2. Cara yang kedua adalah perbanyakan vegetatif dengan distek.

Calon indukan diambil dari tanaman yang berumur di atas dua bulan dengan ruas yang pendek-pendek. Caranya, potong batang tanaman kira-kira sepanjang 15-25 cm. Pada setiap potongan minimal terdapat dua ruas batang. Papas sebagian daun-daunnya untuk mengurangi penguapan. Ikat batang yang telah distek tersebut dan biarkan selama satu minggu di tempat yang teduh.
Perbanyakan dengan cara stek batang jika dilakukan secara terus menerus akan menurunkan kualitas tanaman. Sehingga dianjurkan perbanyakan dengan stek dilakukan hanya untuk 3-5 generasi penanaman.

4 Cara Dalam Memilih Bibit Ubi Jalar yang Baik dan Unggul

Berikut ini ada 4 cara memilih bibit ubi jalar yang baik yaitu sebagai berikut:

1. Usia panen optimal

Cara menentukan bibit ubi jalar yang baik yaitu dengan cara memilih umbi yang sudah memiliki usia panen optimal yaitu sekitar 3-8 bulan. Karena usia panen optimal biasanya akan disesuaikan dengan varietasnya. Ada berbagai jenis pupuk untuk mempercepat pertumbuhan akar dan membuat proses panen menjadi lebih cepat.
Pada umumnya masa panen ubi jalar sekitar antara 4-5 bulanan dan hal ini menjadi waktu yang sangat optimal untuk pemilihan bibit. Bibit dengan kualitas yang baik, biasanya akan menghasilkan kondisi buah ubi jalar yang sehat. Untuk membantu proses pertumbuhan ubi jalas ada berbagai jenis pupuk buatan yang menggunakan bahan kimia yang mungkin bisa digunakan.

2. Ukuran umbi yang akan dijadikan bibit

Ukuran umbi jalar yang akan dijadikan sebagai bibit sebaiknya memiliki ukuran sedang ataupun sekitar 200 gram per umbi. Janganlah menggunakan buah umbi yang terlalu besar ukurannya.
Salah satu tips menjadi petani sukses yang luar biasa di indonesia adalah dengan jeli memilih bibit tanaman dan ubi jalar menjadi salah satu tanaman yang laku dipasaran. Para petani ubi jalar bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari bertani ubi jalar karena ubi jalar ini selalu laku dipasaran, jadi tingkat resiko kerugiannya kecil.

Baca Juga :   Cara Budidaya dan Perawatan Ubi Jalar Hasil Yang Menguntungkan

3. Pilihlah bibit yang sehat

Saat menentukan bibit umbi jalar, sebaiknya pilihlah umbi dengan kondisi sehat dan memiliki pertumbuhan yang cepat. Salah satu cara agar petani indonesia lebih sejahtera adalah dengan penentuan bibit yang tepat dan perawatan tanaman yang dilakukan secara rutin.
Bibit ubi jalar yang sehat akan membuat kondisi tanaman yang tahan terhadap berbagai kondisi dan akan bisa bertahan dari berbagai serangan hama. Serangan hama menjadi musuh berat bagi para petani, karena bila tidak dimusnahkan dengan baik sangatlah merusak tanaman dan ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk pemusnahan hama.

4. Belilah bibit di tempat yang berlisensi

Membeli bibit ubi jalar di toko pertanian bisa menjadi salah satu solusi yang tepat untuk mendapatkan bibit tanaman terbaik dan biasanya bibit tanaman yang berasal dari toko, telah dikemas secara rapih serata higienis.
Hati-hati saat menggunakan pupuk kimia, karena ada berbagai alasan pupuk kimia dapat merusak tanah dan pupuk kimia juga bisa menimbulkan efek samping, jika penggunaannya tidak sesuai dengan aturan. Membeli bibit ubi jalar di tempat yang berlisensi menjadi cara yang tepat, karena dapat memperkecil tingkat penipuan yang mungkin saja terjadi dan pupuk bermerk biasanya telah melalui berbagai uji labolatorium.

Cara Menyemai Bibit

  • Pilihlah lahan yang subur dan gembur, kemudian buatlah bedengan-bedengan seperti biasa. Pilihlah umbi yang sehat, dimana yang memiliki bentuk bulat – normal dan berkualitas halus, kemudian potong umbi-umbi tersebut menjadi dua.
  • Sebelum potongan umbi tersebut ditanam, bedengan yang telah dibuat dibasahi dulu supaya lembab. setelah itu umbi-umbi dibenamkan. Setelah 20 hari sampai 30 hari akan tumbuh tunas tetapi hanya bagian yang atas saja. Pada umur ke 70 hari dapat diambil stek batangnya untuk ditanam.
  • Tunggak bekas potongan batang (batang dari umbi) dari persemaian, dan harus di jaga jangan sampai rusak apalagi sampai terkena penyakit. Sebab, nantinya akan tumbuh tunas lagi, dan tunas-tunas tersebut bisa kita tanam kembali. Kualiatas ubi yang baik yaitu hanya 1-3 kali tunas awal dan tunas-tunas selanjutnya jangan digunakan kaerena kualitasnya kurang baik.
Baca Juga :   4 Cara Mudah Menanam Hidroponik dengan Media Air yang Benar

Itulah 4 Cara Dalam Memilih Bibit Ubi Jalar yang Baik dan Unggul yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan selamat berkebun.

Baca juga:

Cara Merawat Kucing Hutan Bagi Pemula

Cara Stek Pohon Asam Jawa Untuk Bonsai