Panduan Teknis Lengkap Budidaya Cabe Hijau Keriting Baik Dan Benar

Posted on
Panduan Teknis Lengkap Budidaya Cabe Hijau Keriting Baik Dan Benar
5 (100%) 1 vote[s]

Panduan Teknis Lengkap Budidaya Cabe Hijau Keriting Baik Dan Benar

Panduan Teknis Lengkap Budidaya Cabe Hijau Keriting Baik Dan Benar – Cabe Hijau Keriting pada dasarnya merupakan jenis dari golongan cabe merah keriting yang panen dini saat cabe masih berwarna hijau. Panen cabe terlalu dini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah kondisi cuaca buruk di lokasi budidaya cabe merah keriting,lokasi pengiriman barang yang terlalu jauh dan kenaikan harga cabe dipasaran.

Cabe jenis ini memiliki permukaan kulit buah tipis,tidak mulus melainkan bergelombang atau keriting dengan bentuk buah yang panjang serta berdiameter lebih kecil dibandingkan buah cabai besar. Cabe secara umum adalah jenis sayuran semusim sub sektor Hortikultura tergolong dalam kerabat dekat (famil) dari terong-terongan berasal Benua Amerika.

Panduan Teknis Lengkap Budidaya Cabe Hijau Keriting Baik Dan Benar

Buah cabe mengandung nutrisi dan senyawa baik untuk kesehatan seperti: kapsaisin, dihidrokapsaisin, vitamin (A, C), karoten, kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, clanlutein dan beberapa mineral seperti; zat besi, kalium, kalsium, fosfor, dan niasin. Bermanfaat untuk memperlancar sekresi asam lambung, mencegah infeksi sistem pencernaan, mengurangi pegal-pegal, sakit gigi dan gatal-gatal.

Budidaya Cabe Hijau Keriting

Kesesuaian Tumbuh

Untuk tumbuh dengan optimal tanaman cabe hijau keriting mengingikan tanah yang gembur,subur dan mengandung bahan organik di ketinggian dibawah 1400 m dpl serta curah hujan 800-2000 mm/tahun. Penyinaran matahari secara penuh dengan suhu ideal sekitar 24-280 °Celcius Serta dejarat keasamaan (pH) sekitar 6-7.

Baca Juga :   5 Tahapan Mudah Perbanyakan Tanaman Durian (Durio zibethinus)Lengkap

Pengadaan Benih Cabe

Faktor keberhasilan dalam budidaya cabe hijau keriting dipengaruhi oleh kualitas benih itu sendiri. Perbanyakan dapat dilakukan dengan cara generatif (benih) yang dapat dibuat sendiri atau membeli langsung benih yang telah siap tanam.

Terdapat jenis varietas cabe unggul yang dapat kita temui, keberadaan disetiap distributor benih di kios-kios pertanian,apabila perbanyakan cabe membuat sendiri dianjurkan untuk memilih indukan sehat,produktifitas tinggi dan resisten terhadap hama dan penyakit.

Pengolahan Lahan

Dapat dilakukan dengan secara manual (cangkul) atau mesin (pembajakan) lahan  dicangkul pada kedalaman ± 30 cm. Untuk Lahan tegalan,pengolahan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak sedalam 30-40 cm sampai gembur,ratakan dan bersihkan, kemudian membuat bedengan lebar 1-1,2 meter, tinggi 30 cm dan jarak antar bedengan sekitar 30-50 cm,dengan jarak lubang tanam 50 x 70 cm.

Sedangkan jenis lahan sawah cukup dengan mencangkul atau dibajak dilanjutkan dengan membuat sejumlah bedengan lebar 1,5 m dan untuk setiap jarak bedengan sekitar 50 cm dengan lebar 50cm dengan jarak lubang tanam 50 x 40 cm.

Penanaman

Cabe hijau keritng dimulai dengan mempersiapkan bibit cabe berumur ± 3 minggu (21-24 hari) dari bedengan persemaian ke lokasi penanaman. Waktu tanam cabe idealnyasaat memasuki awal musim penghujan kondisi cerah dipagi hari, dengan cara memasukkan bibit pada tiap lubang tanam yang telah dibuat dan telah terlepas dari polibeg,selanjutnya lakukan penyiraman secukupnya agar kelembabannya tetap terjaga.

Pemeliharaan Tanaman

Dimulai dengan kegiatan Penyiraman,hal ini tanaman cabe tidak tahan terhadap kekeringan jenuh dan kondisi lahan tergenang, oleh karena itu penentuan waktu musim tanam bisa menjadi kunci faktor keberhasilan dalam budidaya.

Kebutuhan jumlah air pada massa pertumbuhan vegetatif  berkisar 250 ml dan mengalami peningkatan setiap 2 harinya mejadi 450 ml pada masa pembungaan dan pembuahan. Kegiatan penyiraman dapat dilakukan dengan alat berupa gembor setiap 2 minggu sekali.

Baca Juga :   Inilah Caranya: Menanam Sendiri, Cabe Rawit Di Polybag Berbuah Lebat

Kegiatan Penyulaman bibit cabe bertujuan menganti bibit cabe mati dilokasi budidaya dengan tanaman bibit cabe baru yang sehat. Penyulaman baiknya dilakukan pada pagi atau sore hari yang dilakukan pada minggu 1-2 apabila telah diketahui kondisi tanaman.

Kegiatan Pemasangan Ajir, tanaman cabe membutuhkan serta memerlukan sejumlah ajir atau tongkat kayu yang berfungsi sebagai penopang supaya tanaman cabe dapat berdiri tegak. Tahapan pemansangan ajir dengan menamcapkan ajir pada jarak minimal 4cm dari pangkal batang pada hari ke 7 setelah tanam dilakukan.

Pemangkasan

Berfungsi mengoptimalkan pertumbuhan cabang agar dapat berproduksi secara optimal dengan memotong tunas yang tumbuh diketiak daun, tunas bunga pertama atau bunga kedua yang dilakukan sekitar 17-21 HST di dataran rendah atau sedang, 25-30 HST di dataran tinggi dan daun-daun yang telah tua kira-kira 75 HST.

Pemupukan

Pemupukan diberikan 10-14 hari sekali yaitu jenis pupuk daun yang sesuai misalnya Complesal special tonic sedangkan,untuk bunga dan buah dapat diberikan pupuk kemiral red pada umur 35 HST. Pemupukan dapat juga melalui akar dengan mencampurkan pupuk Urea, TSP, KCL dengan perbandingan 1:1:1 dengan dosis 10 gr/tanaman yang dilakukan dengan cara ditugal diantara dua tanaman dalam satu baris. Pemupukancara ini dilaksanakan pada umur 50-65 HST dan pada umur 90-115 HST.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Faktor penghambat dalam peningkatan produksi cabe adalah adanya serangan hama dan penyakit yang fatal. Terdapat jenis hama dan penyakit yang kerap menyerang tanaman cabe anatara lain; Ulat Grayak (Spodoptera litura), Kutu Daun (Myzus persicae Sulz), Lalat Buah (Bactrocera dorsalis), Trips (Thrips sp), Bercak Daun (Cercospora capsici heald et walf), Antraknosa, Layu Bakteri (Pseudomonas solanacearum (E.F) Sm), Layu Fusarium (Fusarium oxysporium F. sp. Capsici schlecht), Rebah Semai (Phytium debarianum Hesse dan Rhizoctonia soloni Kuhu)

Baca Juga :   5 Faktor ‘Succes’ Menanam Alpukat Di Pekarangan Rumah Cepat Berbuah

Panen

Waktu panen baiknya dilakukan pada pagi hari hal ini karena,bobot buah dalam keadaan optimal akibat penimbunan zat pada malam hari dan belum terjadi penguapan. Pemanenan dengan cara memetik buah beserta tangkainya yang bertujuan agar cabe dapat disimpan lebih lama. Cabe dipanen saat umur 75 – 85 hst ,ditandai dengan buahnya yang padat dan warna hijau (panen dini) dipanen setiap 2 – 5 hari sekali tergantung dari luas penanaman dan kondisi pasar.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Panduan Teknis Lengkap Budidaya Cabe Hijau Keriting Baik Dan Benar dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa di postingan berikutnya. 

Baca Juga: