9 Cara “Sukses” Budidaya Kambing Biri-Biri Untuk Pemula

Posted on

Cara Berternak Kambing Biri-Biri Dengan Mudah Untuk Pemula

Budidaya kambing biri-biri secara mudah – budidaya kambing biri biri ini mungkin masih kedengaran asing pada telinganya kalian. Sudah pasti tak mudah kan sobat guna membudidayakan kambing biri biri. Berikut ini sejumlah tahapan mengenai Budidaya kambing biri-biri secara mudah.

Cara Berternak Kambing Biri-Biri Dengan Mudah Untuk Pemula

1. Persiapan sarana dan peralatan

Kandang untuk jenis kambin ini haruslah kuat. Supaya kandang kalian dapat digunakan guna waktu yang lebih lama. Selain itu, ukuran dari kandang pun harus disesuaikan dengan jumlah ternak. Pastikan pula supaya kandang pasti bersih serta memperoleh sinar matahari yang lumayan. Jangan lupa pula untuk memperhatikan ventilasi kandang. Untuk bahan atap kandang perlu dari bahan ringan dan memiliki daya di setiap serap panas yang baik. Salah stay bahan ini ialah rumbia.

Selain itu, kalian pun perlu membuat sejumlah kadang yang sesuai tahapan pertumbuhan kambing biri biri. Berikut kandang yang perlu kalian siapkan bila ingin membudidayakan kambing biri :

  • Kandang utama, yakni tempat penggemukan kambing biri-biri. Satu ekor domba kadang memerlukan luas setidaknya 1×1 m.
  • Kandang untuk induk dan anaknya, kalian pun perlu membuat kandang khusus induk yang sedang menyusui. Kadang proses tersebut mempunyai proses kurang lebih 3 bulan. Seeokor induk kambing ini memerlukan area seluas 0,75 x 1m
  • Kemudian kandang pejantan, nah kandang khusus ini dipakai menjadi pemacak dan membutuhkan area dengan luas 2x 1,5 m/ pemacak. Kalian perlu menyiapkan tempat makan dan minuman serta tempat kotoran maupun kompos di dalam kandangnya.
Baca Juga :   Cara Budidaya Keong Mas Prospek Yang Menjanjikan

2. Persiapan bibit

Nah, yang paling penting ialah tahapan persiapan bibit kambing biri unggul. Kambing ini perlu sehat dan tak terserang hama maupun penyakit. Bibit unggul perlu dari kambing persentasi kelahiran dan kesuburannya tinggi. Ini juga perlu kecepatan tumbuhnya dan persentase karkas baik. Jadi keberhasila budidaya ternak ini tidak bisa dipisahkan. Beirkut sejumlah sifatnya yang perlu dimiliki :

  • Calon induk umuranya harus 1,5-2 tahun. Tidak boleh cacat dan bentuk perut normal. Kalian pilih telinga kecil sampai sedang mempunyai bulu halus dan mempunyai nafsu kawin tinggi dan ekornya normal.
  • Calon pejantan perlu umur 1,5-2 tahun. Mempunyai tubuh sehat tanpa cacat.

3. Reproduksi dan perkawinan

Hal yang harus diketahui pula sebagai peternak kambing biri-biri yakni mengatur perkawinan secara terencana dan tepat waktu. Ketika kambing biri masuk masa birahi maka pertanda bila kambing sudah siap masuk reprodyksi. Fase tersebut kadang waktu kambing diusia 6-8 bulan.
Ketika domba jantan dan betina siap berkwin. Kadang mereka mencapai umur 10-12 bulan. Perkawinan kadang berhasil bila domba betina dalam keadaan birahi.

4. Proses kelahiran

Lama kehamilan kambing sekitar 150 hari/ 5 bulan. Menjelang proses melahirkan, maka kalian harus membersihkan kandang dan memberikan alas kering pada kandang. Bahan buat alas bisa karung goni atau jerami kering.

Kalian pun harus menyiapkan sebuah obat jodium kadang dioleskan pada tali pusar bekas dipoyong. Selain itu perhatikan perubahan pada fisik dan perilaku kambing proses melahirkan.
Proses kelahiran ini kadang memerlukan waktu sekitar 15-30 menit. Sesudah 45 menit ketuban pecah maka anak kambing belum lahir. Hal ini pertanda membutuhkan bantuan. Anak kambi baru lahir perlu dibersihkan memakai kain kering. Jadi dapat bernafas secara normal.

Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Cacing Tanah Lumbricus Rubellus

5. Sanitasi dan tindakan normal

Sanitasi lingkungan harus dijalankan dengan membersihkan kandang dan peralatan bersih terhadap sarang serangga dan hama. Pastikan pula membersihkan tempat pakan dan tempat minum. Lakukan pembersihan rumput liar di sekeliling kandang.

6. Pengontrolan penyakit

Kambing ini terserang penyakit perlu segera diobati. Nah disinilah kalian harus menyuntikkan sebuah vaksinasi pada kambing biri sehat.

7. Perawatan ternak

Induk yang hamil perlu diberikan makanan secara teratur. Pastikan bila dilapangan dan dipisahkan terhadap kambing biri yang lain. Induk kambing baru melahirkan perlu diberikan minum dan makanan hijau, kalian pun harus mencampurkan bersama vitamin. Jangan lpa memandikan induknya dari kambing tersebut.
Anak kambing yang masih baru dilahirkan perly dibersihkan makanan yang sudah terseleksi. Kambing yang sudah disapih benar ini perlu perhatian khusus. Berikanlah pakan yang berkualitas, lal pastikan makanan wujudnya bubur beratnya 0,20 kg selama satu kali sehari.

Anak kambing baru lahir perlu makanan terseleksi dan dibersihkan tubuhnya. Untuk perawatan ternak dewasa banyak sekali. Caranya hanya disikan dan disabuni. Mandikanlah di pagi hari kemudian jemurlah pada sinar matahari.

8. Lakukan pencukuran rambut

Lakukan pencukuran tersebut memakai alat cukur. Ini dilakukan selama 6 bulan sekali. Jangan lupa pula menyiapkan bulu setebal 0,5 cm. pencukuran sendiri dapat dimulai pada bagian perut mengarah kedepan.

9. Pembenahan pakan

Jangan lupa guna memerhatikan asupan dairi gizi di dalam makanan kambing iiri. Kalian pun harus memerhatikan karbohidrat, vitamin, lemak, protei, mineral dan air yang cukup. Bahan pakan kambing bir ini ada 3 kelompok, diantaranya :

  • Rumput-rumputan, misalnya rumput gajah, benggala, alam dll.
  • Pakan daun kacangan, misalnya daun gamal, lamtoro, dan daun kacang tanah
  • Kalian pun dapat memberikan kambing dengan limbah pertanian, misalnya daun nangka, daun waru dan daun dadap dll.
Baca Juga :   3 Cara Budidaya Tiram Mutiara Untuk Pemula "Menguntungkan"

Demikianlah pembahasan terkait Budidaya kambing biri-biri secara mudah. Jadi, kambing biri-biri ini bila diternak susah-susah gampang ya sobat. Namun masih jarang yang membudidayakan jenis hewan satu iini. Semoga dengan sejumlah cara ini bisa membantu kalian di dalam mengembangbiakkan kambing biri biri. Terima kasih.

Baca juga: