11 Cara Membasmi Hama Ngengat Secara Alami “Paling Efektif”

Posted on
11 Cara Membasmi Hama Ngengat Secara Alami “Paling Efektif”
5 (100%) 1 vote[s]

11 Cara Membasmi Hama Ngengat Secara Alami “Paling Efektif”

11 Cara Membasmi Hama Ngengat Secara Alami – Ngengat merupakan salah satu serangga yang berhubungan dekat dengan kupu-kupu. Namun berbeda halnya seperti kupu-kupu pada umumnya, ngengat ini merupakan salah satu hama yang dapat merugikan hasil panen dan telah menjadi momok di kalangan para petani. Para petani sudah sejak lama berusaha membasmi hama yang satu ini. Kehadiran ngengat ini tidak hanya mengganggu proses pertumbuhan tanaman namun, serangannya sering menyebabkan petani mengalami gagal panen.

11 Cara Membasmi Hama Ngengat Secara Alami

Hama ngengat dapat merusak tanaman padi mulai dari fase penyamaian sampaai dengan menjelang panen. Secara fisik, ngenat dapat dibedakan menjadi 4 macam, yaitu ngengat kuning, ngengat putih, ngengat bergaris dan ngengat merah jambu. Meskipun ciri fisiknya berbeda akan tetapi, keempat jenis ngengat ini sama-sama dapat merugikan dan berbahaya bagi tanaman.

Fase Hidup dan Gejala Serangan Hama Ngengat

Ngengat memiliki fase hidup yang lengkap sama seperti kupu-kupu, mulai dari fase telur – larva – pupa – ngengat. Pada umumnya dalam fase larva lah ngengat sering dikenal sebagai hama, hal ini dikarenakan dalam fase ini larva akan bergerak dan mulai memakan sari pati tumbuhan. Berikut ini tanda-tanda ketika tanaman terserang hama ngengat.

  1. Awal mulanya telur ngengat akan diletakkan di balik daun dan berbentuk menyerupai gundukkan kecil berwarna putih dengan diselimuti bulu halus. Kemudian telur akan menetas sekitar 7 hari kedepannya.
  2. Setelah menetas, larva akan mengerek tanaman dari satu anakan ke anakan yang lain.
  3. Pada saat larva mulai menyerang akar, maka akan menyebabkan tanaman menjadi kerdil atau bahkan tanaman akan mati.
  4. Sedangkan ketika larva berhasil masuk ke dalam batang tanaman, maka larva akan menghancurkan pembuluh batang yang mengakibatkan batang mudah putus pada saat dijabut.
    Dalam sekali bertelur ngengat dapat mengeluarkan telur sebanyak kurang lebih 150 telur. Sebagai gambarannya apabila satu larva ngengat dapat memakan 6 tanaman, maka satu ekor ngengat dapat merusak ratusan tanaman.
Baca Juga :   15 Cara "Ampuh" Mengatasi Hama Pada Tanaman Secara Alami

11 Cara Membasmi Hama Ngengat Secara Alami

Untuk itu berikut ini 11 Cara Membasmi Hama Ngengat Secara Alami.

1. Menanam tanaman secara serentak

Ketika menanam tanaman secara serentak pada satu lahan, dengan jarak maksimal waktu penanaman yaitu selang 2 minggu diharapkan waktu panen dapat bersamaan. Sehingga pembersihan lahan dapat dilakukan secara serentak yang mana mengakibatkan makanan hama ngengatpun habis dan lambat laun populasi hama ini akan berkurang.

2. Menanam tanaman yang tahan terhadap hama ngengat

Apabila anda memliki lahan yang sangat rentan terhadap serangan hama ngengat, maka solusi utamanya yaitu dengan menanam tanaman yang dapat bertahan dari serangan hama ngengat tersebut.

3. Melakukan rotasi tanaman

Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman pada suatu lahan, dapat memupuskan kembangbiak hama ngengat.

4. Melakukann pengelompokkan persemaian

Cara ini dilakukan dengan tujuan untuk mengumpulkan telur hama ngengat sebelum menjadi larva dan kemudian melakukan penghancuran secara merata.

5. Pengaturaan waktu tanaman

Pengaturan waktu tanaman dapat dilakukan berdasarkan waktu penerbangan ngengat dan populasi larva pada suatu lahan pertanian.

6. Pengendalian secara fisik

Langkah pengendalian secara fisik dapat dilakukan ketika masa panen. Sabitlah tanaman hingga pangkalnya sampai mendektai permukaan tanah. Hal inilah yang bertujuan untuk menghilangkan bagian tanaman yang kemungkinan dapat menjadi tempat peletakkan telur ngengat. Anda dapat melengkapi teknik tersebut dengan merendam lahan pertanian sedalam 10 cm agarsisa tanaman dapat membusuk sehingga larva ngengat dapat ikut mati.

7. Menggunakan light trap

Light trap atau lampu jebakan digunakan pada saat lahan pertanian mendapatkan ancaman serangan hama ngengat yang berasal dari luar area pertanian atau menghindari ngengat yang bermigrasi.

8. Eradikasi atau sanitasi

Metode ini dilakukan untuk melenyapkan tanaman yang telah terindikasi terserang hama ngengat baik dalam fase telur, larva atau pupa. Hal ini bertujuan agar tanaman lainnya yang berada dalam satu lahan tidak tertular.

Baca Juga :   5 Cara "Ampuh" Mengatasi Hama Wereng Dengan Tuntas

9. Pengendalian secara hayati

Metode ini dimaksudkan yakni dengan memakai bahan alami atau musush alami dari hama ngengat. Anda dapat memakai predator, parasitoid, atau pathogen. Metode ini dilakukan untuk menghindari pemakaian insektisida yang umumnya diterapkan pada lahan pertanian organik.

10. Mengamati populsi ngengat

Metode ini dapat disebut sebagai tindakan preventif atau pencegahan. Caranya dengan melakukan pengamatan populasi ngengat pada lahan pertanian anda secara rutin. Apabila semakin bertambah, maka kemungkinan besar terdapat telur atau larva yang telah menyerang lahan pertanian anda.

11. Pengendalian secara kimiawi.

Langkah yang terakhir inilah diharpkan dapat dijadikan alternative dalam 11 Cara Membasmi Hama Ngengat Secara Alami apabila cara-cara tersebut diatas sudah tidak mampu lagi membendung serangan hama ngengat. Namun, sebelum memakai insektisida anda perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  • Gunakan insektisida butiran dengan takaran 12 kg/ 1000 m2, ketika anda telah menjumpai telur ngengat.
  • Pada saat tanaman menginjak fase vegetative dan pada lahan pertanian telah ditemukan sekelompok telur ngengat/ m2, atau intensitas serangan mencapai 5 % maka penggunaan insektisida dapat dilakukan.
  • Terdapat jenis insektisida yang biasa digunakan untuk membasmi hama ngengat tersebut, yaitu prevathon, furadon, fipros, aragon, demolish, dan taruna.

Nah, demikian pembahasan mengenai 11 Cara Membasmi Hama Ngengat Secara Alami. Semoga uraian tersebut dapat bermanfaat dan memberikan informasi sehingga anda yang membutuhkan wawasan ini dapat memberantas hama ngengat dengan lebih efisien. Selain itu, dapat juga diterapkan ketika tanaman anda terserang hama lainnya.

Baca juga: