5 Cara Budidaya Palawija yang Tepat dan Berkualitas Beserta Jenisnya Lengkap

Posted on

Budidaya Palawija yang Tepat dan Berkualitas

Budidaya Palawija yang Tepat dan Berkualitas – Palawiya merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan hampir semua masyarakat Indonesia bermatapencaharian sebagai petani. Sehingga istilah palawija sudah umum dikalangan mereka. Apabila diartikan secara umum palawija merupakan tanaman yang ditanam untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduk selain daripada padi sebagai komoditas utamanya.

Tanaman palawija telah banyak ditanam di Indonesia dan telah menjadi sentra kebutuhan pokok masyarakat setiap harinya. Maka tidak heran apabila saat ini telah banyak masyarakat yang membudidayakan tanaman palawija tersebut. Hal ini dikarenakan tidak sedikit jenis dari tanaman palawija yang memiliki nilai komerial tinggi. Untuk itu berikut ini beberapa uraian mengenai Budidaya Palawija yang Tepat dan Berkualitas.

1. Kacang Tanah

Kacang tanah merupakan jenis tanaman yang berasal dari Negara Brazil. Tanaman ini pertamakali dipernekalkan di Indonesia pda tahun 1421-1457 oleh bangsa Spanyol. Saat ini kacang tanah dapat anda jumpai hampir diseluruh wilayah Indonesia. Dalam kesehariannya kacang tanah banyak dikonsumsi dalam berbagai jenis menu, seperti kacang atom, kacang telur, kacang goreng, rebus, atau dalam bentuk bumbu sate serta berbagai toping kue.

Tidak hanya sebagai makanan pokok, ternyata kacang tanah juga dapat digunakan sebagai pakan ternak serta penghasil minyak nabati. Tahapan untuk budidaya kacang tanah yang perlu anda tahu, yaitu sebagai berikut.

  • Memilih benih yang berkualitas. Pemilihan benih yang berkualitas dan unggul dapat berdampak pada hasil produksi nantinya ketika panen. Selain itu, benih tersebut akan lebih tahan terhadap penyakit.
  • Mengolah lahan atau tanah. Persiapan ini diantaranya dengan mencangkul tanah agar lebih gembur dan membuat gundukan atau bedengan untuk drainase air.
  • Tanamlah benih kacang tanah dengan jarak 30×15 cm.
  • Perlu dilakukannya penyulaman mengganti benih yang tidak berhasil tumbuh.
  • Melakukan penyiangan dengan mencabut rumput yang tumbuh disekitar tanaman.
  • Pengendalian hama serta penyakit dengan cara mengamati pertumbuhan kacang tanah, apakah terdapat penyakit yang telah menyerang atau tidak.
  • Lakukan pemanenan tepat waktu, yaitu sekitar 70-95 hari setelah tanam.
Baca Juga :   Cara Sukses Menanam Cengkeh Agar Cepat Berbuah

2. Kedelai

Kedelai merupakan tanaman palawija yang kaya akann protein. Banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan seperti, tempe, tahu, kecap, susu, hingga akan ternak. Berikut Budidaya Palawija yang Tepat dan Berkualitas agar memiliki hasil yang bagus.

  • Memilih benih dengan kualitas baik, pemilihan dengan kualitas baik akan tahan terhadap serangan penyakit.
  • Pengolahan tanah yang cocok merupakan tanah yang gembur dengan pH 6-6.8 serta memiliki drainase baik.
  • Lakukan penanaman benih kedelai pada saat kondisi tanah agak lembab namun tidak terlalu basah.
  • Lakukan pemeliharaan dengan memberinya pupuk, menyiangi tanaman dan mengendalikan hama serta penyakit.
  • Panen kedelai dapat dilakukan ketika beberapa daun dari tanaman kedelai telah mulai menguning.

3. Kacang Hijau

Kacang hijau memiliki nilai jual yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kacang tanah dan kedelai. Kacang hijau juga sebagai bahan konsumsi serta pakan ternak. Berikut cara budidaya kacang hijau agar kualitasnya terjamin.

  • Pilih benih yang memiliki varietas unggul agar hasil yang didapatkan nantinya banyak.
  • Pengolahan tanah dengan pH 5.8-6.5 agar dapat tumbuh dengan baik. Jangan lupa untuk membuat saluran drainase pada setiap jarak 5-6 cm.
  • Tanam benih dengan jarang 40×15 cm agar tidak terlalu dekat dengan jumlah benih perlubang tanam sekitar 2 butir.
  • Pemeliharaan tanaman dengan cara melakukan penyulaman jika benih ada yang tidak tumbuh. Selain itu, lakukan penyiangan terhadap gulma, dan kendalikan hama serta penyakit tanaman yang menyerang.
  • Kacang hijau dapat dipanen setelah berumur 58-65 hari setelah masa tanam. Polong yang telah benar-benar matang berwarna coklat atau hitam.

4. Jagung

Di Negara Indonesia, jagung termasuk dalam makanan pokok setelah padi. Selain sebagai bahan pangan jagung juga diguankan sebagai pakan ternak serta sebagai bahan baku industry. Cara budidaya jagung data anda ketahui sebagai berikut.

  • Pemilihan benih dan varietas yang unggul.
  • Pengolahan tanah agar jagung dapat tumbuh dengan baik, jika tanah memiliki pH 5.6-7.2 dan menggemburkan tanah sangat penting agar jagung dapat tumbuh dengan baik.
  • Lahan untuk menanam jagung sebaiknya lahan yang terbuka dan mendapatkan sinar matahari secara langsung. Penanaman jagung kondisi tanah harus lembab dan masukkan benih sekitar 2 butir pada lubang tanam.
  • Amati pertumbuhan benih yang mulai tumbuh, jika ada benih yang tidak tumbuh segera lakukan penyulaman. Tidak hanya penyulaman yang perlu dilakukan, namun juga pemupukan, penyiraman/pengairan, penyiangan serta pengendalian hama penyakit.
  • Tanaman jagung dapat dipanen disesuaikan dengan kebutuhan, apakah ditunggu masih kering atau masih muda.
Baca Juga :   11 Cara Mudah Menanam Bonsai Untuk Pemula

5. Singkong Atau Ketela Pohon

Singkong merupakan salah satu jenis tanaman palawija yang penanamannya cukup mudah. Hal ini karena di tanah tanduspun tanaman singkong dapat tumbuh. Singkong dapat dimanfaatkan sebagai makanan pokok, bahan caampuran kue ataupun sebagai makanan camilan. Cara budidaya singkong yang mudah dilakukan yaitus ebagai berikut.

  • Pilihlah bibit singong dengan cara memilih batang bagian bawah yang akan di stek. Tanaman memiliki umur 7 bulan telah dapat digunakan sebagai bibit.
  • Singkong membutuhkan tanah yang gembur, maka beri pupuk organic pada awal penanaman.
  • Tanah stek singkong dengan jarak 100 x 40 cm. dengan cara ditancapkan dengan kedalaman 10 cm dengan posisi agak tegak.
  • Selalu amati pertumbuhan tunas dari tanaman singkong, jika terlalu banyak daun maka anda dapat membuangnya agar tidak menganggu pertumbuhan umbi.
  • Lakukan pemanenan singkong sesuai dengan kebutuhan, jika tidak terlalu dibutuhkan anda tetap dapat membiarkannya tumbuh di lahan tersebut.

Nah, itulah beberapa cara Budidaya Palawija yang Tepat dan Berkualitas yang perlu kita ketahui. Hal ini dikarenakan palawija memiliki nilai komersial yang cukup tinggi dan memiliki banyak manfaat. Semoga uraian tersebut dapat memberikan manfaat.

Baca juga:

Cara Memilih Bibit Kacang Hijau yang Baik dan Unggul

5 Jenis Pupuk Untuk Tanaman Lada Dan Penjelasannya