8 Cara Beternak Blackthroat Dengan Kenari dan Cirinya

Posted on

Cara Beternak Blackthroat Dengan Kenari

Cara Beternak Blackthroat Dengan Kenari – terdapat beberapa jenis burung kenari dapat kita pelihara. Salah satunya ialah kenari jenis blackthroat yang memang banyak peminatnya. Karakter yang dimiliki oleh kenari biasa dengan kenari blackthroat adalah memiliki sifat poligami. Sehingga bisa kawin dengan beberapa betina. Oleh karena sifatnya yang bisa disilangkan dengan beberapa jenis kenari, maka hal ini dijadikan bahan percobaan para peternak untuk mendapatkan warna dan suara yang beraneka jenis.

8 Cara Beternak Blackthroat Dengan Kenari dan Cirinya

Untuk anda yang tertarik dengan budidaya blackthroat dengan kenari atau black-ken ini, berikut akan kami berikan panduan sekaligus Cara Beternak Blackthroat Dengan Kenari yang bisa anda praktekkan di rumah :

1. Siapkan Perlengkapan Berkembang Biak

Hal pertama perlu di persiapkan ialah ukuran kandang burung blackthroat dengan kenari yang cukup supaya dapat berkembang biak dengan baik. Sarang untuk bertelur dan bahan sarang yang akan digunakan betina. Selain itu juga dibutuhkan lampu untuk penerangan kandang, karena burung ini membutuhkan cahaya kira-kira tidak sampai 14 jam per hari.

Kandang ini dilengkapi dengan pemisah pada bagian tengah yang bisa dilepas ketika sudah siap dikembangbiakkan. Sementara sarang pengembangbiakkannya sudah banyak dijual ditoko hewan peliharaan khusus. Tapi perlu menyiapkan bahan sarang agar dapat dipakai oleh induk Guna menambahkan sarang jadi tadi.

Baca Juga :   Cara Burung Gereja Cepat Gacor

2. Perhatikan Tanda Siap Berkembang Biak

Secara umum, dalam beternak blackthroat dengan kenari bisa berkembang biak pada suhu 21 derajat celcius dan cahaya tersedia sekitar 14 jam. Kondisi tersebut bisa dilakukan di dalam ruangan untuk meningkatkan perkembangbiakkan. Tempatkan juga kandang secara berdampingan atau dalam kandang kembang biak khusus yang dilengkapi pemisah pada bagian tengah. Hal ini akan membuat kedua induk terbiasa antara satu dengan yang lain sampai akhirnya memperlihatkan tanda siap berkembang biak.

3. Perhatikan Ciri Indukan

Ciri ciri dari calon indukan juga harus diperhatikan dengan baik agar nantinya bisa menghasilkan anakan yang berkualitas baik dari warna ataupun suara. Berikut ini merupakan ciri-ciri blackthroat yang baik untuk dijadikan indukan diantaranya yaitu:

  • Sudah berumur dewasa sekitar 6 hingga 8 bulan dimana untuk keadaan matang seksual terjadi pada umur 1 tahun.
  • Memiliki sorot mata yang tajam.
  • Sehat dalam arti tidak sedang sakit dan tidak terdapat cacat.
  • Memiliki gerakan yang lincah
  • Postur tubuh terlihat tegap
  • Mempunyai paru yang panjang, tipis dan imbang.

4. Memastikan Kondisi Birahi

Tantangan dalam berternak blackthroat dan kenari ialah proses penjodohan antara kedua indukan karena dari spesies yang tidak sama.

Berikut ini adalah berapa cara untuk membuat kedua jenis burung ini birahi diantaranya adalah:

  • Rangsang birahi kenari betina lebih dulu dengan menggunakan kenari jantan dan prosesnya sama seperti menjodohkan dengan burung lain yakni menempelkan kedua sangkar.
  • Lakukan hal yang serupa dengan induk blackthroat caranya dengan mendekatkan balckthroat jantan dan sangkar blackthroat betina guna memancing birahi antara keduanya.
  • Pantau proses penempelan kedua sangkar ini dan umumnya dalam waktu 3 hingga 7 hari sudah terlihat saling berdekatan.
  • Jika betina sudah terlihat mendekati jantan, maka segera masukkan dalam sangkar yang sama untuk proses kawin.
Baca Juga :   Teknik Budidaya Kerang Darah

5. Berikan Pakan Tepat

Pakan untuk blackthroat dan kenari ini harus diberikan pakan yang mengandung vitamin, makanan bertekstur lembut dan juga kalsium tambahan untuk beberapa minggu sebelum berkembang biak.
Cangkang keras dari cumi cumi atau butiran granit juga disarankan untuk diberikan sebagai tambahan kalsium agar telur yang dihasilkan sehat. Selain memberikan milet, beberapa campuran lain juga harus diberikan seperti biji sawi, jewawut, biji lobak, biji kenari, niger seed, buah buahan seperti apel dan sayuran seperti sawi putih, gambas dan selada air serta kroto, telur puyuh yang sudah direbus atau juga bisa kuning telur ayam.

6. Pengaturan Cahaya

Trik tambahan seperti pengaturan cahaya juga penting dilakukan untuk menghasilkan hasil ternak yang berkualitas. Burung Kenari membutuhkan cahaya kurang lebih sekitar 10 hingga 12 jam per hari. Sementara bagi blackthroat memerlukan pencahayaan lebih lama antara 14 sampai 16 jam satu harinya. Dengan begitu, perlu pemberian pencahayaan yang lebih baik.

7. Perhatikan Telur Dalam Sarang

Perkawinan antara burung blackthroat dengan burung kenari, pada umumnya akan menghasilkan telur antara 2 hingga 6 butir. Dimana burung tersebut akan bertelur 1 butir setiap hari di pagi hari. Sehingga membutuhkan waktu sekitar 14 hari untuk menetas yang bisa dilakukan alami tanpa bantuan. Biarkan anak burung tersebut bersama induk sampai mulai bisa makan sendiri sekitar 3 minggu.
Jika terlihat sudah mulai bisa makan sendiri dan bulu di area sayap sudah cukup berkembang, maka bisa dipindahkan pada kandang sendiri.

8. Ganti Air dan Bersihkan Kandang

Pastikan indukan selalu mendapat air bersih dan kosongkan serta cuci wadah minum dengan air hangat dan sabun lalu keringkan memakai handuk dan isi dengan air bersih setiap hari.
Selain itu, bersihkan juga sangkar 1 kali seminggu serta keluarkan alas kandang beserta burung sebelum membersihkan sangkar dengan air panas dan sabun. Bersihkan juga wadah pakan serta minum dan juga tempat burung hinggap. Tunggu semua hingga kering sebelum diletakkan kembali dalam sangkar. Namun untuk alas sangkar harus dibersihkan setiap hari.

Baca Juga :   3 Panduan Lengkap Cara Penyulingan Sereh Wangi

Oleh karena cara beternak blackthroat dengan kenari berbeda dengan cara ternak kenari biasa, maka ada beberapa trik khusus yang harus dilakukan tidak hanya karena perbedaan kebutuhan cahaya, nam un berbagai perbedaan lain dari kedua jenis burung ini yang harus diperhatikan untuk menghasilkan keturunan berkualitas.

Baca juga: