15 Cara “Paling Mudah” Menanam Ciplukan Dan Cara Merawatnya

Posted on

Cara Menanam Ciplukan Dan Cara Perawatannya Lengkap

Cara Menanam Ciplukan Dan Cara Perawatannya – Tahukah anda apa itu ciplukan? Ya cipluka merupakan salah satu nama tanaman yang tumbuh liar dipekaran rumah atau ladang. Saat ini ciplukan telah populer dikalangan masyarakat dikarenakan telah diketahui bahwa ciplukan mempunyai kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan. beberapa manfaat dari buah ciplukan tersebut yaitu untuk mengobati kencing manis, paru-paru basah, radang tenggorokan, mencegah getah bening, gangguan epilepsy dan lain sebagainya.

15 Cara "Paling Mudah" Menanam Ciplukan Dan Cara Merawatnya

Mulanya tanaman yang satu ini hanya dianggap sebagai tanaman liar, namun kini banyak diguakan sebagai tanaman obat yang mempunyai nilai ekonomis. Hal tersebut menjadi alasan bagi banyak orang untuk berusaha membudidayakan ciplukan. Apalagi cara menanam dan membudidayakan ciplukan tidak terlalu sulit karena memang tanaman ini telah mudah untuk tumbuh secara liar dengan sendirinya. Namun, jika anda mengharapkan hasil yang maksimal maka perlu dilakukan perawatan yang benar. Berikut penjelasan mengenai Cara Menanam Ciplukan Dan Cara Perawatannya dengan benar.

1. Siapkaan Lahan Tanam

Langkah pertama yang perlu anda persiapkan tentu saja menyiapkan lahan tanamnya terlebih dahulu. Hal ini penting untuk dilakukan agar dapat membuat pohon ciplukan dapat tumbuh dengan subur. Lahan tanam dapat dikatakan baik, jika mempunyai beberapa kriteria sebagai berikut:

  • Dapat terpapar sinar matahari secara langsung
  • Mempunyai kandungan hara yang dibutuhkan dalam proses perkembangbiakan tanaman
  • Mempunyai kandungan air yang cukup atau bisa juga lahan tersebut dekat dengan sumber air.
  • Keasamaan (Ph) tanah kurang lebih berkisar antara 5,5 hingga 6,8
Baca Juga :   Panduan Budidaya Salak (Salacca Edullis) Menurut Pakar Agroteknologi

2. Penggemburan Tanah

Setelah memilih lahan tanam yang cocok sebagai tempat budidaya ciplukan, maka langkah berikutnya yaitu dengan mengolah lahan tersebut yaitu dengan menggemburkannya. Penggemberan tanah dilakukan dengan cangkul ataupun alat lainnya seperti traktor bajak.

3. Pembuatan Bedengan

Setelah dilakukan penggemburan tanah, berikutnya anda dapat membuat bedengan lajur dengan tujuan untuk memudahkan proses pengairan, penyiangan, dan panen tanaman. Pembuatan bedengan dengan cara mengumpulkan tanah membentuk lajur dan disela-selanya diberikan tempat untuk pengairan. Tinggi bedengan kurang lebih 10 hingga 20 cm.

4. Pemberian Pupuk Dasar

Setelah pembentukan bedengan tahap selanjutnya anda dapat memberikan pupuk dasar yang berupa pupuk kandang maupun pupuk organic lainnya. Pupuk dapat anda taburkan secara langsung diatas bedengan kemudian pupuk ditutup kembali dengan tanah.

5. Menutup Bedengan Dengan Memakai Plastik Mulsa

Setelah pemberian pupuk dasar pada bedengan selesai, anda dapat menutup bedengan dengan memakai plastik mulsa. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah pertumbuhan gulma atau tanaman liar yang dapat mengganggu pertumbuhan pohon ciplukan nantinya.

6. Penyiraman Untuk Penguraian Pupuk

Setelah bedengan dilapisi plastik, langkah Cara Menanam Ciplukan Dan Cara Perawatannya yang selanjutnya anda dapat melakukan penyiraman pada sela-sela bedengan dengann bantuan pompa air. Pastikan bedengan basah agar pupuk yang sebelumnya telah ditabur dapat mudah terurai. Hal yang perlu anda hindari adalah jangan menanam benih ketika pupuk masih baru sebab ini dapat menyebabkan akar tanaman membusuk karena suhu tanah yang masih panas. Pada tahap ini, diamkan terlebih dahulu bedengan tersebut hingga kurang lebih sekitar dua minggu.

7. Mempersiapkan Benih

Sambil menunggu bedengan siap untuk ditanami, anda dapat menyiapkan bibit ciplukan. Mempersiapkan benih dengan baik dapat mencegah partum uhan ciplukan yang tidak merata. Beberapa proses persiapan benih yang perlu dilakukan sebagai berikut.

Baca Juga :   Cara Budidaya Buah Duku Yang Banyak Manfaat Bagi Kesehatan

8. Memilih Biji Ciplukan Sebagai Bibit

Untuk mendapatkan bibit ciplukan yang baik sebagai bibit awal maka perlu dipastikan mengambil buah ciplukan yang benar-benar matang sebagai yang berasal dari pohon yang sehat. Apabila anda telah mendapatkan benih yang matang, keluarkan bijinya dengan cara memencet buahnya. Pisahkan biji dari daging buah kemudian jemur dengan terik matahari 1 hingga 2 jam.

9. Melakukan Penyemaian Bibit Ciplukan

Siapkan plastik polybag ukuran kecil dan masukkan tanah yang telah dicampur dengan pupuk dalam plastik tersebut. suram tanah dalam polybag secara merata dan lubangi sekitar 2-5 mm. jangan menanam biji terlalu dalam karena dapat memperlamaa munculnya tunas. Masukkan biji ciplukan 2-3 biji per polybag.

10. Penanaman Bibit

Setelah benih ciplukan tumbuh setinggi 10-15 cm, maka bibit ciplukan siap untuk dipindahkan pada lahan tanam. Terdaoat beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menghindari bibit ciplukan agar tidak mati.

  • Buat lubang tanam pada bedengan dengan jarak sekitar 40-50 cm.
  • Lakukan pengairan terlebih dahulu pada bedengan agar mudah untuk dibuat lubang.
  • Pilih waktu tanam ketika sore hari agar tanaman tidak layu.
  • Selesaikan penanaman dalam sekali waktu agar ciplukan dapat tumbuh bersamaan.
  • Setelah lima hari lakukan penyulamaan benih.

11. Perawatan Tanaman Ciplukan

Lakukan perawatan tanaman dengan memberikan pupuk susulan, penyiraman dan penyiangan gulma yang mengganggu pertumbuhan ciplukan.

12. Pemberian Pupuk Susulan

Berikut tahapan pemberian pupuk susulan yang tepat dan sesuai:

  • 7 hari setelah masa tanam berikan pupuk NPK dengan dosis 1 gr per lubang tanam dengan cara dikocorkan.
  • Pemberian pupuk NPK ini dibarengi dengan pengairan agar pupuk cepat diserap.
  • Hentikan pemberian pupuk setalah tanaman mulai berbunga.
  • Berikan pupuk susulan setelah tanaman ciplukan dipanen 3-4 kali.
  • Kurangi dosis pupuk NPK ketika musim penghujan.
Baca Juga :   Cara Menanam Pohon Rambutan Cangkok Paling Mudah

13. Pengairan

Pengairan tanaman dapat dilakukan 1 minggu sekali atau tergantung dari kekeringan tanah bedengan.

14. Masa Panen

Panen buah dapat dilakukan jika telah terlihat banyak buah yang sudah tua berwarna kuning kecoklatan.

15. Pasca Panen

Apabila telah dilakukan panen 4 hingga 5 kali lakukan pemupukan susulan untuk menjaga produktivitas tanaman. Gunakan pupuk NPK dengan dosis 2-3 gram per tanaman.

Itulah uraian mengenai Cara Menanam Ciplukan Dan Cara Perawatannya yang cukup mudah untuk dilakukan. Mengingat saat ini buah ciplukan telah populer dikalangan mansyarakat, maka tidak ada salahnya untuk mencoba membudidayakan tanaman ini. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Baca juga:

44 Manfaat Air Cucian Beras Untuk Tanaman Kacang Hijau

10 Cara Budidaya Anubias Secara Lengkap