10 Cara Mudah Ternak Kroto dalam Toples dengan Mudah

Posted on
10 Cara Mudah Ternak Kroto dalam Toples dengan Mudah
5 (100%) 1 vote[s]

Cara Budidaya Kroto dalam Toples dengan Mudah

Cara Mudah Ternak Kroto dalam Toples dengan Mudah  – Banyak orang berpikir bahwa kroto adalah jenis hewan kecil yang tidak dapat dibudidayakan. Namun, saat ini masih ada lagi yang ingin memulai usaha ternak Kroto karena hasil yang akan mendapat janji.

Apalagi saat ini terlalu banyak orang yang membutuhkan kroto untuk pakan ternak yang membutuhkan budidaya Kroto adalah salah satu bisnis yang sedang trend di masyarakat. Tetapi sebelum melakukan bisnis, Anda harus memilih media atau wadah apa yang akan Anda gunakan untuk melakukannya.

Lebih dari petani Kroto lebih suka menggunakan toples sebagai media untuk bibit kroto. Penggunaan guci sebagai media ternak dianggap lebih efisien dan efektif. Karena ini mencari di media yang sangat mudah. Tidak hanya itu, wadah ini bisa dipenuhi dengan harga murah.

Pemilihan guci sebagai media ternak kroto akan sangat memudahkan para peternak dalam pengembangan dan pertumbuhan kroto karena warnanya yang jelas. Nah, jika Anda masih pemula yang cukup akrab dengan bisnis ini, coba simak diskusi tentang cara mudah ternak kroto di toples berikut:

Baca Juga :   Perut Kembung Pada Kambing ?? Inilah Cara Mengatasinya

Cara Mudah Ternak Kroto dalam Toples

1.      Pelajari Karakter Kroto

Untuk memulai hal pertama yang harus dilakukan adalah karakter dari kroto yang akan berada di ternak sendiri. Akan lebih bermanfaat untuk menggunakan karakter Kroto.

Ada 4 jenis karakter di Kroto, yaitu:

  • Prajurit Kroto, dilindungi dalam perlindungan yang dilindungi oleh koloni semut dan makanan
  • Kroto Kerja, senang merawat kroto muda
  • Kroto Pejantan, membantu menikahi ratu kroto untuk bertelur
  • Kroto Ratu, berhasil menghasilkan telur

2.      Mempersiapkan Bibit Kroto

Anda bisa mendapatkan biji Kroto dari alam atau dari budidaya yang bisa Anda dapatkan dari petani lain. Dibandingkan membeli benih, biji kroto dari alam lebih mudah dalam hal pakan karena mereka lebih suka makanan apa pun. Sementara jenis yang diambil dari peternak biasanya harus diberikan makanan tertentu, ini disebabkan oleh faktor kebiasaan kroto ternak yang terlalu manja.

3.      Kroto tanpa seorang ratu

Salah satu hal yang bisa menjadi fokus dalam menjalankan bisnis adalah modal. Jika Anda memperbaikinya pada sapi kroto, Anda dapat melakukan ternak kroto tanpa biji ratu, di mana waktu yang diperlukan untuk membesarkannya sendiri juga relatif cepat jika Anda tidak menggunakan benih ratu, karena tidak dimulai dari nol.

4.      Siapkan wadah toples

Anda dapat memilih guci berukuran sedang dan lubang yang cukup. Selanjutnya, bagian bawah toples berlubang dengan diameter 5-7 cm, lalu ditutup lagi dengan lakban.

5.      Tahap mengisi biji dalam toples

Biji atau semut dering disiapkan tang, dipasang di stoples dan ditutup agar tidak keluar. Siapkan wadah, seperti baki datar yang telah diisi hingga setengah dari ketinggian wadah. Kemudian letakkan bata di tengah baki dan letakkan toples di atas baki.

Baca Juga :   Cara "Ampuh" Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Bawal

Tujuan menggunakan wadah atau nampan ini adalah untuk menghindari dering semut, tidak ada makanan yang dimakan oleh hewan lain, misalnya semut hitam. Jika Anda memelihara ternak dalam skala besar, Anda bisa membuat rak-rak.

6.      Mempersiapkan Tempat Keramba Kroto

Rak-rak yang digunakan sebagai rak kroto dapat dibuat dengan bahan serat yang dapat disesuaikan dengan biji yang dibudidayakan. Namun usahakan agar rak tidak terlalu banyak karena dapat menyebabkan sirkulasi udara. Di kaki rak, jangan lupa meletakkan nampan berisi udara.

7.      Pemilihan Lokasi Ternak

Pemilihan lokasi penting untuk mendukung produktivitas kroto. Lokasi yang baik dalam melakukan peternakan kroto jauh dari keramaian sekitar 50 hingga 500 meter, tinggi 1.500 hingga 1.800 m / dpl, suhu 26 derajat Celcius dan kelembaban kelembaban 60 – 70%.

8.      Memberi makan

Makanan yang dikonsumsi oleh Kroto diambil memiliki nilai gizi tinggi untuk menghasilkan produksi yang baik dan berlimpah. Anda dapat menyediakan pakan kroto yang terdiri dari ulat hongkong, ulat pisang, dan cacing tanah.

9.      Perawatan

Langkah-langkah yang dapat diambil dalam merawat ternak kroto dalam toples adalah:

  • Terima feed reguler,
  • Pertahankan suhu dan kelembaban udara,
  • Perhatikan faktor cahaya,
  • Bersihkan kroto secara teratur,
  • Periksa kroto secara teratur,
  • Menjaga keamanan dari berbagai masalah termasuk hewan lain.

Baca juga tentang:

10. Pemanenan Kroto

Dengan langkah-langkah yang tepat dan optimal dalam menjalankan peternakan, pendapatan Kroto akan optimal. Setelah panen Kroto dapat dilakukan selama tiga bulan hingga 4 bulan setelah dibuat.

Namun, sebelum memulai, bulan ini telah stabil, sehingga akan ada penundaan panen yang harus menunggu koloni untuk berkembang biak dan panen yang lebih berlimpah. Setiap sarang, biasanya mampu menghasilkan 1 hingga 2 ons kroto.

Baca Juga :   Cara Ternak Ayam Kampung dengan Benar dan Sukses

Cara mudah ternak kroto dalam toples ini Anda dapat melamar bisnis Anda yang sedang atau ingin dijalankan. Dengan antusiasme dan penuh kesabaran, ternak Kroto yang Anda jalankan akan mendapatkan hasil maksimal. Selamat mencoba dan semoga berhasil.