11 Contoh Intensifikasi Dan Ekstensifikasi Pertanian Terlengkap

Posted on

Contoh Intensifikasi Dan Ekstensifikasi Pertanian Terlengkap

Contoh Intensifikasi Dan Ekstensifikasi Pertanian Terlengkap – Salah satu faktor yang menjadi pengaruh berlangsungnya kehidupan manusia adalah pertanian. Dari hasil pertanian manusia bisa mendapatkan bahan pangan berbagai macam jenis. Beberapa faktor menjadi penentu keberhasilan pertanian dalam menghasilkan produk bahan pangan yang memiliki kualitas tinggi dan kualitas harga. Bibit unggul, pemilihan tanah yang baik, dan lain sebagainya menjadi salah satu faktor penentu. Dengan cara meningkatkan hasil pertanian para petani juga dapat menghasilkan produksi pertanian yang berkualitas.

11 Contoh Intensifikasi Dan Ekstensifikasi Pertanian Terlengkap

Salah satu cara yang bisa untuk meningkatkan hasil pertanian lainnya adalah dengan menentukan intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Mungkin beberapa dari kita belum erlalu mengetahui apa saja yang termasuk dalam hal tersebut. maka dari itu, berikut Contoh Intensifikasi Dan Ekstensifikasi Pertanian Terlengkap yang perlu untuk kita pahami.

Intensifikasi Pertanian

Intesifikasi pertanian adalah upaya dalam meningkatkan hasil produksi pertanian dengan melakukan pengolahan lahan yang mmemiliki ukuran sempit, namun dapat menghasilkan produk yang hebat. Daerah yang biasanya melakukan intensifikasi pertanian adalah di wilayah Jawa dan Bali. Hal ini diakarenakan kedua wilayah tersbut memiliki wilayah yang sempit. Contoh usaha untuk melakuka intensifikasi pertanian yaitu sebagai berikut.

Baca Juga :   Panduan Teknis Lengkap Budidaya Gandum (Triticum spp)

1. Meningkatkan Kualitas Kerja

Pertama yang dilakukan dengan cara meningkatkan kualitas kerja para petani dengan cara memberikan beberapa pelatihan. Pelatihan yang diberikan haruslah dipraktikkan dilapangan dan bersifat continue serta berkala. Materi dalam proses ini yang perlu disampaikan meliputi, misalnya proses penyemaian benih, cara melakukan pemupukan, teknik memaanen tanaman yang baik dan lain sebaginya. Selain itu, dibutuhkan kerjasama antar para petani dalam bertukar informasi serta pengetahuan demi menciptakan petani yang berkualitas serta unggul.

2. Memperbaiki Cara Produksi

Contoh lainnya dalam meningkatkan hasil pertanian yaitu dengan memperbaiki cara produksi. Kemungkinan saja cara yang selama ini digunakan masih kuranng benar, sehingga hasil produksi yang didapatkan kurang sesuai dari yang diharapkan. Maka dari itu, dibutuhkan pengetahuan dan informasi dari berbagai pihak, misalnya pemerintah dan petani lainnya yang beberapa diantaranya belum didapatkan. Sehingga para petani dapat saling bertukar informasi.

3. Menggunakan Peralatan Yang Lebih Mumpuni Dan Mendukung

Saat ini dunia teknologi semakin maju dan berkembang bahkan telah measuk ke dalam berbagai sector yang ada di dunia, dan salah satunya yaitu dalam pertanian. Alat-alat modern telah banyak dipasarkan yang bertujuan untuk menghemat waktu dan tenaga para petani dalam melakukan proses pertanian. Sehingga waktu paraa petani lebih efisien.

4. Menerapkan Panca Usaha Tani Dalam Pertanian

Ini merupakann salah satu program yang dapat dilakukan dalam mewujudkan intensifikasi pertanian. Program menerapkan panca usaha tani bertujuan untuk mencapai cita-cota Soeharto yang ingin menjadikan Indonesia sebagai leading country.

5. Pengolahan Tanah Yang Benar

Contoh Intensifikasi Dan Ekstensifikasi Pertanian Terlengkap selanjutnya dengan melakukan pengolahan tanah yang baik yang bertujuan untuk mendapatkan berbagai macam unsur hara lengkap yang dibutuhkan tanaman. Maka dari itu, perlu adanya mekanisasi pertanian agar mendapatkan unsur yang dibutuhkan.

Baca Juga :   Budidaya Padi Sistem Jajar Legowo (2:1) Tingkatkan Produktifitas Gabah 7-8 Ton/ha

6. Pengairan Secara Teratur

Dalam hal ini irigasi menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dalam melakukan sapta usaha tani. Bahkan model irigasi yang diperlukan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

7. Pemakaian Bibit Unggul

Memilih bibit yang mempunyai kualitas unggul dapat juga mempengaruhi kualitas dari hasil pertanian. Dalam memilih bibit yangunggul setidaknya harus memperhatikan beberapa hal, yaitu bibit tumbuh seragam, tahan ketika dilakukan pemindahan, tahan terhadap hama, tahan terhadap perubahan iklim, serta memiliki produktivitas yang tinggi.

8. Melakukan Pemupukann Secara Teratur

Melakukan pemupukann secara teratur juga penting untuk diperhatikan. Anda dapat menggunakan pupuk organic ataupun pupuk kimia sesuai dengan kebutuhan.

9. Melakukan Pemberantasan Hama Dan Penyakit Pada Tanaman

Pencegahan dan pemberantasan hama dapat dilakukan dengan cara mekanik, kimiawi, biologis maupun dengan cara bercocok tanam.

Ekstensifikasi Pertanian

Ektensifikasi adalah pengolahan lahan dengan cara melakukan pelebaran lahan bertani. Hal ini umumnya dilakukan di daerah Kalimantan, Irian Jaya, Sumatra dan lainnya yang memang masih memiliki lahan kosong yang belum menjadi pusat industry. Selain itu, tingkat kepadatan penduduk juga masih rendah. Maka dari itu, ekstensifikasi yang dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan daerah sekitar rawa, membuka semak belukar, membuka hutan dan lain sebagainya. Contoh ektensifikasi pertanian yang dapat dilakukan yaitu sebagai berikut.

1. Mendirikan Cabang Parik Atau Pabrik-Pabrik Baru

Ekstensifikasi pertanian merupakan salah satu upaya pengolahan pertanian dengan cara melakukan pembukaan lahan baru. Hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil pertanian yaitu membuka lahann baru dengan mendirikan pabrik ataupun perusahaan dan ladang yang baru. Karena mungkin saja lahan yang saat ini digunakan untuk pertanian kurang cocok atau bahkan tidak cocok digunakan sebagai lahan pertanian. Sehingga dibutuhkan lahan pertanian baru.

Baca Juga :   Pengertian Serta Tata Cara Budidaya Jagung Hibrida Baik Dan Benar

2. Membuka Lahan Pertanian Yang Baru

Perlu dilakukaan pembukaan lahan baru dengan langkah berikut ini:

  • Pembukaan lahan yang memiliki fungsi untuk menbuang dan mencabut ilalang ataupun rumput hingga ke akar-akarnya.
  • Pengolahan tanah membutuhkan alat untuk yang bekerja pada berbagai macam jenis tanah
  • Pembuatan bedengan dan parit yang berfungsi untuk resapan dan tempat cadangaan air ketika penyiraman.
  • Pembuatan bedengan dengan alur tanah untuk memudahkan dalam penanaman agar rapi dan juga lurus. Selain itu, bedengan juga berfungsi untuk meratakan permukaannya.
  • Perawatan dan penyiangan tanaman yang dilakukan ketika tanaman telah mulai tumbuh, perawatan ini juga dapat dilakukan dengan melakukan perbaikan parit yang tertimbun.

Ekstensifikasi pertanian dapat memberikan dampak yang begitu besar. Hal ini disebabkan dengan melakukan perluasan lahan dapat menggusur atau mengganggu keseimbangan ekosistem. Sehingga penduduk asli dari daerah tersebut kalah bersaing dengan penduduk pendatang.

Nah, itulah beberapa Contoh Intensifikasi Dan Ekstensifikasi Pertanian Terlengkap yang perlu kita ketahui. Dengan melakukan kedua hal tersebut memiliki dampak negative dan juga positif yang perlu untuk dipertimbangkan.

Baca juga:

Cara Menanam Serai Wangi yang bisa Dilakukan Oleh Siapa Saja

Cara Budidaya Pembesaran Ikan Koi