5 Cara “Sukses” Budidaya Ikan Koi dan Pembesarannya

Posted on

Cara Budidaya Pembesaran Ikan Koi

Cara Budidaya Pembesaran Ikan Koi – Bagi kalian yang gemar memelihara hewan, ikan hias bisa menjadi salah satu pilihan alternatif untuk dipelihara di rumah. Dengan memelihara ikan hias, ada banyak sekali manfaatnya. Salah satunya dengan memelihara ikan hias di rumah dapat menghilangkan rasa stress. Saat kalian merasa lelah ataupun stress karena pekerjaan, sembari memberi makan ikan dan melihatnya berenang hal itu dapat membuat hati dan pikiran menjadi lebih tenang dan damai. Sehingga rasa stress dan lelah kalian pun akan hilang seketika.

Cara Budidaya Pembesaran Ikan Koi

Dari semua jenis ikan hias yang ada, yang paling banyak dipelihara masyarakat hingga saat ini yaitu ikan koi. Berbeda dengan jenis ikan lainnya, ikan koi ini dapat tumbuh besar hingga memiliki panjang sekitar 1 meter. Ikan koi sangatlah mudah dibudidayakan dan sudah banyak sekali orang membuktikannya.

Cara Budidaya Pembesaran Ikan Koi

Ikan koi memiliki banyak sekali warna mulai dari merah, kuning, putih, dan juga hitam. Berikut ini cara budidaya pembesaran ikan koi yaitu:

1. Persiapan Budidaya Pembesaran Ikan Koi

Langkah awal yang harus kalian lakukan dalam cara budidaya pembesaran ikan koi yaitu mempersiapkan segala hal mulai dari peralatan serta bahan. Selain itu kalian juga perlu melakukan observasi lokasi seperti berikut ini :

  • Lakukanlah observasi lokasi dan lahan sebelum kalian membuat media budidaya.
  • Pastikan lokasi sangat mudah dijangkau dan dekat dengan sumber air, ini memudahkan kalian ketika melakukan pemeliharaan.
  • Pastikan juga lokasi jauh dari pemukiman dan daerah industri.
  • Lokasi harus bebas polusi dan limbah.
  • Bagi kalian yang memiliki halaman belakang luas dan tidak terpakai,
  • Siapkan beberapa peralatan dan bahan untuk pembuatan media berupa kolam terpal dan kolam semen.
Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Ikan Sidat Di Kolam Terpal

2. Media Budidaya Pembesaran Ikan Koi

Ada dua jenis kolam yang harus kalian buat, yang pertama yaitu kolam terpal dan yang kedua yaitu kolam semen seperti berikut ini :

  • Untuk kolam semen atau kolam beton bisa dibuat dengan ukuran kedalaman sekitar 2 meter dengan panjang dan lebar sekitar 3 x 5 m.
  • Pembuatan kolam semen ini tujuannya sebagai media pembesaran ikan setelah benih dipelihara nantinya. Semen menjadi media paling dasar yang baik untuk pembesaran ikan koi.
  • Sebagai media pemeliharaan benih, kalian perlu membuat media kolam terpal.
  • Berbeda dengan kolam pembesaran, kolam terpal dibuat dengan ukuran yang lebih kecil yaitu dengan kedalaman sekitar 1,5 m dan memiliki ukuran 2 x 3 m.
  • Setelah kedua media dibuat, langkah selanjutnya adalah melengkapi kolam dengan aerasi dan filter.
  • Ini sangat penting untuk menjaga kualitas serta kadar oksigen dalam air.

3. Benih Ikan Koi

Jika kolam budidaya sudah siap, kalian perlu menyiapkan benih ikan koi seperti dalam cara budidaya pembesaran ikan koi berikut ini :

  • Cara memilih benih ikan koi berkualitas baik dan layak budidaya sangatlah mudah, kalian bisa melihatnya mulai dari segi fisik.
  • Pilihlah ikan koi yang tidak terkena penyakit ataupun hama, dan yang paling penting adalah ikan koi tidak cacat.
  • Benih ikan koi yang layak budidaya adalah berumur 1 bulan setelah benih melewati masa pendederan.
  • Pilihlah benih yang memiliki warna tajam dan tidak pucat serta berenang aktif.
  • Setelah kalian memilih benih ikan koi siap budidaya, langkah selanjutnya yaitu menebar benih.
  • Benih ditebar dengan cara melakukan aklimasi, yaitu dengan cara membenamkan plastik berisi benih di kolam terlebih dahulu.
  • Sebelumnya kolam harus diisi air setinggi 1 hingga 1,5 m, dan setelah 10 hingga 15 menit benih dibenamkan lalu buka ikatan pada pembungkus benih.
  • Biarkan benih keluar dengan sendirinya dan buanglah plastik agar tidak mencemari kolam.
  • Penebaran benih dilakukan pada kolam terpal yaitu di kolam pemeliharaan benih hingga benih siap dipindahkan.
Baca Juga :   13 Cara Sukses Budidaya Udang Vaname "Panen Melimpah"

4. Pemeliharaan Benih Ikan Koi

Benih ikan koi yang kalian tebar pastikan tidak terlalu padat karena dapat menghambat pertumbuhan ikan koi nantinya. Adapau cara pemeliharaan benih hingga dapat dipindahkan seperti dalam cara budidaya pembesaran ikan koi yaitu berikut penjelasannya :

  • Lakukan pengecekan kualitas air setiap saat, pastikan suhu air stabil yaitu sekitar 220c hingga 250
  • Jangan lupa pastikan filter dan aerasi menyala selama 24 jam nonstop.
  • Bila ainya mulai berkurang, maka tambahkan saja & lakukan pengurasan air satu minggu sekali.
  • Untuk pakan, anda bisa memberi pelet setiap hari sebanyak 2 hingga 3 kali dengan cukup.

5. Pembesaran Ikan Koi

Ketika benih siap untuk dipindahkan, terlebih dahulu kalian harus mengisi air di kolam semen hingga ketinggiannya mencapai 1, 5 m. Dalam cara budidaya pembesaran ikan koi ini, ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan yaitu seperti berikut :

  • Setelah kalian mengisi air, pasang filter dan aerasi dengan benar.
  • Lakukan proses yang sama seperti pada saat kalian menebar benih untuk memindahkan ikan koi.
  • Ikan koi yang sudah siap untuk dipindahkan memiliki ukuran sekitar 10 hingga 15 cm.
  • Jika ikan sudah siap untuk dipindahkan, jangan lupa untuk melakukan proses pemeliharaan hingga ikan siap untuk dipanen.
  • Ikan koi yang sudah dipindahkan sebenarnya bisa saja langsung dipanen tergantung dari permintaan konsumen. Tetapi biasanya ikan koi siap panen setelah berumur 3 hingga 5 bulan.

Itulah pembahasan tentang Cara Budidaya Pembesaran Ikan Koi secara lengkap. Untuk anda yang berminat untuk membudidayakan ikan koi, bisa melihat langkah di atas. Selamat mencoba.

Baca juga:

Cara Budidaya Jamur Enoki Terbukti Suskses

11 Tips Menanam Dan Merawat Bunga Seruni Agar Dapat Tumbuh

Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Rumput Laut Agar Panen Maksimal