Mengenal Lebih Dalam ” Dunia Lovebird “

Posted on
Mengenal Lebih Dalam ” Dunia Lovebird “
5 (100%) 1 vote[s]

Mengenal Lebih Dalam ” Dunia Lovebird “

Mengenal Lebih Dalam ” Dunia Lovebird “ – Burung Lovebird merupakan jenis burung yang menjadi trend dan di populer dikalangan para kolektor burung. Jenis burung ini, dicari oleh pencinta burung, karena keunikan bentuk postur tubuh mungil, keanekaragaman warna bulu serta suara kicau khas.

Terdapat 9 jenis lovebird  dari genus Agapornis 8 diantaranya berasal dari Afrika dan sisanya berasal dari Madagaskar. Ternak lovebird terbilang peluang usaha menjanjikan, umur 6-8 bulan siap untuk dipanen dan kawinkan. Menciptakan suara lovebird jadi gacor serta ngekek panjang dibutuhkan treament khusus yang menjadi modal utama sebuah kejuaraan kontes burung.

Mengenal Lebih Dalam ” Dunia Lovebird “

Burung Lovebird jenis burung beo kecil berasal benua Afrika dari genus Agapornis memiliki tinggi sekitar 13-17 cm dengan berat mencapai 40-60 gr serta memiliki ekor pendek dan paruh besar. Lovebird memiliki 9 spesies dengan 8 spesies diantaranya berasal dari Afrika dan 1 spesies berasal dari Madagaskar.

Sistem Klasifikasi Ilmiah :

  • Kerajaan (Animalia)
  • Filum (Chordata)
  • Kelas (Aves)
  • Ordo (Psittaciformes)
  • Famili (Psittacidae)
  • Upafamili (Psittacinae)
  • Bangsa (Psittaculini)
  • Genus (Agapornis)

Sejarah Dan Habitat Lovebird

Burung Lovebird Berasal benua Afrika dan di impor pertama kali di tahun 1800 an dengan tujuan ke Eropa dan Amerika Serikat. Akan tetapi sebagian besar burung lovebird mati akibat gagal berkembang di penangkaran. Tinggi angka pemburuan terhadap jenis burung ini, semakin menambah daftar panjang hilang populasi burung lovebird,hingga pemerintah Amerika Serikat dan Uni Eropa sepakat di tahun 1970 melarang keras pemburuan serta impor untuk jenis burung lovebird.

Habitat Alam Burung lovebird di habitat aslinya hidup berkelompok serta berpasangan serta mampu hidup, hingga berumur 10-15 tahun lamanya. Sarang lovebird di alam bebas memanfatkan lubang setiap pohon sebagai tempat tinggal. Lovebird bersifat nomaden atau berpindah, hal ini terjadi apabila daerah tempat tinggal lovebird menghadapi musim kering untuk mencari daerah kaya akan sumber air.

Baca Juga :   Budidaya Padi Sawah (Oryza sativa.L) Serta Panduan Teknis Intensifikasi Lahan

Ragam Jenis Lovebrid

Adapun ragam jenis lovebrid yang diantaranya yaitu:

Fischer’s Lovebird (Agapornis fischeri)

Lovebird ini berasal bagian selatan danau Victoria, Tanzania utara dengan ukuran badan mencapai 14-15. Memiliki warna bulu berwarna hijau dibagian bawah pipi dahi dan tengorokan berwarna merah orange terang,dikepala berwarna hijau pudar, dada dan kerah leher berwarna kuning,ekor berwarna hijau dan biru muda pada bagian atas ekor, warna biru dan hijau pada bagian sayap bawah, kakinya berwarna abu-abu, paruhnya berwarna merah, dan berwarna putih melingkar dibagian mata, serta iris pada mata berwarna coklat

Black Masked Lovebird (Agapornis personata)

Lovebird ini berasal dari Tanzania, Burundi dan Kenya dan banyak ditemukan dengan warna hijau ada juga yang berwarna biru. Terdapat bulu menutupi bagian muka seperti topeng berwarna hitam, memiliki paruh berwarna merah bulu dada berwarna kuning, pada matanya terdapat lingkaran berwarna putih serta ukuran tubuhnya sekitar 15 cm.

Lilians Lovebird (Agapornis lilianae)

Lovebird ini berasal dari Malawi dengan ciri-ciri bulu berwarna hijau, berwarna kekuningan ditubuh bagian bawah dan tunggir sedangkan pada bagian dahi dan kerongkongan berwarna merah orange serta berwarna merah muda kekuning-kuningan sebagai mahkotanya, lorus, pipi dan bagian atas dada, bulu ekor berwarna hijau, lingkar di sekeliling mata berwarna putih, paruh berwarna merah tua, iris berwarna cokelat kemerahan tua, kaki berwarna coklat keabu-abuan.

Black Cheeked Lovebird (Agapornis nigrigenis)

Lovebird ini berasal dari Zambia dan Zimbabwe serta memiliki warna hitam di pipinya dan memiliki dominasi warna hijau pada tubuhnya, di bagian leher dan kepala berwarna coklat, bagian dada berwarna orange, bagian depan kepala berwarna coklat kemerahan, paruhnya berwarna merah, serta memiliki lingkaran putih pada bagian mata.

Peach Faced Lovebird (Agapornis roseicollis)

Lovebird ini berasal dari daerah kering di barat daya Afrika di Gurun Namibia memiliki bulu berwarna hijau, berwarna lebih kuning di tubuh bagian bawah, bulu dahi dan belakang mata berwarna merah. Pipi, lorus, tengorokan dan bagian atas dada berwarna merah muda dengan tunggir berwarna biru terang, di bagian bawah sayap bulu berwarna hijau dengan sedikit warna biru, ekor bagian atas memiliki bulu berwarna hijau, bagian bawah berwarna kebiruan, bagian paruh berwarna kuning gading, iris mata berwarna cokelat tua serta kaki berwarna abu-abu.

Black Winged Lovebird (Agapornis taranta)

Lovebird ini berasal dari Eritera selatan sampai Ethiopia selatan dengan warna bulu berwarna hijau dengan paruh merah serta memiliki beberapa helai bulu berwarna hitam pada bagian sayap. Pada burung jantan terdapat warna merah pada bagian depan kepala sedangkan betina keseluruhan berwarna hijau.

Baca Juga :   Panduan Lengkap Cara Budidaya Cacing Tanah Hingga Panen

Red Faced Lovebird (Agapornis pullarius)

Lovebird ini berasal dari daerah Afrika bagian tengah dengan warna hijau dengan leher daian atas dan kepala berwarna merah.pada burung jantan warna merah di kepala lebih banyak daripada betinanya begitu pula dengan paruhnya, paruh jantan lebih gelap daripada betinanya.

Black Collared Lovebird (Agapornis swindernianus)

Lovebird ini berasal dari daerah bagian khatulistiwa Afrika dengan memiliki bulu berwarna hijau dengan warna coklat di bagian leher dan warna hitam pada leher bagian belakang, serta paruhnya berwarna abu-abu tua hingga hitam.

Grey Headed Lovebird (Agapornis canus)

Lovebird ini berasal dari  Madagaskar memiliki warna hijau dengan warna hijau yang lebih gelap pada bagian punggung, paruh berwarna kelabu muda. Lovebird jantan warna abu-abu terdapat pada bagian leher hingga kepala.

Ternak Lovebird

Adapun untuk ternak lovebird yang diantaranya yaitu:

Membedakan Lovebird Jantan Dan Betina

Lovebird tergolong kedalam jenis burung monomorfik yang sulit untuk dibedakan jenis kelamin pejantan dan betina. Terdapat ciri-ciri fisik untuk membedakan burung lovebird pejantan atau betina antara lain:

  • Lovebird jantan memiliki ciri-ciri dengan kepala kecil serta tubuh langsing memanjang dengan bulu ekor lurus lancip dan perilaku kurang agresif.
  • Lovebird betina memiliki ciri-ciri dengan kepala besar serta tubuh pendek lagi besar dengan kaki lebih kecil dan bulu ekor tidak lancip. Kelamin Lovebird betina terlihat menggelembung serta dengan perilaku agresif saat memasuki masa kawin.

Sangkar lovebird

berperan sebagai tempat habitat tinggal atau media untuk beternak produksi,ukuran sangkar burung lovebird bersifat tentatif sesuaikan dengan luas pekarangan. Sangkar lovebird berukuran 50 x 50 x 50 atau 70 x 70 x 70. Sangkar-sangkar lovebird dapat dibeli kios penjual burung yang di dalamnya dilengkapi tempat makan dan minum serta tempat lovebird mengeram dan meletakkan telur-telurnya. Sedangkan dalam fase mengerami telur dibutuhkan sangkar kotak dengan ketebalan 2-5 cm berukuran 15x20x25 cm.

Pakan lovebird

pemberian pakan dapat memancing dan meningkatkan nafsu kawin dalam mempercepat proses kawin. Terdapat beberapa pakan lovebird dewasa antara lain; biji sawi, biji kenari, ketan hitam, jagung muda, selada, sawi dan beras. Sedangkan untuk bayi lovebirdbaru menetas berikan bubur bayi dicampur dengan air hangat.

Cara Mengawinkan Lovebird

Tahapan proses perkawinan burung lovebird sebenarnya terbilang cukup mudah dan alami, dengan hanya mencampurkan beberapa indukan betina dan jantan didalam satu sangkar.

  • Dalam proses pengawinan lovebird bisa diisi satu lovebird jantan dan satu lovebird betina,serta sarana sangkar juga wajib mendukung seperti; keberadaan pakan,minum cukup serta tempat menyimpan dan mengerami telur-telur hasil proses perkawinan.
  • proses perkawinan lovebird akan berlangsung ± 3 – 10 hari dengan jumlah telur per rata-rata mencapai 3-7 butir. Lama waktu berkisar 21-25 hari yang dibutuhkan untuk proses pengeraman,dalam tahapan tersebut burung lovebird jangan digangu.
  • Bila burung lovebird telah meningkal sangkar 21 hari hal tersebut, pertanda bahwa dapat dipastikan telur lovebird tidak dapat menetas atau gagal menetas,apabila terdapat bayi lovebird berikan pakan berupa bubur untuk membantu proses pertumbuhan.
Baca Juga :   Panduan Lengkap Cara Budidaya Ayam Kate Yang Baik Dan Benar
Suara Lovebird

Seperti kita ketahui bersama bahwa nilai jual burung lovebird tidak hanya terletak dari ragam jenis bulu yang berwarna,tetapi lovebird tampil dengan suara kicau terbaik akan menambah nilai khusus lovebird ini, apalagi jika sudah menang kontes bisa-bisa jadi jutawan. Berikut terdapat trik dan tips untuk menciptakan lovebird jago gacor dan ngekek panjang.

Tingkat Umur

Mengenalkan bunyi sejak mereka masih didalam glodok sekitar umur 1 minggu sampai 1 bulan dengan downloadkan suara lovebird terlebih dahulu, sebagai masteran. Berikan volume suara jangan terlalu keras di pagi dan sore hari. Lovebird remaja berumur sekitar 1,5 bulan mainkan suara lovebird yang panjang, cililin atau serindit dengan kecepatan rapat hal ini bertujuan agar lovebird terbiasa untuk dengan suara panjang.

Kualitas Pakan

Merupakan bagain terpenting dalam menciptakan burung lovebird agar berkicau gacor. Saat lovebird masih piyik dengan meracik sendiri berupa sereal dan pelet yang diencerkan dengan air hangat. Sedangkan untuk lovebird dewasa atau remaja diberikan pakan berupa kangkung, milet putih dicampur  dengan biji kuaci, oat seeds dan flax seeds sangat penting hindari lovebird kegemukan. Untuk menunjang kualitas berikan EF (Extra Fooding) berupa kuning telur rebus yang di cacah dan jagung muda.

Perawatan

  • Mandikan lovebird setiap hari pada pagi hari sampai basah kuyup menggunakan semprotan ini adalah terapi yang akan membuat lovebird bernapas panjang.
  • Penjemuran dilakaukan setelah lovebird basah kuyup dengan durasi waktu penjemuran saat pagi dilakukan agak lama dari biasanya, satu setengah jam misalnya.
  • Mendengarkan audio suara lovebird master agar lovebird memiliki kemampuan kicau gacor serta meningkatkan mental saat lovebird berada di lapangan.
  • Menjaga tubuh lovebird tetap langsing dengan menjaga pola makan agar lovebird tidak gemuk, hal ini akan membuat lovebird malas beraktifitas dan berkicau.
  • Berikan sangkar umbaran dengan sangkar umbaran akan membuat lovebird lebih sering beraktifitas melatih nafas serta membakar kalori dan membuat panjang nafas lovebird.
  • Latihan pemasteran dilakukan secara rutin pada pukul 06.00 – 08.00 lanjutkan 11.00 – 12.00 lanjutkan 16.00 – 17.30.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Mengenal Lebih Dalam ” Dunia Lovebird “ dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga: