13 Cara “Sukses” Budidaya Udang Galah Di Kolam Beton Untuk Pemula

Posted on

13 Cara Budidaya Udang Galah Di Kolam Beton Untuk Pemula

13 Cara Budidaya Udang Galah Di Kolam Beton – Seafood merupakan salah satu jenis makanan yang banyak digemari oleh semua orang dari berbagai kalangan. Bahkan setiap harinya penggemar makanan yang satu ini selalu bertambah. Seiring banyaknya penggemar seafood, maka membuat permintaan pasar juga meningkat. Salag satu jenis seafood dengan penggemar paling banyak yaitu udang. Udang merupakan salah satu bahan pokok dalam membuat aneka hidangan seafood. Tidak hanya itu hewan yang satu ini juga mudah dijumpai serta selalu habis di pasaran.

13 Cara Budidaya Udang Galah Di Kolam Beton Untuk Pemula

Terdapat beberapa jenis udang yang umumnya digunakan sebagai bahan makanan, yaitu udang vaname, udang windu dan udang galah. Udang galah mempunyai ukuran yang sedikit lebih besar dan agak melebar dibandingkan dengan jenis udang yang lainnya. Udang jenis ini dapat dibudidayakan pada air tawar dan memiliki kandungan nutrisi yang banyak. Kandungan nutrisi yang ada di dalam udang galah diantaranya:

• Lemak
• Kalori
• Kalium
• Natrium
• Protein
• Karbohidrat
• Zat besi
• Magnesium
• Vitamin A, B6 dan B12
• Kalsium

Baca Juga :   Budidaya Lele Dumbo Kolam Tanah Untuk Pemula (Clarias gariepinus.Burchell)

Disebabkan udang ini mengandung begitu banyak nutrisi seperti udang lainnya, banyak sekali orang yang ingin mencoba untuk membudidayakannya. Selain itu, terdapat alasan lainnya kenapa udang jenis ini banyak diincar untuk dibudidayakan yaitu dikarenakan udang galah memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Harga dari udang ini juga terbilang cukup standar, namun dalam beberapa kondisi juga terbilang cukup mahal. Berikut ini 13 Cara Budidaya Udang Galah Di Kolam Beton bagi anda yang tertarik untukmembudidayakan udang galah.

1. Memilih area yang cocok

Sebelum mulai membuat kolam, sebaiknya tentukan area yang cocok. Area yang cocok untuk membuat kolam beton ada baiknya memenuhi beberapa kriteria, yaitu harus dekat dengan daya listrik, agak jauhkan kolam dari bawah pohon, jauhkan dari semak-semak.

2. Menggali kolam

Setelah menentukan area pembuatan kolam dengan mempertimbangkan beberapa pertimbangan tersebut, langkah selanjutnya yaitu penggalian. Kolam yang akan anda gali sebaiknya lengkapi dengan berbagai tingkatan kedalaman sehingga dapat digunakan sebagai tingkat untuk rak tanaman air.

3. Memasang filter

Filter cukup diperlukan apabila anda membuat kolam beton untuk menjaga air agar tetap bersih. Filter yang akan anda pasang dapat dilengkapi dengan filter biologis yang bisa anda dapatkan di pasar.

4. Habitat dan biologi

Udang galah merupakan udang yang dapat hidup di air tawar namun, dipengaruhi oleh adaerah payau yang hampir berdekatan. Biasanya udang galah betina akan bermuara di hilir, yang mana telur akan menetas sebagai larva dan berenang bebas di air payau. Sebelum bermetamorfosis menjadi postlarvae, larva planktonic melalui beberapa tahap zoeal. Setelah bermetamorfosis larva akan bermigrasi ke hulu ke arah air tawar.

5. Substrat

Substrat merupakan sector yang paling penting dengan berbagai bentuk jaring plastik. Apabila kekurangan substrat akan menyebabkan kematian stress dan kanibalisme.

Baca Juga :   Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Gurame Prospek Bisnis Yang Menjanjikan

6. Dilengkapi dengan Ventilasi dan filtrasi

Pemasangan ventilasi dengan tujuan untuk kelangsungan hidup dengan menyediakan generator cadangan pula. Penyaringan akan terus berlanjut yang mana air akan terus diganti. Anda dapat juga memakai system sirkulasi dengan filter biologis.

7. Pasokan benih

13 Cara Budidaya Udang Galah Di Kolam Beton selanjutnya yaitu pasokan benih. Benih bisa didapatkan dari kolam pembesaran namun, bisa juga berasal dari perikanan. Rasio udang jantang dan betina yang umum dalam system induk pembenihann yaitu 1-2 jantan per 20 betina dengan total kepadatan penebaran 1 udang per 40 liter air.

8. Metamorfosis benih

Beberapa benih berasal dari perikanan, namun sebagian besarnya berasal dari kolam pembernihan-pembesaran. Tahap pertumbuhan zoeae pertama sekitar 2 mm dan akan terus tumbuh, melalui 11 tahap larva sampai mencapai 8 mm pada metamorfosis menjadi udang galah remaja.
Metamorfosisi setiap individunya dapat dicapai hanya dalam waktu 16 hari, namun umumnya membutuhkan waktu cukup lama ditentukan oleh kondisi lingkungan. Pada tempat penetasan komersial, beberapa larva bermetamorfosis pada hari ke-32-35 di suhu optimum (28– 31 derajat celcius).

9. Perawatan

Pada tahap perawatan umumnya peternak banyak membeli udang galah udang galah remaja yang lebih besar dibandingkan dengan pembibitan yang masih larva. Pembibitan dalam ruangan dapat diisi dengan 1000-2000 PL/m3, disesuaikan dengan pemakaian substrat.

10. Pemberian pakan

Pemberian pakan pada udang galah dengan memberikan pakan komersial atau buatan pertanian, baik tunggal atau campuran bahan. Takaran pemberian makanan dengan 5% lipid dan 30-35 persen protein merupakan hal yang umum dan FCR 2:1 atau 3:1 dapat dicapai dengan diet kering. Tingkat pertumbuhan disebabkan oleh beberapa faktor, utamanya bagaimana cara mengelola udang jantan.

Baca Juga :   Hasilkan Uang, Dari Usaha Sampingan Budidaya Ikan Cupang Hias

11. Cara panen

Teknik panen dengan cara menurunkan volume air melalui pemompaan, kemudian menggunakan jarring pukat untuk pengambilan udang dengan ukuran yang sesuai.

12. Penanganan dan pengolahan

Penanganan yang hati-hati dapat memberikan kualitas panen yang baik. Hal ini dikarenakan udang air tawar cenderung lebih lembek apabila tidak ditangani dengan benar akan mudah rusak. Apabila tidak langsung dijual, maka proses pembunuhan udang dapat dilakukan dengan mencampur air dan es pada 0 derajat celcius.

13. Penyakit serta tindakan control

Masalah utama yang dapat mempengaruhi pertumbuhan udang galaah, yaitu penyakit yang umumnya menyerang. Selain itu, pengolahan air yang buruk, sanitasi yan buruk, dan lain sebagainya juga dapat menjadi penyebab.
Setelah uraian mengenai 13 Cara Budidaya Udang Galah Di Kolam Beton tersebut di atas. Apabila anda tertarik untuk membudidayaakan udang galah, maka sebaiknya lakukan mulai dari skala kecil terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan anda sendiri, setelah benar-benar yakin maka dapat anda lanjutkan ke skla yang lebih besar. Semoga uraian tersebut dapat bermanfaat.

Baca juga: