Cara Budidaya Ikan Lele Sistem Boster Bagi Pemula

Posted on

Cara Budidaya Ikan Lele Sistem Boster Bagi Pemula

Cara Budidaya Ikan Lele Sistem Boster Bagi Pemula – Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk membudidayakan ikan lele, salah satunya yaitu sistem boster. Cara membudidayakan ikan lele dengan system ini ialah dengan mendesain konstruksi kolam secara sistem central drain. Luas kolam juga disesuaikan dengan lahan yang kalian miliki dengan ukuran 2,5 x 3 meter dapat menampung sekitar 200-300 ikan lele.

Keunggulan Budidaya Ikan Lele Sistem Boster

Berikut beberapa keunggulan menggunakan cara budidaya ikan lele dengan sistem boster:

  • Lahan yang dibutuhkan relatif tidak terlalu besar, sehingga cocok bagi kalian yang memiliki keterbatasan lahan namun ingin sekali memulai usaha ini.
  • Dapat menghemat biaya listrik, air, ataupun perlengkapan lainnnyayang dibutuhkan selama proses budidaya
  • Tidak membutuhkan banyak tenaga kerja dan memudahkan pengontrolan. Kolam yang sempit justru memudahkan untuk melakukan perawatan sehingga tercapai efisiensi pakan dan tenaga kerja

Cara Budidaya Ikan Lele Sistem Boster

Berikut ini adalah cara budidaya ikan lele dengan sistem boster yaitu:

1. Menyiapkan Alat dan Bahan

Siapkan alat dan bahan seperti lahan dan komponen pendukung lainnya untuk mendesain habitat buatan bagi ikan lele supaya sesuai dengan habitat aslinya.
Buatlah kolam terpal yang berbentuk bulat ataupun persegi sesuai kebutuhan, dengan desain centraldrain agar bahan organik dapat berkumpul di tengah dan mudah untuk dibuang tanpa harus memperbaharui seluruh air dalam rentang waktu yang dekat sehingga dapat menghemat pengeluaran air.

Baca Juga :   Cara Mudah Membuat Pakan Ikan Terapung Dengan Mesin Ekstruder

Isi kolam dengan air bersih dengan ketinggian kira-kira 60 cm atau sesuaikan dengan kolam yang dimiliki.
Lakukanlah sterilisasi air menggunakan larutan boster blue copper sesuai aturan untuk membunuh kuman atau bakteri yang masih tertinggal di dalam air.

Untuk menyiapkan pakan bagi ikan lele, kalian harus memicu tumbuhnya plankton. Caranya yaitu dengan melakukan fermentasi boster aquaenym dengan boster plankton yang dibiarkan selama 3 hari kemudian di tebarkan pada kolam. Sebenarnya, juga dapat menggunakan pupuk kandang untuk membuatnya, kalian tinggal memilih bagaimana yang lebih mudah untuk dijangkau dan dibeli.

2. Menyiapkan Bibit yang Berkualitas

Ada perbedaan antara ikan lele jantan dan ikan lele betina yang harus di perhatikan. Dengan memahaminya, kalian akan tahu mana bibit yang berkualitas dari keduanya.
Ikan lele jantan memiliki warna yang lebih gelap dari ikan lele betina, ciri fisik ini hanya untuk membedakannya saja.

Bentuk kepala ikan lele jantan terlihat lebih pipih, sedangkan yang ikan lele betina terlihat lebih cembung. Bagian perut ikan lele jantan lebih ramping dibandingkan punggungnya, sementara ikan lelebetina sebaliknya.
Alat kelamin ikan lele jantan berbentuk runcing, sedangkan yang betina memiliki bentuk yang bulat.
Gerakan ikan lele jantan cenderung jauh lebih lincah dari pada betina. Walaupun yang betina cenderung lamban, bukan berarti sedang dalam kondisi sakit karena memang agak tidak banyak gerak, untuk itu perhatikan ciri yang lainnya.

Besar rata-rata lele tergantung varietas, pastikan dan bandingkan antara bibit satu dengan yang lainnya apakah memiliki kecenderungan yang sama.
Belilah di toko yang terpercaya.

3. Mulai Penyebaran Bibit

Menyebar bibit lele mudah saja, hanya saja perawatannya yang perlu diperhatikan dengan baik.Jika kolam sudah menghijau kecokelatan, hal ini merupakan indikasi bahwa fitoplankton dan zooplankton sudah berhasil tumbuh dan bisa dijadikan pakan untuk bibit lele. Kalian sudah dapat menebar bibit lele untuk dibudidayakan.
Biarkan bibit beradaptasi dengan kolam selama beberapa waktu hingga aktivitas geraknya sudah normal seperti pada tempat tinggal sebelumnya. Jika sudah mulai bergerak dengan aktif, dapat menambahkan pakan alternatif lainnya sedikit demi sedikit.

Baca Juga :   Peluang Bisnis, Cara Budidaya Ikan Kerapu Bebek

Bila terdapat bibit yang dewasa, maka tambahkan pakan lain misalnya cacing, ikan yang kecil, atau boster fish imunovit menurut prosedur yang sudah berlaku. Syarat pakan yang digunakan harus mengandung protein tinggi dan sesuai dengan ukuran ikan lele dan tidak terlalu besar.
Pakan-pakan yang khususnya berasal dari hewan atau tumbuhan harus dipastikan kebersihan dan juga kesehatannya.

4. Perawatan

Sementara untuk urusan perawatan berkaitan tentang bagaimana harus mengatur pakan, pengairan, maupun kesehatan ikan lele. Untuk itu, bisa melakukan cara dibawah ini:

  • Pemberian pakan sesuaikan konsep adlibitum, yaitu pakan yang diberikan hingga seluruh ikan lele sudah kenyang dan berhenti mencari makanan walaupun masih ada pakan yang tersisa di kolam. Hal ini untuk membuat seluruh ikan merasa seperti berada di habitat aslinya, dimana makanan tersedia berlimpah, sehingga memastikan bahwa tidak ada satupun ikan yang merasa kelaparan.
  • Pada awal penebaran, pembuangan kotoran melalui centraldrain dapat dilakukan setelah 5 hari bibit disebar. Namun, apabila jumlah ikan lele sudah banyak dan sudah dewasa, kalian perlu melakukan pembuangan kotoran sekitar 5 kali dalam sehari untuk memastikan airnya bersih.
  • Untuk menjaga kesehatan ikan lele, harus memperhatikan antibodi yang dapat memperkuat sistem imunitas ikan lele. Pertama, harus memperhatikan derajat keasaman air kolam, jangan sampai terjadi fluktuasi yang begitu besar karena dapat membuat ikan lele stres dan susah beradaptasi yang menyebabkan kematian. Jika terjadi kondisi seperti ini karena kondisi cuaca yang, berikan vitamin C dan immunistimulan serta boster blue copper dan gunakan sesuai petunjuk yang berlaku.

5. Masa Panen

Masa panen lele tergantung dengan perawatan yang di lakukan. Jika melakukannya dengan benar, dalam kurun waktu kurang lebih 2 bulan kalian sudah dapat memanennya. Rentang waktu yang sebentar ini tentu sangat memberikan keuntungan yang berlipat ganda namun butuh kecermatan dan kesabaran dalam merawatnya setiap hari.

Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Ikan Nilem Yang Menguntungkan

Itulah pembahasan tentang Cara Budidaya Ikan Lele Sistem Boster Bagi Pemula. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Azolla

Budidaya Udang Di Lahan Sempit Bagi Pemula