Cara Budidaya Ikan Lele Dalam Waktu 2 Bulan

Posted on

Cara Budidaya Ikan Lele Dalam Waktu 2 Bulan

Cara Budidaya Ikan Lele Dalam Waktu 2 Bulan – Cara budidaya ikan lele dalam waktu 2 bulan panen akan menjadi trending topik yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini. Ikan lele merupakan ikan air tawar yang sangat familiar dan banyak disukai masyarakat.

Ikan lele termasuk kedalam jenis ikan yang banyak dikonsumsi dan permintaannya cenderung tinggi juga stabil di pasaran. Oleh karena itu tidaklah heran jika banyak sekali petani yang membudidayakan ikan lele. Selain karena hal di atas, ikan lele juga memeilikikeunggulan lain yaitu ikan lele termasuk jenis ikan yang tidak mudah terserang penyakit sehingga resiko kegagalan dalam budidaya akibat serangan penyakit sangatlah minim.Terlebih lagi ikan ini memiliki harga jual dan permintaan yang selalu stabil di pasaran. Sebab hidangan ikan lele menjadi salah satu hidangan yang banyak disukai oleh masyarakat terutama kelompok menengah kebawah.

Pada umumnya ikan lele dapat dipanen setelah dibudidayakan selama 4 bulan, namun dalam kesempatan ini penulis akan memaparkan bagaimana teknik agar panen dapat berlangsung lebih singkat sehingga keuntungan yang diperoleh akan lebih cepat. Nah, berikut ini Cara budidaya ikan lele dalam waktu 2 bulan panen untuk pemula yakni :

Tahapan awal

Dalam proses budidaya ikan lele yang cepat panen maka sangat penting untuk memperhatikan tahapan awal budidaya yang meliputi :

1. Pemilihan lokasi usaha

Pastikan bahwa lokasi usaha atau budidaya yang kalian pilih benar-benar ideal untuk digunakan dalam budidaya ikan lele. Pilihlah lahan dengan lokasi yang datar, dekat dengan sumber air serta juga tidak mudah longsor atau juga memiliki kontur tanah yang stabil.Hindari lokasi yang dekat dengan pembuangan limbah atau sampah karena akan menyebabkan resiko air untuk budidaya tercemar semakin tinggi.

Baca Juga :   13 Cara Sukses Budidaya Udang Vaname "Panen Melimpah"

2. Pembuatan Kolam Terpal

Untuk budidaya ikan yang dilakukan dengan waktu panen yang singkat maka sebaiknya gunakanlah kolam terpal. Selain lebih praktis biaya untuk pembuatan kolam terpal juga relatif murah sehingga tidak akan membebani biaya operasional kalian.

Ukuran kolam yang ideal untuk digunakan yaitu 3x5x1 meter atau dapat juga disesuaikan dengan luas lokasi budidaya. Jumlah kolam yang anda miliki harus berjumlah 24 buah agar pemanenan dapat dilakukan secara intensif dalam dua bulan dan berkelanjutan. Buatlah kolam terpal sebagaimana yang dilakukan untuk budidaya pembesaran ikan nila pada umumnya. Pastikan bahwa volume air yang diisi adalah sebanyak 80 cm.

Selain itu, persiapkan juga alat penunjang budidaya seperti ember atau baskom wadah, seser atau jaring serta juga alat kelengkapan tes kualitas air. Lalu kemudian sediakan benih ikan lele yang memiliki ukuran 8-10 cm. Tebarkan dalam satu kolam secara ,merata dengan populasi 100-200 ekor/m3.

Tips Budidaya di Awal

Untuk mendapatkan hasil budidaya yang optimal maka sangat penting untuk memperhatikan poin-poin seperti juga yang dilakukan pada cara budidaya ikan air tawar kolam terpal berikut ini :

  • Pastikan bahwa kualitas air dalam kolam sudah baik dan juga tidak mengandung bau yang tidak sedap. Kegagalan dalam proses budidaya di awal yang sering terjadi adalah karena pembudidaya tidak sabar dan langsung menebarkan benih ikan kedalam kolam. Alhasil pada keesokan harinya benih ikan mati semua karen air kolam yang masih mengandung limbah dan mengandung bau tidak sedap.
  • Cara untuk mensterilkan air kolam sangatlah mudah, anda hanya perlu mengisi air kedalam kolam hingga sepenuh 80 cm lalu kemudian diamkan selama dua minggu penuh.
  • Langkah selanjutnya yaitu kuras kolam, dan isikan ganti dengan menggunakan air baru yang bersih. Kemudian diamkan kolam tersebut selama 2×24 jam dan baru setelahnya dapat dilakukan penebaran benih ikan lele ke dalam kolam.
  • Berikan pakan secara efisien dan efektif, seringkali para pembudidaya memberikan pakan melebihi porsi makan ikan sehingga banyak makan yang tidak termakan dan akhirnya menjadi sampah dan membusuk. Selain akan membuat biaya pemeliharaan meningkat hal ini akan memberi resiko terjadinya pencemaran pada kolam yang akan berbahaya bagi budidaya ikan lele.
  • Berikan pakan secara merata agar nantinya pertumbuhan ikan dapat optimal dan ukurannya sama antara ikan satu dengan yang lainnya.Seringkali banyak pembudidaya yang menambahkan pemberian pakan tidak layak yaitu dengan memberikan bangkai hewan. Padahal kondisi ini justru kan membuat ukuran dan bobot ikan menjadi tidak seragam.
  • Ganti airnya sesering mungkin agar kualitas air pada kolam tetap terjaga serta ideal untuk pembudidayaan lele.
Baca Juga :   Tips Agar Ikan Nila Cepat Berkembangbiak

Jadi, anda harus mengganti airnya secara bertahap supaya ikan tak stress. Untuk pemula, bisa mencoba cara budidaya ikan lele ini.

Strategi Pemeliharaan Ikan Lele

Salah satu cara untuk mempercepat panen dalam budidaya ikan lele yaitu dengan menambahkan prebiotik. Tambahkan prebiotik sesuai dengan dosis yang disarankan jika anda memberikan terlalu banyak hasilnya juga tidak akan efektif, justru jika anda memberikannya pada dosis yang tepat maka akan dapat mempercepat pertumbuhan ikan lele sehingga lebih cepat di panen.

Cara kedua adalah dengan memberikan pakan berupa makanan yang banyak mengandung sumber protein tinggi. Seperti pellet ikan yang diberikan dengan dosis 3-4% dari berat badan ikan lele. Lakukanlah pemberian pakan dengan cara diberikan secara sedikit demi sedikit agar tidak banyak pakan yang terbuang percuma.
Itulah pembahasan tentang Cara Budidaya Ikan Lele Dalam Waktu 2 Bulan. Selamat mencoba.

Baca juga:

Cara Budidaya Ikan Lele Sistem Boster Bagi Pemula

Cara Membuat Pupuk Organik Cair Dari Azolla