7 Cara “Paling Efektif” Memilih Bibit Kangkung Yang Bagus Untuk Ditanam

Posted on

Cara Memilih Bibit Kangkung Yang Bagus Untuk Ditanam

Cara memilih bibit kangkung yang bagus untuk ditanam – kangkung adalah sejenis sayuran yang sering ditanam dna juga dikonsumsi menjadi makanan unik di indoneisa. Bila kalian berminat untuk menanamnya maka kalian bisa menyimak tulisan ini. Sebab, kali ini penulis akan membagikan informasi mengenai Cara memilih bibit kangkung yang bagus untuk ditanam.

Cara Memilih Bibit Kangkung Yang Bagus Untuk Ditanam

Sayuran ini lumayan popular dan dapat kalian jumpai secara mudah di pasar ataupun di supermarket. Kangkung dapat kalian jumpai dengan mudah pada kawasan asia, termasuk pula di indonesia.
Hasil dari olahan kangkung ini yang lumayan populer antara lain ialah cah kangkung, yakni sebagai bumbunya adalah bumbu tauco maupun terasi, dan menjadi pelecing kangkung lombok.

Tanaman kangkung sendiri tergolong ke dalam empat kelompok, yakni kangkung sawah, langkung rubra, kangkung alba maupun warnanya keunguan dan juga kangkung upland. Tanaman ini dapat dikembangkan baik melalui cara kering ataupun dengan cara yang basah.

Untuk mengembangkan kangkung berdasarkan dua cara tersebut maka sudah pasti membutuhkan bantuan dari bahan pupuk organik dan juga air supaya tanaman dapat tumbuh secara subur. Cara menanam kangkung ini sudah pasti akan berbeda dengan cara menanam kubis, cara menanam timun, dan dengan cara menanam asparagus.
Tanaman kangsung secara umum dapat ditanam memakai benih maupun biji dan juga dengan vegetatif. Berikut ini pembahasan tentang cara memilih bibit kangkung yang bagus.

Baca Juga :   Hasil Menguntungkan, Dengan Cara Budidaya Cabe Secara Hidroponik

1. Benih yang direndam di dalam air

Melihat kualitas benih dengan sederhana dapat dijalankan dengan menggunakan bantuan dari alat air dan juga wadahnya. Masukkan benih ini di dalam wadah yang isinya air.
Biji yang sudah direndam di dalam air, maka kualitasnya ini bisa bagus dan akan tenggelam di dalam air. Jadi, seharusnya benih kualitas yang tak bagus ini akan mengambah ketika di dalama air.

2. Pilihlah bentuk fisik bibit dengan sempurna

Hal penting yang kemudian dilakukan dalam memilih bibit kangkung yakni dengan cara bentuk fisik bibit secara sempurna. Hal tersebut dapat dilihat dari fisiknya yang tak ada bekas gigitan serangga, bopeng maupun terkena hama yang pemakan biji.

Tanaman kangkung yang baik ini sudah pasti dapat diperoleh dari bibit yang baik pula dan juga berdasarkan dari bentuk fisiknya secara sempurna. Hindarkanlah pemakaian bibit kangkung yang cacat sebab akan berpengaruh terhadap hasil panen kangkung.

3. Pilihlah benih yang kuat dan juga segar

Bila kondisi dari benih kangkung ini masih bagus, maka benihnya ini akan mempunyai fisik yang segar dan juga kuat. Hal tersebut dapat kalian cek melalui cara menekan dengan tangan. Benih yang bagus tersebut tidak akan hancur ketika ditekan dengan menggunakan tangan secara mudah.

4. Pilihlah benih dari agen yang sudah terpecaya

Untuk dapat memperoleh bibit kangkung yang bagus ini, kalian pastikan kalian memperoleh bibit ini dari instansi pertanian, toko, maupun sejumlah agen lainnya yang memang sudah terpecaya.
Bila kalian membelinya dari agen yang masih belum dipercaya maka kalian harus lebih hati-hati sebab belum pasti ini bibit yang dibeli mempunyai kualitas yang bagus.

Baca Juga :   Peluang Bisnis, Cara Budidaya Selada Yang Menguntungkan

5. Pilihlah bibit yang asalnya dari tanaman yang sehat pula

Bibit kangkung yang baik ini kadang memang asalnya dari tanaman kangkung yang memang baik serta sehat.
Bibit yang baik dan juga sehat ini bisa menghasilkan panen kangkung baik dan juga sehat pula. Untuk itu, maka perhatikanlah pula tanaman tempat asal bibit. Hal tersebut harus diperhatikan sebab penting bagi perkembangan tanaman kangkung yang dikemudian hari nanti.

Pembagian jenis kangkung

Bila dilihat berdasarkan habitatnya, ada dua jenis kangkung yakni kangkung darat serta kangkung air. Kangkung darat memiliki habitat yang ada di daratan dan memakai tanah untuk media tanamnya. Akan tetapi, kangkung darat dapat pula di tanam tanpa menggunakan tanah, yakni memakai metode hidroponik. Sedangkan itu untuk kangkung air dengan alami bisa hidup di pemrukaan air dan juga tidak dapat ditanam di tanah sembarangan.
Tanaman kangkung ini dibagi dua jenis, diantaranya yakni :

1. Kangkung darat

Bernama kangkung darat sebab memang hidupnya ini ada di darat maupunn tanah yang kadang bisa ditanam di dalam air, namun kadnag hal ini harus menggunakan sebuah metode hidroponik.

2. Kangkung air

Masyarakat mengenal kangkung air sebab memang hidupnya ini ada di dalam air dan juga tak dapat hidup didaratan. Di indonesia kangkung sebagai sayuran yang populer sekali di kalangan masyarakat, dan bahkan sebagai menu yang wajib di beragam jenis restaurant yang kadang dikenal kita sebagai masakan cah kangkung.

Karena memiliki habitat yang berbeda, maka kangkung darat dan juga kangkung air ini membutuhkan cara penanaman yang berbeda juga. Langkah penanaman kangkung darat ini mulai dari pemilihan biji yang berkualitas, penyemaian, persiapan lahan, lalu pemindahan bibit, penyulaman, kemudian perawatan sampai di masa panennya.

Baca Juga :   Cara Budidaya dan Perawatan Ubi Jalar Hasil Yang Menguntungkan

Nah, bila kalian salah satu dari penggemar kangkung tepat sekali bila membaca artikel tentang Cara memilih bibit kangkung yang bagus untuk ditanam. Sebagai salah stau jenis sayuran yang kerap dikonsumsi sehari-hari maka ada baiknya bila kalian mengenal dengan lebih dekat mengenai jenis sayuran hijau satu ini. Kalian harus mengonsumsi sayuran bergizi dan pastikan menambah kangkung dalam menu selingan setiap hari. Beragam jenis kandungan nutrisi yang dipunya kangkung baik bagi kesehatan. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Cara Memupuk Tanaman Jagung Dengan Sistem Kocor Dan Perawatan Tanaman

Keuntungan Ternak Ayam Broiler yang Harus Anda Ketahui