4 Cara Menanam Daun Kari dan Perawatannya Lengkap

Posted on

Cara Menanam Daun Kari dan Perawatannya Lengkap

Cara Menanam Daun Kari dan Perawatannya – Daun kari yang merupakan daun dari pohon kari disebut juga sebagai salam koja atau temuru. Dalam dunia kuliner terutama bagi sebagian besar ibu rumah tangga, daun kari sudah sangat familiar digunakan sebagai rempah penambah bumbu masakan. Dengan menggunakan tambahan daun kari pada masakan maka hasil masakan akan lebih harum dan menggoda selera makan. Berikut ini adalah cara- cara menanam daun kari yang baik dan benar.

4 Cara Menanam Daun Kari dan Perawatannya Lengkap

1. Pembibitan/ benih

Cara pembibitan daun kari yaitu :

  • Pembibitan ini dilakukan dengan cara mengambil biji dari buah pohon kari yang telah dibersihkan terlebih dahulu dari kulit dan daging buah yang menutupinya.
  • Setelah dibersihkan dan dicuci dengan air, biji kemudian dijemur hingga kering dan terkena sinar matahari selama kurang lebih 1 hingga 2 malam.
  • Lalu letakkan biji kari kedalam wadah berisi air ataupun wadah yang lembab lalu biarkan hingga akar- akar dari tunas kari bermunculan.
  • Letakkan biji berakar pada tempat yang agak gelap dan jauh dari sinar matahari, hal ini bertujuan untuk mempercepat proses pertumbuhan tunas. Apabila tunas kari tingginya sudah mencapai kurang lebih 3 hingga 5cm maka tunas pohon kari siap untuk di semaikan atau dipindah ke tanah.

2. Lahan tanam pohon kari

Sebelum mempersiapkan lahan tanamnya, pilihlah dulu tempat dengan suhu yang sejuk dan tidak terlalu panas. Ini akan baik terhadap pertumbuhan serta kandungan zat yang ada pada daun kari nantinya.

  • Untuk lahan tanam pohon kari sendiri dengan tinggi 3 hingga 5cm kalian hanya perlu menyediakan polibag ataupun pot.
  • Setelah itu campurkan tanah humus, dengan pupuk jenis pupuk kandang dengan perbandingan 2: 1 dan sedikit air.
  • Masukkan campuran tanah tersebut ke dalam polibag atau pot dengan ukurannya setengah tinggi polibag atau pot. Lalu masukkan tanaman kari dan tambahkan campuran tanah tersebut hingga penuh.
  • Letakkan ditempat yang sejuk dan biarkan hingga tumbuh kurang lebih setinggi 30 hingga 50cm dan setelah itu tanaman siap untuk dipindahkan dalam ladang.
Baca Juga :   9 Fungsi (Manfaat) Budidaya Tanaman Hias Bagi Lingkungan

3. Penanaman Kari

Perhatikanlah dulu tanah yang akan ditanami tersebut apakah cukup subur atau tidak, hal ini sangatlah berpengaruh bukan hanya pada proses pertumbuhannya tetapi juga kandungan zat yang ada pada daun kari tersebut. Cara menanam daun kari, yaitu :

  • Setelah proses pemilihan ladang tanam selesai, maka tanaman siap untuk ditanam di lahan tersebut.
  • Cangkul tanah lahan terlebih dahulu agar gembur dan mudah untuk menanamnya, lalu galilah lubang sebesar akar yang menyebar pada tanaman kari yang mulai tumbuh dan sedalam 20 hingga 30cm.
  • Setelah itu kubur akar tanaman kari dengan pupuk kandang sebanyak setengah tinggi lubang lalu kubur lagi dengan tanah humus yang dicampur pupuk kandang dengan perbandingan 1:2 dan yang terakhir kubur lagi dengan tanah humus. Lalu padatkan tanah agar tanaman berdiri dengan kokoh dan tidak mudah tumbang.

4. Perawatan

Untuk jenis pohon kari sendiri memiliki cara perawatan yang sangat mudah, hanya dengan menyiram, memupuk, serta membersihkan hama yang dapat mengganggu proses pertumbuhan dari pohon kari.

– Pemupukan

Pemupukan pada tanaman kari ini harus dilakukan secara rutin yaitu 2 kali dalam seminggu ketika pohon kari baru dipindahkan ke ladang tanam hingga mencapai tinggi kurang lebih 1 hingga 2 meter. Setelah tanaman mencapai tinggi kurang lebih 1 hingga 2 meter, pemupukan dapat dikuramgi menjadi sekali seminggu secara rutin. Untuk jenis pupuk yang baik digunakan , sebenarnya pupuk organik seperti pupuk kandang ataupun kompos dan pupuk jenis kimiawi juga sangatlah bagus. Namun akan lebih baik jika kalian menggunakan pupuk jenis organik seperti pupuk kandang ataupun kompos.

– Penyiraman

Penyiraman harus dilakukan secara rutin dan teratur setiap harinya. yaitu dengan cara menanam daun kari sebagai berikut:
Tanaman yang memiliki tinggi dibawah 1 meter, kalian bisa menyiramnya dengan menggunakan air cucian beras yang baru ataupun yang sudah didiamkan selama 2-3 hari. Air cucian beras mengandung berbagai macam zat seperti vitamin b, mineral dan sedikit karbohidrat yang sangat baik bagi pertumbuhan serta kesuburan tanaman yang baru tumbuh.

Baca Juga :   6 Cara Budidaya Padi Hibrida Agar Panen Melimpah

Namun jika tanaman kari sudah mencapai tinggi diatas 1 meter, penyiramannya hanya mengggunakan air biasa secara rutin dan teratur yaitu sehari dua kali saat musim panas tiba. Dan jika musim hujan hanya perlu menyiramnya sehari sekali saja atau bahkan jika curah hujan berlebihan tidak perlu menyiramnya.

Selama pertumbuhan dan pada usia produktif yaitu mulai dari usia 4 tahun, pohon kari akan berbunga pada musim semi dan awal musim panas.

– Penyiangan

Proses penyiangan yaitu membersikan area sekitar lahan tanam pohon kari terhadap gulma seperti rumput ataupun tumbuhan- tumbuhan liar lainnya. Hal ini bertujuan agar proses pemupukan serta penyiraman yang dilakukan dapat diserap oleh akan pohon kari secara efektif.

– Pemotongan Dahan atau Ranting

Pemotongan dahan atau ranting dilakukan secara rutin minimal setahun sekali, selain untuk merapihkan bentuk pohon, ini dilakukan untuk tetap menjaga kemaksimalan dari proses fotosintesis sehingga kesuburan tanaman akan selalu terjaga. Cara memotongnya bisa menggunakan gunting taman atau bila perlu menggunakan gergaji jika dirasa batang ataupun ranting pohon kari terlalu besar dan sulit dipotong dengan gunting taman.

Itulah pembahasan lengkap tentang Cara Menanam Daun Kari dan Perawatannya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tentunya anda harus melakukan perawatan yang maksimal juga. Semoga bermanfaat.

Baca juga: