Cara Menanam Jambu Bol Dari Biji Untuk Pemula

Posted on

Cara Menanam Jambu Bol Dari Biji Untuk Pemula

Cara Menanam Jambu Bol dari Biji Untuk Pemula – tanaman dari keluarga jambu jambuan salah satunya adalah jambu bol. Sedangkan nama latinnya ialah Syzygium malaccense. Namun tekstur yang dimiliki oleh jambu bol lebih lembut dibndingkan dengan jambu lainnya. Ukuran Jambu Bol seperti jambu biasanya yakni berukuran sedang. Adapun tinggi pohonnya dapat mencapai 15 meter.

Jambu Bol juga punya daun terletak berhadapan dengan takai berukuran 1 hingga 1,5 cm.
Umumnya jambu bol dimanfaatkan untuk sajian dimeja. Sehingga setelah kita makan, bisa mengkonsumsi buah ini untuk cuci mulut. Ada banyak yang menyukai buah ini karena rasa manis khas yang dimilikinya. Namun setelah anda merasakan buah ini dengan seksama, maka akan muncul rasa asam dan agak sepat.

Selain memiliki rasa yang unik, menanam buah jambu bol juga bisa dijadikan ladang bisnis yang menghasilkan. Hal itu karena peminat buah ini tak berkurang namun setiap tahunnya bahkan mengalami kenaikan yang signifikan.
Tapi tak sedikit masyarakat yang belum mengetahui secara jelas bagaimana penanam buah Jambu Bol dengan biji secara mudah. Salah satu faktornya ialah karena di daerah mereka yang masih jarang ditemukan budidaya jambu bol.

Tapi, untuk anda yang penasaran dengan cara menanam maupun cara memeliharanya, bisa mengikuti artikel kali ini. Nah, Cara Menanam Jambu Bol dari Biji Untuk Pemula, termudah bisa kita lihat dengan langkah langkah dibawah ini.

Baca Juga :   8 Cara "Paling Mudah" Budidaya Bunga Hydrangea Terlengkap

1. Syarat Tumbuh

Syarat tumbuh jambu bol ialah di dataran tinggi berketinggian 1200 pada suhu sekitar 18 hingga 28 °C. Sementara curah hujan untuk mendukung pertumbuhan Jambu Bol ialah antara 500 hingga 3000 mm setiap tahunnya.
Sedangkan untuk intensitas cahaya yang dibutuhkan oleh jambu bol ini ialah sekitar 40% hingga 80%. Dengan kelembapan udaranya antara 50% hingga 80%. Tanah yang dapat di tumbuhi Jambo Bol ialah tanah subur, gembur, mengandung bahan organik yang memiliki kadar pH sekitar 5,5 hingga 7,5. Dan jenis tanahnya ialah Inceptisol, tapi juga tanah jenis Ultisol maupun Oksisol juga dapat dibilang lebih bagus.

2. Pembibitan Jambu Bol

Tahap selanjutnya ialah pembibitan. Anda harus memilih bibit yang matang dari indukan varietas yang sudah terbukti unggul. Setidaknya memiliki usia sekitar 15 tahun lebih. Jika sudah memperoleh bibit Jambu Bol, maka harus mengeringkan biji itu antara 1 hingga 3 hari di lokasi yang teduh.

3. Persemaian Biji Benih

Setelah bijinya siap tanam, perlu dilakukan penyemaian benih. Anda bisa memakai bedengan atau polybag semai sesuai dengan selera. Sesuaikan juga kondisi serta jenis tanahnya.

4. Pemeliharaan Bibit Semai

Dalam memelihara bibit semai anda harus melakukan beberapa tahap penting supaya biji yang anda tanam bisa tumbuh subur. Akan tetapi setiap biji juga punya karakteristik sendiri dan cenderung beda. Khususnya bila menanam kualitas kurang bagus.

  1. Siram bibit yang disemai secara teratur 1 hingga dua kali sehari. Setiap pagi dan sore hari. Khusus untuk musim hujan, dapat melakukan penyiraman satu kali saja.
  2. Penyiramannya juga sesuai dengan kapasitas gulma yang tumbuh.
  3. Lakukan pemupukan setiap 3 bulan sekali. Anda dapat memilih jenis pupuk seperti pupuk urea, pupuk KCl atau SP 36 yang perbandingannya 2:1:1.
  4. Bila anda memakai bedengan, pemupukannya dilakukan dengan takaran 50- 100 g/m2. Sementara jika anda memakai polybag, dapat diberikan pupuk dengan takaran 4 g/polybag.
  5. Penyemprotannya dilakukan dengan pestisida yang memperhatikan konsentrasi diantara 30% hingga 50% terhadap dosis yang dianjurkan. Bila kondisinya cerah, maka buka sungkup berangsur – angsur sehingga tanamannya dapat beradaptasi secara baik.
Baca Juga :   Cara Kawin Silang Bunga Mawar Dengan Mudah

5. Penanaman Jambu Bol

Berikutnya ialah cara menanam jambu Bol dimulai dari biji. Untuk dapat menanam buah jambu bol dari biji, ikuti langkahnya berikut:

  • Sebelum masuk pada proses penanaman, perhatikan dulu, karena perlu buat lubang tanam diberi insektisida ataupun Furadan 3G sekitar 100 gram. Lalu campurkan dengan pupuk urea serta pupuk SP 36 & KCl pada perbandingan 2:1:1 sekitar 100 hingga 150 gram.
  • Selanjutnya ialah melepaskan polybag perlahan – lahan supaya tidak sampai rusak.
  • Lalu masukkan bibit tanam didalam lubang tanam serta timbun. Setelah ditimbun, baru disiram. Dapat pula disiram lebih dulu setelah itu baru menimbun bibit hingga bagian pangkalnya.
  • Setelah di timbun juga perlu memadatkankan tanah yang ada di sekitar batang. Lalu tambahkan juga tiang penyangga di bagian kanan maupun kiri tanamannya. Ikat kuat supaya tidak terlepas.

6. Penyiraman Tanaman Jambu Bol

Pada Jambu Bol yang masih baru tumbuh ataupun yang masih muda, maka penyiramannya harusanda lakukan dengan intensitas 1 hingga 2 kali sehari. Namun jika tanamannya sudah mulai tinggi, dan mempunyai akar yang dalam, penyiramannya dapat dilakukan antara 1 hingga dua kali setiap satu bulan. Penyiramannya harus di lakukan disekitar tajuk.

Nah, itulah pembahasan tentang Cara Menanam Jambu Bol dari Biji Untuk Pemula. Selain di atas, ternyata ada banyak manfaat yang bisa kita peroleh setelah mengkonsumsinya. Itulah yang menjadi nilai tambah dari jambu bol ini. Beberapa manfaatnya seperti mengobati sariawan, menjaga kesehatan mata, melancarkan proses pencernaan dalam tubuh, sebagai sumber energy, menjaga kesehatan mata, mencegah osteoporosis, meningkatkan system imun tubuh seseorang dan masih banyak manfaat lagi. Untuk itu, anda bisa menanamnya mulai dari sekarang. Selamat mencoba.

Baca Juga :   Cara Budidaya dan Merawat Jambu Air Agar Cepat Berbuah

Baca juga:

Cara Merawat Jalak Suren Di Musim Hujan

Manfaat Madu Untuk Burung Jalak Suren