7 Cara “Sukses” Menanam Kelor Dari Biji

Posted on

Cara Menanam Kelor Dari Biji

Cara Menanam Kelor Dari Biji – Kelor merupakan tumbuhan yang sering dikaitkan dengan hal mistis dan digunakan dalam kegiatan supranatural. Akan tetapi, sudah tahukan anda bahwa daun kelor ini memiliki begitu manfaat bagi tubuh manusia. Daun kelor telah teruji klinis mampu mengobati berbagai penyakit, diaantaranya jantung, kanker, diabetes, alergi, rematik, obesitas dan lain sebagainya. Hal tersebut dikarenakan daun kelor memiliki begitu banyak kandungan, yaitu histidine, argine, isoleucine, leusine, lysine, phenylalanine, threonine, methionine, valine, dan thryptopan.

Cara Menanam Kelor Dari Biji

Disebabkan daun kelor memiliki berbagai macam kandungan yang bermanfaat, maka tidak heran apabila saat ini banyak permintaan pasar untuk daun kelor segar ataupun kering. Sehingga menyebabkan harga ekonomis daun kelor melonjak tinggi. Hal inilah yang menjadi penyeybab banyak orang yang ingin membudidayakan daunkelor sebagai usaha yang menjanjikan dan menguntungkan. Mengingat tanaman ini tidak terlalu sulit untuk dibudidayakan. Tanaman kelor ini dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah ataupun di saerah dataran tinggi.

Jika anda tertarik untuk membudidayakan tanaman yang satu ini, tentu saja harus mengetahui cara menanam daun kelor yang baik apalagi jika menanamnya dari biji. Berikut penjelasan Cara Menanam Kelor Dari Biji. Tahapan dalam menanam tanaman kelor yang benar yaitu:

Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Kencur Yang Memiliki Banyak Manfaat

1. Memilih Lokasi Tanam Tanaman Kelor

Tahap awal dalam proses menanam tanaman kelor adalah melakukan persiapan lahan tanam. Lokasi yang akan digunakan dalam menanam kelor haruslah memenuhi beberapa ketentuan, yaitu:

  • Mendapat kan sinar matahari secara langsung minimal 6 jam dalam sehari.
  • Dekat dengan sumber air sehingga dapat dengan mudah melakukan pengairan apabila diperlukan.
  • Mempunyai kandungan unsur hara yang cukup.
    Apabila anda ingin menanam kelor sebaiknya pilih lokasi tanam yang termasuk dalam ketiga kriteria tersebut. Setelah itu anda dapat melakukan pengolahan lahan.

2. Penyemaian Tanama Kelor

Apabila dalam melakukan masa tanam telah didapati banyak gulma yang dapat mengganggu pencahayaan dan mencuri nutrisi tanaman kelor, maka sebaiknya bersihkan segera. Anda dapat memakai hebrisida apabila ingin lebih cepat membersihkan gulma tersebut.

3. Pembuatan Lubang Tanam

Tahap berikutnya, buatlah lubang tanam dengan memakai cangkul. Buatlah lubang dengan diameter 50 – 70 cm dengan kedelaman 50 cm.

4. Pemberian Pupuk Dasar

Pupuk dasar yang pertama kali diberikan adalah pupuk organic yaitu pupuk kandang atau kompos. Masukkan pupuk dasar pada lubang dengan ketinggian ¾ kemudian diamkan selama kurang lebih 2 minggu.

5. Pembimbitan Tanamaan Kelor

11 Cara Menanam Kelor Dari Biji adalah terdapat dua metode yang bisa dilakukan untuk mendapatkan bibit kelor, yaitu dengan cara pembibitan dari biji dan pembibitan metode stek.

• Pembibitan dengan biji

Pada metode yang pertama yaitu dengan biji anda harus mendapatkan biji kelior terlebih dahulu dari tanaman yang sehat. Cara mendapatkan biji kelor adalah dengan mengambil polong kelor yang sudah tua (hampir membusuk) yang kemudian diambil bijinya. Jemur biji kelor di bawah terik matahari selama 5 jam atau lebih. Setelah biji kering, ambil dan masukkan ke dalam tempat sejuk dan kering.

Baca Juga :   Cara Budidaya Jahe Emprit Dalam Polybag Agar Tumbuh Subur

Sementara itu anda dapat membuat tempat penyemaian dengan plastik polybag untuk menumbuhkan biji. Tanam biji dalam polybag hingga tumbuh tunas. Sirami secara rutin agar proses pertumbuhan dapat berlangsung cepat.
Metode ini memberikan keuntungan, diantaranya bisa mendapatkan bibit yang unggul serta tahan terhadap penyakit. Selain itu, pengakaran tanaman lebih sempurna sehingga tanaman akan lebih kokoh. Namun, metode ini memiliki kekurangan yaitu proses masa pertumbuhannya membutuhkan waktu lama.

• Pembibitan dengan metode stek

Metode yang kedua adalah dengan memakai metode stek, dimana apabila anda memakai metode ini akan menghasilkan bibit kelor yang siap tanam. Degan cara anda harus memiliki pohonn kelor yang sehat dengan ukuran besar. Ambil batangnya yang telah berumur sepanjang 50-70 cm. ambil beberapa batang kelor sekaligus untuk digunakan sebagai bibit.

Siapkann media tanam polybag atau pot, kemudian tancapkan batang kelor tersebut dalam media tanam pot. Penyiraman perlu dilakukan untuk menjaga kelembapannya. Apabila batang kelor telah menumbuhkan beberapa tunas baru, itu artinya pembibitan telah berhasil. Tunggu hingga tunas menjadi lebih besar, baru kemudian anda dapat memindahkannya pada lubang tanam di lahan yang telah anda tentukan. Metode ini memiliki kelebihan yaitu waktu peertumbuhannya lebih cepat dan kekurangannya akar tanaman tidak kokoh dan mudah terserang penyakit.

6. Penanaman Bibit Kelor Pada Lubang Tanam

Apabila bibit sudah siap untuk ditanam, maka pindahkan bibit tersebut pada lubang tanam yang diberikan pupuk dengan memperhatikan hal-hal penting berikut ini.

  • Semprot lubang tanam dengan fungisida, bakterisida, dan isektisida tabor terlebih dahulu.
  • Pilih waktu penanaman pada sore hari untuk mencegah bibit agar tidak layu.
  • Pastikan anda melepas plastik polybag terlebih dahulu
  • Segera lakukan penyiraman segera mungkin setelahbibit dipindahkan.
Baca Juga :   4 Cara Budidaya Jintan Hitam dan Perawatannya Hingga Panen

7. Perawatan tanaman kelor

Tahap perawatan bisa anda lakukan dengan selalu menjaga suplai air, pupuk dan menghilangkan hama yang mengganggu. Proses penyiraman dapat dilakukan 5 hingga 7 hari sekali terganting keadaan air dalam tanah. Pemupukan susulan perlu dilakukan sekitar 1-2 bulan sekali untuk menjaga suplai unsur hara serta nutrisi bagi tanaman kelor. Untuk menghemat biaya anda bisa menggunakan pupuk kandang yang ditabur disekitar akar dengan jarang dari batang 50-80 cm. Untuk mengatasi hama, sebenarnya tanaman kelor ini cukup tahan akan serangan hama, sehingga pohon tidak mampu mati.

Panen daun kelor dapat dilakukan apabila tanaman telah tumbuh besar dan menghasilkan banyak daun. Sedangkan biji kelor dapat dipanen dengan memilih buah kelor yang telah matang dengan warna polong coklat kering.

Nah, itulah penjelasan tentang Cara Menanam Kelor Dari Biji serta cara menanam tanaman kelor dengan metode stek yang bisa anda coba untuk sekedar ditanam atau dibudidayakan. Semoga uraian tersebut dapat bermanfaat dan menambah wawasan.

Baca juga:

Cara Memilih Bibit Serai Wangi Yang Unggul

13 Gejala Dehidrasi Pada Anjing yang Wajib Diketahui