“Panduan Lengkap” Cara Menanam Timun Baby (Perawatan Sampai Panen)

Posted on

Cara Menanam Timun Baby (Perawatan Sampai Panen)

Cara menanam timun baby (perawatan sampai panen) – sekarang ini timun baby sudah menjadi tren dikalangan masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan tingginya permintaan pasar mengenai ketersediaan timun baby, selain itu pun budidayanya memerlukan waktu singkat jadi tanaman ini lebih cepat dipanen dan penatin akan memeperoleh hasilnya.

Timun baby ialah jenis timun yang mempunyai ukuran cenderung kecil daripada timun umunya. Selain itu pun teksturnya uah dominan renyah dan mempunyai jumlah biji sedikit jadi cocok sekali bila diolah jadi acar maupun digunakan menjadi lalapan.
Nah, bila kalian tertarik menanamnya maka seharusnya megikuti langkah dalam artikel ini yang akan membahas seputar Cara menanam timun baby (perawatan sampai panen).

Cara memiih benih timun baby

Sebelum menjalankan penanaman maka seharusnya kalian perlu memilih benih baik dan berkualitas. Ada sejumlah hal yang perl diperhatikan khususnya bila kalian merupakan seorang pemula :

  1. Pakailah benih yang berkualitas serta bersertifikasi dan terdaftar resmi pada kementrian pertanian
  2. Jangan malu untuk bertanya pada penjual benih timun baby yang pada umumnya digunakan serta dipakai para petani umumnya
  3. Periksakan selalu tanggal kadaluarsanya di label produk dan jangan pernah memilih benih yang mempunyai masa kadaluarsa yang dekat sekali
  4. Perhatikan secara bersama mengenai informasi yang sudha tertera di dalam produk kemasannya, yakni mulai dari daya tumbuhnya, lalu kemampuan berkecambah dna juga produktivitas dari hasil
  5. Simpanlah dan juga letakkan benih di tempat yang sejuk dan tidak terkena paparan sinar matahari dengan langsung
  6. Saat kalian akan menjalankan persemaian maka benih yang harusnya di sortir ini dengan melakukan perendaman benih yang ada di dalam air dan hanya digunakan benih yang ada di bawah permukaan air maupun tenggelam, sebalinya buanglah benih yang sudah terapung tersebut sebab mempunyai kualitas yang jelek
Baca Juga :   7 Jenis Tanaman yang Cocok untuk Ditanam pada Musim Kemarau

Cara menanam timun baby

Tahapan di dalam menanam timun baby ini diantaranya berikut :

• Persemaian benih

Supaya memperole tanaman yang berkualitas dan juga mempunyai daya tumbuh yang baik, maka seharusnya dijalankan persemaian. Hal ini tujuannya adalah untuk memudahkan tanaman beradaptasi secara baik ketika dipindah tanamkan.
Benih disemai di dalam polybag yang isinya media tanam berwujud campuran tanah dan juga pupuk kandang maupun kompos. Lalu ditumbuhkan selama kurang kurangnya 14 hari maupun sampai bibit timunnya ini siap untuk dipindahkan di lahan tanam.

• Persiapan lahan tanam

Sambil dengan menunggu bibit yang siap untuk dipindahkan maka tanamkan lebih dulu lahan tanam yang harusnya diolah. Kalian hanya melakukan pencangkulan tanah dan cara ini merupakan sbeuah metode tradisional guna menggemburkan tanah, bila memang ada bajak maka kalian pun bisa menggunakannya supaya waktunya bisa lebih cepat.

Kemudian ialah lahan tanam yang telah diolah terseut bedengan menggunakan ukuran ideal yang kadang bisa digunakan yakni lebarnya 1 meter dan panjangnya 5 meter serta menggunakan kedalaman 30 cm maupun pun bisa disesuaikan menggunakan luas lahan yang dipunya. Lalu dibuatlah luban tanam menggunakan kedalaman 20 cm dan berjarak antar lubang tanamnya itu 50 x 50 cm.

Untuk meningkatkan kesuburan dari tanaman maka bisa ditambahkan pupuk kandang di dalam setiap lubang tanaman tersebut. Untuk dosisnya yang disarankan ialah minimalnya 1kg sampai maksimalnya 3 kilogram. Biarkan selama semingguan atau dapat pula ketika tanaman bibit siap dipindahkan sebagaimana daman mengatasi korisa dalam unggas.

• Pindah tanam

Sesudah bibit dan juga lahan tanamnya siap maka bisa langsung dijalankan pindah tanam. Disarankan pula untuk menjalankan pindah tanam di pagi hari maupun sore hari jadi tanaman bibit tersebut akan lebih mudah beradaptasi.

Baca Juga :   8 Cara "Paling Mudah" Menanam Kacang Hijau dengan Benar

Kalian hanya butuh mmebukukan dalam polybag serta menanamkan bibit selanjutnya tanah di media tanamnya di dalam lubang tanam. Pastikan pula memilih bibit selanjutnya yang benar sheat dan baik jadi pertumbuhan tanaman nanti bisa optimal.

Cara merawat tanaman timun baby

Secara umumnya perawatannya timun baby ini cenderung hampir sama yakni :

1. Pemupukan

Pemupukan adalah hal yang perlu dijalankan supaya memperoleh tanaman baby yang bisa berbuah lebat dan juga berkualitas baik. Pemupukan ini bisa memakai pupuk organic yang berwujud pupuk kandang maupun kompos dan pupuk anorganik yang berwujud pupuk KCL, NPK dan pupuk semprot buah.
Pupuk NPK diberikan ketika tanaman sudah berusia 2 mst (minggu sesudah tanam) menggunakan dosis awal yaitu 5 gra/ tanaman sampai tanaman usianya 2bst dan dosis maksimumnya mencapai 10 g/ tanaman.
Kemudian diteruskan dengan pemberian pupuk KCL di waktu tanaman mulai berbunga menggunakan dosis 10 g/ tanaman dan untuk yang terakhir yakni penyemprotan memakai pupuk buah di waktu tanaman sudah mulai menghasilkan buah menggunakan dosis 25g/ liternya.

• Pembuatan para para

Tanaman timun baby memerlukan para poara supaya sulurnya bisa merambat dan buahnya ini pun bisa tumbuh secara teratur dan akan memudahkan proses pemanenan
Para para dibuat menggunakan bamboo dan mulai dibuat pada waktu tanaman berumur 2 mst.

• Pemangkasan

Pemangkasan ini dijalankan di sulur daun yang tumbuh dengan terlalu lebar, dan sebaiknya ini sisakan hanya 3-4 buah sulur hal tersebut bisa membantu tanaman supaya cepat berbuah. Untuk menjaga kualitasnya buah ini akan dilakukan pemangkasan buah supaya buah yan dihasilkan ini mempunyai ukuran selaras serta optimal.

Itu tadi mengenai Cara menanam timun baby (perawatan sampai panen). Timun ini mudah ditanamdan cepat panenannya, jadi petani bis alebih cepat memperoleh hasil/ keuntungan. Dengan tulisan ini semoga menjadi bahan pertimbangan kalian untuk membuka peluang usaha. Terima kasih

Baca Juga :   6 Cara "Paling Mudah" Menanam Timun Jepun Secara Konvensional

Baca juga:

Cara Menanam Bawang Lokio Dan Perawatannya Sampai Panen

Cara Mengatasi Landak Mini Yang Tidak Mau Makan