Cara Mencangkok Tanaman Hias Berkayu

Posted on

Cara Mencangkok Tanaman Hias Berkayu

Cara mencangkok tanaman hias berkayu – tanaman hias adalah jenis tanaman yang mempunyai nilai jual yang lumayan tinggi. Seiring perkembangan zaman tren tanaman hias pun kerap berubah ubah. Akan tetapi, tanaman hias berkayu pasti memperoleh tempat tersendiri bagi kalangan hobi. Bahkan dapat disebut trendnya ini tidak surut.

Tanaman hias berkayu pasti berhasil sebagai penghias yang dapat menghijaukan tanaman rumah kalian.
Seiring meningkatnya permintaan tanaman hias maka hal ini pun jadi lebih membuka potensi usaha dalam mengadakan tanaman hias. Akan tetapi, menjual bibit tanaman hias ini susah-susah gampang. Karena sejumlah tanaman hias termasuk sulit sekali untuk dibudidyakan dengan generatif. Bahkan tanaman hias berkayu ini dominan ridak menghasilkan bunga atau buah.

Pastinya diperlukan cara untuk tetap bisa memperbanyak tanaman tersebut. Sebab lama lama tanaman ini tentunya akan mati dan memerlukan ganti tanaman baru. Nah berikut ini akan kami berikan informasi mengenai Cara mencangkok tanaman hias berkayu.

1. Memilih jenis tanaman hias yang dicangkok

Di tahap awal dalam memulai cangkok ialah pasti memilih jenis tanaman hias yang dicangkok. Pemilihan ini penting sekali karena tidak semua jenis tanaman hias bisa dicangkok.
Dalam hal ini Cuma tanaman hias berkayulah yang bisa diperbanyak dengan mencangkok. Di dalam tanaman hias berkayu ada kandungan kambium yang nanti bisa menumbuhkan jaringan baru, seperti jaringan akar. Kriterianya tanaman hias yang bisa dipilih untuk indukan cangkokan antara lain :

Baca Juga :   5 CaraPaling Efektif Membasmi Hama Ulat Kaki Seribu

• Pilih tanaman hias berkayu yang sudah tumbuh lebih di usia 3 tahun
• Pilih tanaman yang mempunyai sejumlah batang/ cabang
• Pertama-tama tanaman ini kondisinya harus sehat
• Tidak terpapar hama serta penyakit dan tanaman tidak terjadi kecacatan
• Warna daun hijau segar dan akarnya baik sehat
• Sesudah itu puppuklah tanaman untuk merangsang tumbuhan agar optimal
• Hal ini juga untuk memperoleh cabang tanaman siap dicangkok

2. Menyiapkan alat dan bahan

Tahapan kedua di dalam mencangkok tanaman hias yakni menyiapkan alat serta bahan. Keduanya perlu disiapkan supaya proses pencangkokan bisa berjalan secara lancar. Alat dan bahan yang dipakai pun hanya sederhana dan sama dengan yang disiapkan dengan metode pencangkokan tanaman lain.

Alat dan bahan ini mencakup :

• Pisau tajam/ cuter
• Plastik transparan berukuran 1 kg
• ZPT perangsang dari akar tanaman merk dagang roor-up (root-on)
• Tali rafia atau tali plastik
• Media tanah dan juga pupuk kandang halus yang sudah di ayak bercampur sempurna
• Secukupnya air

3. Memilih bagian tanaman yang dicangkok

Sesudah alat serta bahan yang sudah disiapkan maka tahapan berikutnya ialah memilih bagian tanaman yang dicangkok.
Tak semua bagian dari tanaman ini masuk dalam kategori layak dicangkok. Bagian tanaman yang dicangkok ini perlu mempunyai ciri berikut :

• Pilihlah bagian dari cabang tanaman yang terletak lumayan jauh dari akar
• Cabang idealnya ukuran setara ukuran ibu jari
• Lalu warna batang coklat kehijauan
• Daun tumbuh di cabang warnanya hijau merah
• Cabang dalam kondisi sehat, kokok dan kuat serta tak terpapar hama maupun penyakit
• Kalian dapat mmeilih lebih satu cabang tanaman supaya bisa memperoleh bibit dalam jumlah banyak saat sekali masa cangkok
• Yang terpenting ialah memilih cabang produktif dan muda

Baca Juga :   7 Cara Menanam Cemara Udang dengan Stek dan Perawatannya

4. Mengcangkok tanaman hias

Sesudah cabang ideal terpilih, kemudian berikutnya kalian bisa langsung melakukan pencangkokan. Berikut ini caranya :

• Buatlah sayatan dibagian cabang tanaman
• Jarakk antara sayatan dan pangkalnya kurang lebih antar 5-10 m
• Sayatan terbuat sepanjang 5 cm
• Lalu buang kulitnya batang tanaman sampai terlihat bagian kayu mencabang
• Bila terdapat getah dibagian bekas sayatan hendaknya biarkan supaya getahnya mengering
• Saat mempercepat prosesnya kalian bisa mengelap bekas sayatan menggunakan lap kering bersih
• Sisa getahnya bisa menghambat pertumbuhan akar, sehingga pastikan sayatan keadaannya kering
• Sesudah itu bungkuslah sayatan menggunakan plastik
• Ketentuan pemasangan plastik sobek dibagian pinggir plasti dan dasarnya
• Lalu tali bagian dasarnya plastik kemudian masukkan media tanah yang sudah bercampur rata kemudian berilah air
• Tutup bagian sayatan memakai media tanah kemudian masukkan media di dalam plastik sampai padat
• Lalu tali dibagian ujung plastik dan jangan lupa kencangkan talinya
• Buatlah lubang dipermukaan plastik untuk aerasi serta penyerapan air
• Pangkaslah daun dibagian cabang serta sisakan helai-helai daun sedikit
• Sesudah itu tunggulah 3 hingga 4 harri supaya tanaman bisa beradaptasi kemudian sirami cangkokannya.

5. Perawatan dan pemeliharaan

Sesudah tanaman cangkok tahapan berikutnya menjalankan perawatan pemeliharaan. Hal ini dijalankan untuk supaya proses berhasil. Tak jarang pula mencangkok malah dapat membuat keadaannya berbahaya bagi tanaman induk bila tak diimbangi perawatan serta pemeliharaan intensif. Jadi kalian perlu memperhatikan ketiga hal ini, penyiraman, pemupukan dan pemangkasan.

6. Pemindahan tanam cangkokan

Sesudah cangkokan usianya 2 bulan atau sudah ada perubahan pertumbuahan akarnya. Maka bisa diambil kesimpulan kalian sudah berhasil melakukan cangkok tanaman hias. Kemudian kalian perlu memindahkan cangkokan didalam media tanam. Pemindahan ini untuk tanaman supaya optimal tumbuhnya dan bibitnya bisa dipindahkan kelahan tanam.

Baca Juga :   Cara Menangkap Merpati Liar Bagi Pemula

Oke sobat jadi itu tadi Cara mencangkok tanaman hias berkayu. Caranya ini bisa membantu kalian saat masih mulai belajar ilmu pencangkokan. Namun perlu kalian ingat bahwa cara ini harus dilakukan secara hati-hati dan penuh kesabaran supaya bisa memperoleh hasil maksimal. Jangan tunggu lama ya sobat, selamat mencoba dan semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Baca juga:

Cara Menanam Bunga Carnation Dari Biji

13 Cara Merawat Bulu Anjing Agar Lebat