10 Cara “Paling Ampuh” Mengatasi Stress Pada Ikan Patin

Posted on

10 Cara Mengatasi Stress Pada Ikan Patin

10 Cara Mengatasi Stress Pada Ikan Patin – Patin adalah salah satu jenis ikan berkumis yang termasuk dalam genus pangasius. Di Indonesia ikan ini telah banyak dibudidayakan dan digunakan sebagai menu masakah diberbagai restoran. Seperti halnya makhluk hidup lainnya, ikan patin yang dibudidayakan juga dapat mengalami stress. Pada umumnya kondisi tersebut dapat dipicu oleh keshatan tubuh ikan itu sendiri dan keadaan lingkungan kolam ataupu aquarium yang tidak mendukung. Ikan yang sakit atau ikan yang ditempatkan di dalam air yang sangat keruh rentan terkena gangguan stress. Ikan patin ataupun ikan lainnya yang tengah stress umumnya akan lemas dan tidak terkendali.

Mengatasi Stress Pada Ikan Patin

Selain itu, ikan yang sakit atau stress tidak memiliki nafsu makan yang banyak atau bahkan nafsu makannya berkurang drastis. Maka dari itu, apabila tidak segara disembuhkan akan menimbulkan kematian pada ikan tersebut. Bagi anda yang akan membudidaayakan atau tengah melakukan pembudidayaan ikan patin ini, lebih baik melakukan penanganan secara tepat sedini mungkin agar mampu menyelamatkan kualitas dari ikan patin ini. Namun, apabila ikan patin anda saat ini tengah mengalami stress maka sebaiknya lakukan 10 Cara Mengatasi Stress Pada Ikan Patin dibawah ini.

Baca Juga :   13 Cara "Sukses" Budidaya Udang Galah Di Kolam Beton Untuk Pemula

1. Rutin Mengganti Air

Ikan patin yang mengalami stress memiliki ciri-ciri yang berbeda satu dengan yang lainnya, mereka dapat lemah tidak berdaya atau bahkan malah lebih agresif. Hal tersebut dapat anda atasi dengan melalukan penggantian air kolam, atau tangki serta wadah lainnya yang menjadi tempatnya. Karena seperti penjelasan sebelumnya bahwa penyebab ikan stress salah satunya yaitu faktor lingkungan yang tidak mendukung. Bisa saja disebabkan karrena air yang keruh dan tempat yang kurang bersih sehingga membuat ikan patin merasa tidak nyaman. Untuk itu mengganti air secara rutin dapat menjadi solusi mengurangi atau mencegah agar ikan tidak stress.

2. Membersihkan Tangki Ataupun Kolam

Tidak hanya sering mengganti air saja, anda juga perlu melakukan membersihkan kolam atau tangki tempat anda membudidayakan ikan patin tersebut. sehingga air yang anda ganti sebelumnya akan menjadi lebih bersih dan nyaman untuk ditempati oleh ikan. Namun, berbeda halnya apabila anda rutin mengganti air, akan tetapi tidak membersihkan kolam maka air yang diganti tersebut akan tetap keruh.

3. Merendam Dalam Larutan Garam

Jika anda hanya menemukan beberapa ikan patin yang mengalami stress, cara yang dapat anda lakukan yaitu dengan mengkarantina ikan yang stress tersebut. Pisahkan dari ikan yang masih normal, kemudian rendam ikan yang stress tersebut ke dalam air yang telah diberikan larutan garam selama kurang lebih 3 menit. Tidak hanya garam, anda juga dapat memakai larutan kalium permanganate dan methylene blue.

4. Pemberian Obat

Pemberian obat pada ikan patin yang stress harus sesuai takaran, jangan terlalu berlebihan. Anda tidak perlu khawatir untuk mendapatkan obat tersebut karena telah banyak dijual obat khusus untuk menghilangkan stress pada ikan. Salah satu jenis obat yang dapat digunakan yaitu sulfamerazin dengan takaran 2 gram/10 kg pakan. Kemudian agar ikan dapat terpikan dengan obat tersebut, anda dapat mencampurkan dengan pakannya. Obat alami juga dapat anda berikan, seperti daun papaya, sente, ubi jalar, dan mengkudu untuk mengatasi stress pada ikan.

Baca Juga :   Cara Budidaya Ikan Bawal di Kolam Terpal Agar Hasil Melimpah

5. Suntikan Teramisin

Cara yang lebih efisien untuk mengatasi ikan patin yang stress yaitu dengan cara menyuntikkan teramisin. Apabila ikan patin yang mengalami stress tidak berumlah banyak anda dapat melakukan cara ini. Metode ini dipercaya lebih efektif, terutama dapat dilakukan pada patin indukan yang akan mengalami pemijahan. Sebelum menyuntikannya pada ikan patin, obat ini terlebih dahulu harus dilarutkan dalam 1 ml aquabidest.

6. Ruang Yang Longgar

Stress pada ikan juga dapat disebabkan karena ruang gerak mereka sangat terbatas. Sehingga anda perlu menaburi satu kolam dengan bibit yang jumlahnya sekitar 50 biji saja. Hal ini dilakukan agar ikan dapat dengan bebasa bergerak dan tidak stress.

7. Merendam Larutan Malachyt Green Oxalate

10 Cara Mengatasi Stress Pada Ikan Patin selanjutnya yaitu dengan melarutkan Malachyt Green Oxalate. Karena perlu anda ketahui bahwa pemicu ikan patin yang stress bukan hanya dari pengaruh lingkungan atau semacamnya, namun juga dari pertumbuhan jamur yang dapat mengganggu. Umunya jenis jamur yang dapat mengganggu yaitu golongan Achlya sp dan Aprolegnia sp. Tanda-tandanya yakni timbul luka di bagian tubuh utamanya pada bagian tutup insang, punggung dan siripnya. Pada bagian tersebut akan ditumbuhi benang-benang halus seperti kapas.
Sehingga anda perlu memberikan larutan Malachyt Green Oxalate dengan takaran 2 – 3 g/m air (1 liter) selama kurang lebih 30 menit, lakukan 3 hari.

8. Memberikan Larutan Kalium Permanganate

Bakteri dan jamur juga menjadi momok penyebab stress, untuk itu larutkan kalium permenganat. Bakteri yang umumnya menyerang yaitu Aeromonas sp dan Pseudomonas sp. Caranya dengan merendam ikan dalam larutan tersebut sekitar 10-20 ppm selama 30 hingga 60 menit.

Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Ikan Sidat Di Kolam Terpal

9. Pemberian Prebiotic

Prebiotic berfungsi untuk menguraikan ammonia dan dapat membantu pencernaan makanan pada ikan. Ikan yang tress akan mengalami kesulitan dalam mencerna makanan sehingga memberikan prebiotic dapat menjadi solusi dengan mencampurkannya pada pakan dan di dalam kolam.

10. Proses Vaksinasi

Metode vaksinasi saat ini belum terlalu digunakan. Namun, ikan yang mengalami stress membutuhkan kesehatan yang cukup dan maksimal. Sehingga memberikan vaksinasi agar kekebalan tubuh pada ikan patin dapat meningkat perlu untuk anda lakukan.

Nah, itulah 10 Cara Mengatasi Stress Pada Ikan Patin yang dapat dilakukan bagi anda yang tengah membudidayakan atau ingin membudidayakan ikan tersebut. semoga uraian tersebut dapat memberikan manfaat dan informasi bagi kita semua.

Baca juga: