7 Cara Menanam Cemara Udang dengan Stek dan Perawatannya

Posted on

Cara Menanam Cemara Udang dengan Stek dan Perawatannya

Cara Menanam Cemara Udang dengan Stek dan Perawatannya – salah satu tanaman hias yang banyak di budidayakan ialah cemara mini atau cemara udang. Dengan menanam cemara mini, suasana hijau nan sejuk akan tercipta di lingkungan sekitar rumah. Sebelum membahas tentang Cara Menanam Cemara Udang dengan Stek dan Perawatannya, kita cari tahu dulu seluk beluk nama cemara udang.

7 Cara Menanam Cemara Udang dengan Stek dan Perawatannya

Nama cemara udang ternyata disebabkan cemara yang berukuran mini ini hanya punya ketinggian hingga 2-3 meter saja. Pohon cemara mini pastinya beda dengan cemara biasanya yang punya ketinggian sampai puluhan meter.
Untuk bisa menanam dan merawat cemara udang, anda perlu tahu tentang tips dan caranya dibawah ini.

1. Mempersiapkan stek pucuk

Untuk menanam cemara mini atau cemara udang, anda bisa memilih metode stek pucuk. Metode ini terkenal murah dan memiliki kemungkinan berhasil yang cukup besar daripada metode cangkok ataupun lainnya.
Untuk memulainya, anda harus siapkan dulu bahan tanam stek pucuk. Agar kualitas stek pucuk cemara udang lebih bagus, maka harus memenuhi beberapa kriteria berikut ini:

  • Tanaman yang dipilih sebagai induk perbanyakan ialah tanaman cemara udang dengan kondisi yang sehat serta bebas dari hama ataupun penyakit lainnya.
  • Pilih tanaman cemara udang yang usianya matang antara 2-3 tahun.
  • Sementara untuk bagian pucuknya merupakan bagian yang tak terlalu muda atau yang sudah tua.
  • Sedangkan bahan pucuk yang di pilih harus berasal dari pucuk berjarak 25 cm sampai ke bagian bawah batangnya.
  • Pada satu jenis tanaman, ambillah stek pucuk secukupnya atau paling banyak sekitar 10 sampai 15 buah.
  • Kemudian bahan stek harus di sterilkan terhadap kontaminan ataupun bakteri (caranya dengan melakukan perendaman didalam larutan fungisida yang dosisnya 15 g/liter sekitar 15-20 menit.
  • Kemudian bahan stek bisa ditanam pada media tanaman berupa tanah subur serta gembur.
Baca Juga :   Cara Menyembuhkan Penyakit Pada Bebek

2. Menanam bibit stek pucuk cemara udang

Tahap yang kedua adalah menanam bibit yang sudah disiapkan diatas. Setelah stek pucuk siap, persiapan selanjutnya ialah media tanam. Untuk media tanam cemara udang, biasanya campuran tanah yang telah diayak halus dengan pupuk kandang ataupun kompos kering.
Sedangkan takarannya berbanding sama yakni 1:1. Agar lebih mudah anda juga bisa menggunakan polybag. Hal ini akan memudahkan dalam perawatannya. Langkah langkah yang perlu anda ikuti seperti dibawah ini:

  • Media tanah harus dicampur lalu diaduk rata. Lalu masukkan media tadi kedalam polibag, jangan lupa untuk melubangi bagian bawah polybag.
  • Setelah beres, bibit stek pucuk tanaman cemara udang bisa ditanamkan kedalam polibag. Posisi tanamannya harus tegak lurus. Supaya memudahkan penanamannya, bagian batang bawah juga dapat dibuat runcing supaya penancapannya lebih mudah.

3. Pindah Tanam Bibit Cemara Udang Stek Ke Lahan

Setelah usia tanam 5 bulan, cemara udang sudah siap di pindah ke lahan. Agar hasilnya bagus, anda harus memilih bibit stek yang dibuat tadi yang pertumbuhannya bagus. Anda bisa melihat hasil tanaman yang tumbuhnya normal, warna daun hijau segar dan tak terdapat hama ataupun penyakit.
Sebelum itu, lahan tanam juga perlu disiapkan dengan cara di gemburkan lebih dulu. Untuk penggemburan tanah, anda bisa mencangkulnya lebih dulu. Setelah itu, buat lubang tanam pada kedalaman 20-25 cm. Masukkan pupuk pada lubang tersebut sekitar 3 kg. Biarkan selama 1 mingguan. Setelah itu sudah siap ditanami dengan bibit yang sudah dibuat.

4. Pemeliharaan dan perawatan tanaman cemara udang hingga dewasa

Setelah pemindahan dapat dilakukan, anda bisa melakukan perawatan secara maksimal agar tumbuhan tadi bisa berkembang dengan baik. Untuk merawat tanaman cemara udang anda bisa melakukan beberapa langkah dibawah ini:

Baca Juga :   Ciri - Ciri Burung Nuri yang Mudah dan Perlu Untuk Diketahui

5. Penyiraman atau pengairan

Perawatan yang pertama harus dilakukan ialah dengan menyiram secara teratur. Meskipun tanah yang dijadikan media tanam kering, anda juga harus menyiraminya supaya tanaman bisa tumbuh maksimal. Khusus tanaman yang baru dipindahkan, anda harus menyiraminya lebih sering supaya akarnya bisa melekat pada media barunya. Selanjutnya jika usia tanaman sudah dewasa, penyiramannya bisa di kurangi sampai 2-3 kali setiap 1 minggu.

6. Pemupukan

Selain harus di siram secara rutin, anda juga harus memberi pupuk agar tanaman bisa tumbuh subur. Anda bisa memilih pupuk organik maupun pupuk anorganik misalnya PK & KCL maupun pemupukan daun. Hal ini agar tumbuh kembang cemara udang seimbang antara daun dan batangnya. Ini juga berguna untuk menambah kandungan unsur hara pada tanah yang diperlukan oleh tanaman dengan jumlah semakin besar sesuai dengan tingkat pertumbuhan cemara udang.

7. Pemangkasan

Perawatan setelah cemara udang dewasa tentunya adalah pemangkasan. Hal ini dapat dilakukan supaya cemara udang tetap dalam kondisi tinggi yang biasa tidak terlalu tinggi. Pemangkasan juga dilakukan guna merangsang perkembangan cabang maupun tunas muda. Dengan begitu tanaman cemara udang tetapp terlihat segar dan sehat.

Nah, itu tadi pembahasan tentang Cara Menanam Cemara Udang dengan Stek dan Perawatannya. Selain sebagai tanaman hias, ternyata tanaman cemara udang juga bisa dijadikan sebagai pohon untuk kesejukan lingkungan sekitarnya. Kita juga bisa menemukan cemara udang di pantai. Fungsi cemara udang yang di tanam di pantai salah satunya ialah menghadang tsunami yang dapat menerjang ribuan rumah dan penduduk sekitarnya. Untuk itu, sangat penting menanam cemara udang ini di wilayah pantai. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Baca Juga :   13 Cara Merawat Bulu Anjing Golden Retriever Agar Tidak Rontok

8 Cara Menanam Bunga Sedap Malam dalam Pot

Cara Beternak Blackthroat Dengan Kenari