Cara Budidaya Lele Dengan Sistem Air Probiotik Organik

Posted on
Cara Budidaya Lele Dengan Sistem Air Probiotik Organik
5 (100%) 1 vote[s]

Cara Budidaya Lele Dengan Sistem Air Probiotik Organik

Cara Budidaya Lele Dengan Sistem Air Probiotik Organik – Dalam sistem manajemen air pada budidaya lele probiotik organik ialah kegiatan merawat atau memelihara kualitas air secara berkesinambungan baik itu di kolam kultur nutrisi, kolam pengayaan nutrisi, maupun kolam budidaya.

Jumlah Ukuran Kolam Dalam Sistem Budidaya Probiotik

Nah berikut contoh penjabaran berbagai jenis, jumlah maupun ukuran kolam dan serta jumlah kolam dalam satu sistem budidaya probiotik organik yaitu:

  • Tempat 2 kolam kultur nutrisi berukuran 2 x 2 x 1,5 meter “kolam A dan B”.
  • Tempat 1 kolam pengayaan nutrisi berukuran 4 x 6 x 1,5 meter.
  • Tempat 4 kolam budidaya berukuran 3 x 5 x 1,5 meter.
  • Tempat 4 kolam Azolla microphylla berukuran 5 x 7 x 0,4 meter.

Sistem Sirkulasi Air

Asumsi setelah 30 hari dan fermentasi water stabilizer di kolam kultur nutrisi dan kolam pengayaan nutrisi sudah selesai, sistem sirkulasi air dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

Sistem sirkulasi air pertama kali dimulai dari kolam pengayaan nutrisi yang dialirkan ke kolam budidaya dengan menambahkan air setinggi 10 cm setiap hari. Hal ini terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan air kolam budidaya.

Ketentuan penambahan air nutrisi dari kolam pengayaan ke kolam budi daya setinggi 5-10 cm sebenarnya tidak baku. Dalam hal ini kadang-kadang juga melakukan penambahan sampai ketinggian 30-50 cm apabila kondisi kepadatan kolam cukup tinggi.

Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Ikan Arwana Di Akuarium

Penambahan Air Dari Kolam Kultur

Pada hari ke 4 air kolam pengayaan otomatis menjadi berkurang, segera tambahkan air dari kolam kultur nutrisi A ke kolam pengayaan nutrisi. Pindahkan semua air dari kolam kultur nutrisi “sampai habis” ke kolam pengayaan. Setelah itu, tambahkan air ke dalam kolam kultur A hingga penuh dan diamkan kembali minimum selama tujuh hari.

Penambahan Dari Sumber Air “Sumur”

Air dalam kolam pengayaan tetap kurang meskipun sudah dialiri air dari kolam kultur A. Karena itu untuk memenuhi ketinggian air yang mencukupi, tambahkan sisanya dari sumber air “sumur”, setelah mencapai standar, alirkan kembali airnya ke kolam-kolam budidaya sesuai kebutuhan.

Penambahan Air Dari Kolam Kultur Yang Lain

Pada hari ke-8 air kolam pengayaan menjadi berkurang kembali, karena itu tambahkan air dari kolam kultur nutrisi B ke kolam pengayaan “hingga habis” lalu tambahkan air sesuai prosedur ke dalam kolam kultur B. Sementara itu, kolam pengayaan perlu ditambah air yang berasal dari sumur atau sumber air lainnya sampai mencapai ketinggian 145 cm atau mendekati bibir kolam.

Cara Budidaya Lele Dengan Sistem Air Probiotik Organik

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Budidaya Lele Dengan Sistem Air Probiotik Organik dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya.

Baca Juga: